Mataram NTB benuanews.com – Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH. menghadiri acara launching Pusat Studi Kepolisian Universitas Mataram (Unram) yang berlangsung di Aula Prof. Zainal Asikin, Lantai 3 Gedung Universitas Mataram, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Murbowo, SIK., Rektor Universitas Mataram Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., serta jajaran pejabat utama Polda NTB dan civitas akademika Unram.
Peresmian pusat studi tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolda NTB bersama Rektor Universitas Mataram, sebagai simbol dimulainya operasional lembaga akademik tersebut.
Kapolresta Mataram menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan.
“Keberadaan Pusat Studi Kepolisian ini merupakan hasil kerja sama antara kepolisian dan Universitas Mataram. Ke depan, tempat ini bisa menjadi ruang diskusi untuk membahas situasi harkamtibmas di wilayah NTB,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi ini sangat penting untuk memperkuat pendekatan ilmiah dalam memahami dinamika sosial dan keamanan di masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolresta menilai kehadiran pusat studi ini akan memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi institusi kepolisian, tetapi juga bagi dunia akademik.
Mahasiswa diharapkan mampu berperan aktif dalam memberikan perspektif, masukan, serta kajian ilmiah terkait berbagai isu sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
“Mahasiswa memiliki peran penting dalam menyampaikan perkembangan situasi di NTB. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara kampus dan kepolisian,” tambahnya.
Pusat Studi Kepolisian ini diharapkan menjadi wadah untuk mengkaji berbagai persoalan sosial, termasuk potensi konflik di masyarakat, melalui pendekatan akademik dan kolaboratif.
Dengan hadirnya lembaga ini, diharapkan tercipta solusi yang lebih komprehensif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
Langkah inovatif ini sekaligus menandai era baru kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan keamanan berbasis ilmu pengetahuan dan partisipasi masyarakat. (Dv)