Kapolres Mojokerto Kota Klarifikasi Beredarnya Berita HOAX

Polish_20210706_170828089.jpg

Mojokerto.- Pesan berantai di Whatsapp yang meginformasikan 4 kecamatan di wilayah utara sungai Brantas mulai senin tanggal (05/07/2021), pesan tersebut menyebutkan bahwa kalau akan masuk ke kota Mojokerto harus di rapit antigen mulai dari jembatan pagerluyung. jembatan Gajahmada. jembatan Pulorejo. jembatan Mlirip dan jembatan Padangan, ternyata pesan tersebut hanya HOAX dan bohong belaka.

Dalam pesan hoax itu bukan hanya test antigen tapi juga menyebutkan denda jika tidak memakai masker sebesar 200 ribu Rupiah.

Menanggapi pesan whatsapp yang telah beredar di masyarakat Kasubag humas Polresta Mojokerto IPDA MK Umam SE membantah. beliau mengatakan itu adalah berita bohong.

“Pihak polresta tidak pernah memberikan informasi sesuai yg ada di pesan berantai tersebut. apa yg di tulis di akun whatsapp itu adalah bohong” jelas nya. Selasa (06/07/2021).

Umam juga menghimbau agar masyarakat jangan mudah terprofokasi dgn berita bohong. apabila berita itu malah meresahkan silahkan saja di laporkan, ungkapnya.

Kapolresta mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan. SIK. SH. MH. langsung klarifikasi bahwa pesan ini adalah hoax. pesan itu tidak benar dan saya menerima laporan dari kasubag humas untuk segera di klarifikasi dan saya buat tulisan merah HOAX !!! tegas Kapolresta Mojokerto AKBP Ripto rofiq himawan, selasa (06/07/2021). (kan)

scroll to top