Dompu,NTB.Tangkap-Update24jam.id.Dinas Pertanian Dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu menyiapkan stok obat-obatan pembasmi hama untuk membantu para petani . Rabu 04 Maret 2026
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi serangan hama dan penyakit yang merusak tanaman, terutama padi, agar tidak menimbulkan kerugian besar bagi petani .
Kepala Dinas Pertanian Dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Dompu Syahrul Ramadhan SP. memastikan ketersediaan obat – obatan pembasmi hama seperti ; Insektisida untuk serangga, fungisida untuk obat jamur, rodentisida obat tikus, multisida obat keong, dan herbisida untuk mengendalikan tumbuhan pengganggu (gulma).
“Obat – obatan ini dipersiapkan untuk menghadapi potensi ledakan hama khususnya pada musim tanam.Terutama sekali bagi daerah yang rawan terjadi banjir dengan ani malo iklim yang tinggi tanaman petani berpotensi besar terserang hama penyakit” Katanya Kepada Media ini
Seperti tahun sebelumnya di Kecamatan Dompu ada tanaman petani yang di serang tikus pak camat langsung gerak cepat melakukan antisipasi secara teknis dengan memberikan bantuan obat – obatan.
Obat-obatan ini ready stok di seluruh Indonesia khususnya di wilayah provinsi obat-obatan ini di stok untuk Daerah Kabupaten/Kota. Paparnya
Bagi siapapun kelompok tani baik perorangan maupun kelompok yang meminta obat-obatan ini karena ada serangan hama silahkan hubungi PPL setempat dan dari PPL itu akan melakukan koordinasi dengan petugas organisme pengganggu tanaman (Dokternya hama penyakit ) koordinator propinsi yang diperbantukan di sini.
Jadi tidak ada yang perlu dilakukan lagi selama stok ada silahkan diminta dulu supaya diamati sama PPL kemudian panggil POPT. jangan obat herbisida di semprot di tempat pestisida nanti padinya mati semua padahal itu obat hama rumput.
Stok obat – obatan ini tetap ready ada sebagian garda untuk kecamatan ada juga garda untuk kabupaten yang sifatnya untuk stok gudang kalau ada yang butuh silahkan datang hubungi kami PSP nya, terus ada pejabat fungsional nya di kecamatan juga ada POPT. Tutupnya
Petani diharapkan dapat berkoordinasi dengan petugas lapangan Dinas Pertanian Dan Perkebunan untuk mendapatkan akses obat-obatan ini agar penanganan hama dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai dosis.
(IMRAN KHAN)