LUWU UTARA-Benuanews.com-Kemeriahan Idulfitri 1447 Hijriah belum juga usai. Menjelang perayaan Lebaran Ketupat yang akan jatuh seminggu setelah 1 Syawal 1447 H, tepatnya pada Sabtu, 28 Maret 2026, kunjungan masyarakat ke objek daya tarik wisata (ODTW) permandian alam sungai Tamboke, kini makin meningkat, dan mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
Hal ini masih terlihat pada H+5 Idulfitri. Di mana antusiasme warga Luwu Utara untuk mendatangi ODTW Tamboke masih sangat tinggi. Petugas ODTW Tamboke Kecamatan Sukamaju, Jahiruddin, yang sehari-harinya melayani pengunjung wisata, mengungkapkan, pengunjung masih akan terus berdatangan menjelang perayaan Lebaran Ketupat 28 Maret 2026.
“Pengunjung wisata dipastikan masih akan terus bertambah hingga perayaan Lebaran Ketupat nanti. Saat ini saja, pengunjung wisata masih terus berdatangan untuk menikmati suasana sungai Tamboke bersama keluarga,” ungkap Jahiruddin, Kamis (26/3/2026). Ia berharap, UPT Pariwisata menyiapkan karcis untuk mengantisipasi jangan sampai kehabisan.
Yang menarik, Jahiruddin tak lupa mengingatkan pengunjung wisata untuk tetap berhati-hati agar suasana rekreasi warga di Tamboke tetap dalam keadaan aman dan nyaman. “Sesuai arahan UPT Pariwisata bahwa kami tetap mengedukasi pengunjung agar tetap waspada terhadap cuaca yang hampir tiap hari turun hujan,” turur pria yang akrab disapa Jahir ini.
“Kalau kondisi cuaca mulai gelap, utamanya menjelang sore hari, kami akan memberikan imbauan agar pengunjung untuk segera pulang. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Apalagi, kita lihat tadi banyak anak yang juga ikut berenang bersama keluarga masing-masing,” ucapnya. Untuk itu, kata dia, keselamatan pengunjung wisata harus diutamakan.
Sejak H+1 Lebaran sampai hari ini, Tamboke menjadi magnet tersendiri bagi warga lokal maupun warga dari luar daerah. Diketahui, Tamboke kini menjadi magnet wisata keluarga favorit di Luwu Utara. Bukan tanpa alasan Tamboke jadi primadona. Selain akses jalan yang mulus, tarif masuk juga terjangkau, sehingga jadi pilihan utama di hari libur Lebaran.
Sementara itu, salah seorang pengunjung wisata bernama Lina mengaku senang dan bahagia bisa berwisata di ODTW Tamboke. Menurutnya, Tamboke menghadirkan kenyamanan dan keindahan, sehingga ia bersama keluarga memilih Tamboke sebagai tempat berlibur paling nyaman. “Kami di sini bersama keluarga. Tamboke ini sangat menarik,” ungkap Lina.
Mahasiswi UIN Palopo ini mengatakan bahwa Tamboke letaknya sangat strategis dan memiliki air sungai yang betul-betul alami dan sejuk. Sehingga, kata dia, Tamboke menjadi pilihan yang tepat bagi keluarga untuk berlibur. “Saya ajak kita semua untuk berlibur di sini. Tempatnya strategis, airnya sejuk, serta sudah dilengkapi gazebo dan kios,” ajak Lina.
Sementara itu, pihak pengelola objek wisata memprediksi puncak kepadatan akan terjadi pada saat Lebaran Ketupat nanti. Untuk itu, UPT Pariwisata bersama perangkat daerah terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satpol-PP, BPBD, termasuk Polres, untuk tetap memperketat pengawasan di titik-titik keramaian, sehingga ativitas wisata tetap berjalan lancar.
Ramainya pengunjung membawa berkah tersendiri bagi ekonomi kreatif desa. Warung-warung dan kios-kios di sekitar lokasi mengalami kenaikan omzet yang signifikan dibanding hari biasa. Hal ini tentu membuktikan bahwa ODTW Tamboke bukan sekadar tempat rekreasi saja, tetapi juga motor penggerak roda ekonomi masyarakat Kecamatan Sukamaju. (LHr#)