LUWU UTARA-Benuanews.com-Sejumlah warga Desa Baku-Baku, Kecamatan Malangke Barat (Malbar), melakukan ziarah religi ke makam salah satu penyebar agama Islam paling berpengaruh di wilayah Tana Luwu, Dato’ Sulaima alias Datuk Pattimang, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar ziarah rutin tahunan menjelang masuknya Bulan Suci Ramada, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan yang mendalam terhadap sejarah syiar Islam, sekaligus upaya untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga desa.
Petugas Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Kompleks Makam Datuk Pattimang Kecamatan Malbar, Mastar, membenarkan kunjungan sejumlah warga Desa Baku-Baku tersebut. “Iya, benar, bahwa ada beberapa warga desa Baku-Baku yang ziarah,” ungkap Mastar.
Mastar mengatakan, rombongan warga desa tersebut tiba di lokasi pada pagi hari dan langsung berziarah di makam Dato’ Sulaiman dan makam Raja Luwu, La Pattiware’. Yang disebut terakhir merupakan Raja pertama Luwu yang menerima ajaran Islam.
“Alhamdulillah, prosesi ziarah berlangsung dalam suasana yang penuh khidmat,” ungkap Mastar. Ia juga mengungkapkan bahwa warga desa tersebut tidak lupa juga memanjatkan doa dan zikir untuk kedua tokoh berpengaruh di Tana Luwu tersebut.
Sekadar diketahui, menjelang Bulan Suci Ramadan, sebagian besar umat muslim di Indonesia, termasuk di Luwu Utara, melakukan ziarah ke makam keluarga yang telah meninggal, termasuk berziarah ke makam para tokoh terkenal yang dianggap berjasa.
Ziarah ke makam ini juga bagian dari upaya untuk melestarikan warisan para leluhur yang sudah terjaga secara turun-temurun. Sekaligus menjaga dan mempertahankan identitas Wija To Luwu, dan menjaga semangat dakwah dan kebaikan di masa sekarang. (LHr#)