KOTA JAMBI.(Benuanews.com)-Proyek pembangunan jaringan gas (jargas) diduga milik Pemerintah Kota Jambi menuai keluhan warga. Pekerjaan penggalian yang dilakukan di kawasan Jalan Kenali Jaya, RT 01, Kecamatan Alam Barajo, diduga menyebabkan kerusakan pada pondasi pagar rumah dan jalan warga.
Salah satu warga setempat, Dewi, mengungkapkan bahwa sejak awal pengerjaan proyek, warga sudah mengingatkan pihak pekerja maupun pengawas agar melakukan penimbunan tanah secara maksimal setelah penggalian dilakukan.
“Kami sudah sampaikan agar tanah ditimbun lebih padat supaya tidak longsor. Tapi itu tidak dilakukan,” ujar Dewi, Jumat (15/5/2026).
Akibatnya, kondisi tanah di sekitar lokasi menjadi labil. Pondasi pagar rumah warga dilaporkan mengalami keretakan hingga patah. Warga pun kini diliputi kekhawatiran akan potensi tembok roboh,dan jalan longsor terlebih saat curah hujan di Kota Jambi dalam beberapa hari terakhir meningkat.
“Sekarang pondasi pagar sudah patah. Kami khawatir tembok bisa roboh, apalagi hujan terus. Jalan juga bisa rusak karena lubang bekas galian belum tertangani dengan baik,” lanjutnya.
Warga berharap Pemerintah Kota Jambi bersama pihak kontraktor segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi tersebut.
Mereka mendesak adanya langkah cepat guna mencegah kerusakan yang lebih parah serta potensi bahaya bagi keselamatan warga sekitar.
“Harapan kami segera ditindaklanjuti. Jangan sampai menunggu kejadian dulu baru diperbaiki,” tutup Dewi