Pemkab Kampar Jadikan Stanum Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19

Rumah-sakit-Covid.jpg
Bangkinang (benuanews riau) – Meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Pemerintah daerah tersebut, wacanakan untu menjadikan kawasan hunian taman rekreasi Stanum Bangkinang sebagai rumah Sakit Darurat khusus pasien Covid-19.“Ini tentunya untuk mengantisipasi terhadap terbatasnya kamar hunian yang ada di RSUD Bangkinang maupun puskesmas, jadi setelah kita lakukan rapat kita jadikan hunian Stanum sebagai rumah Sakit Darurat khusus pasien Covid-19” ujar Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, saat ditemui, Jum’at (7/8).Dia mengatakan, tentunya terhadap segala sesuatu baik penganggaran maupun kebijakan lainnya sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.Terkait pemanfaatan kawasan hunian stanum sebagai rumah Sakit Darurat penanganan Covid-19 , disampaikan Bupati saat mengadakan rapat di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar di Bangkinang.Terhadap wacana rumah sakit darurat covid-19, perlu koordinasi terhadap pemanfaatan lokasi stanum sebagai rujukan bagi pasien khusus Covid-19, terutama penganggarannya sehingga tidak bertentangan dengan aturan dan perundangan yang berlaku.(jd) 

Sebanyak 3.472 Sertipikat Tanah Dibagikan Kepada Masyarakat, Dengan Program TORA

Sekda-Kampar-b.jpg
Bangkinang (benuanews riau) – Sebanyak 3.472 sertifikat dibagikan Pemerintah Kabupaten Kampar Provinsi Riau bekerja sama dengan Badan Pertanahan daerah tersebut.Sekretaris Derah kabupaten Kampar Drs. Yusri M.Si menyerahkan secara simbolis seritipakat tanah untuk rakyat dalam Program TORA, disaksikan Kementrian SPR/BPN Dr. Sopyan A Djalil S.H M.A , M.ALD dan Gubernur Riau Drs H.Syamsuar M.Si melalui Vidio Conference bertempat di Aula Balai Bupati Kampar Jum’at (7/8). dan diikuti 12 Kabupaten se provinsi Riau.Saat memberikan arahan di depan Masyarakat yang menerima sertipikat Yusri mengatakan ” Tanah merupakan salah satu aset yang rentan terhadap persengketaan.Kedepan tanah dikelola secara aman melalui pembuktian kebenaran kepemilikan dengan sertifikat, melalui program Tora.“kita berharap dapat memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap hak atas tanah yang disediakan untuk masyarakat tanpa ada kesengketaan nantinya”ujarnya.Dia menambahkan, dengan adanya program TORA, dapat menjadikan sertifikat tersebut sebagai modal pendampingan usaha, berdaya guna dan berhasil guna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.Selain itu program ini dapat meminimalisir jumlah kasus dan sengketa tanah di Kabupaten Kampar.Sutrilwan SH. MH Kepala Badan Pertaahan Nasional (BPN) Kabupaten kampar menyampaikan, hari ini bisa menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada 10 orang penerima.Sesuai kegiatan retribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dengan total jumlah keseluruhan sebanyak 3.472 sertifikat yang telah diselesaikan Badan Pertanahan Nasional, dan tersebar di Enam Desa dan Empat Kecamatan di Kabupaten KamparLebih rinci disampaikan, Target kegiatan retribusi program TORA di Kabupaten Kampar pada Tahun 2020 sebanyak 3.472 sertifikat yang tersebar di Enam Desa dan Empat Kecamatan yaitu Desa Bukit Payung sebanyak 259 sertifikat, Kijang Rejo 1.394 sertifikat, Lubuk Siam 286 sertifikat, teratak buluh 984 sertifikat, teluk paman 320 sertifikat dan teluk paman timur sebanyak 229 sertifikat. (df)

KH. Ma’ruf Amin: Indonesia Memiliki Potensi Untuk Menjadi Keuangan Syariah Dunia

WhatsApp-Image-2020-08-07-at-20.21.37.jpeg
PADANG (benuanews sumbar) — Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin resmi membuka acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-7 Tahun 2020. Acara yang mengangkat tema “Mutual Empowerment in Accelerating Sharia Economic Growth Through Promoting Halal Industries for Global Prosperity” yang diselenggarakan secara virtual.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno bersama Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumbar Wahyu Purnama di Aula Kantor BI Sumbar, Jumat (7/8/2020).Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin sangat mendukung penyelenggaraan ISEF untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional di tengah hambatan wabah pandemi covid-19. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk bisa menjadi ‘imam’ dalam pemanfaatan ekonomi dan keuangan syariah dunia.“Untuk mendorong ekonomi syariah yang ISEF menjadi momentum akselerasi kerja sama internasional sebagai pusat halal value chain, mengutamakan produk halal dunia,” ucap Ma’ruf, di Jakarta (7/8).Wapres optimistis gelaran ISEF dapat mengintegrasikan dan merealisasikan pemikiran ekonomi dan keuangan syariah dalam bentuk inisiatif nyata yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional nantinya.“Sebab dengan ISEF ini, kita dapat mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah dan nilai-nilai lokal Indonesia,” ujarnya.Wapres yang juga Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) itu mendorong agar pelaku ekonomi syariah mengikuti perubahan mendasar terkait pengembangan teknologi digital karena mutlak diperlukan.“Kita harus melihat dari sisi produknya, mulai dari aspek kesehatan sampai higienitas kehalalannya, itu menjadi hal yang mutlak untuk menjadi produk industri halal,” ucapnya.Menurut Ma’ruf, penyelenggaran ISEF 2020 merupakan gelaran syariah internasional yang mengintegrasikan seluruh komponen penggerak ekonomi dan keuangan syariah, baik pada skala nasional maupun internasional.“Sekaligus menjadikan Indonesia sebagai referensi dunia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” katanya.Selanjutnya usai memberi sambutan Wapres membuka secara resmi Indonesia Sharia Economic Festival yang ketujuh tahun 2020.“Dengan telah diresmikan ISEF 2020, saya ucapkan selamat mengikuti semua rangkaian ISEF 2020, semoga bermanfaat bagi kita semua,” ucap Ma’ruf.Sementara itu, Gubernur Irwan Prayitno menyebutkan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah bisa dilakukan dari berbagai aspek. Di antaranya industri keuangan syariah, industri halal, dana sosial masyarakat, wakaf, zakat, hingga usaha dan bisnis yang menerapkan syariah.“Kita sudah lama menerapkan industri halal ini, karena orang Minangkabau sudah pasti Islam dan tidak diragukan lagi halalnya, mulai dari pariwisata halal sampai dengan kuliner halal,” ungkap Irwan Prayitno.Menurutnya wisata halal itu artinya bisa memberikan kenyamanan bagi wisatawan Muslim untuk bisa beribadah di tempat-tempat wisata atau pusat kuliner yang telah tersertifikasi.“Kita yakin, dalam pengembangan ekonomi syariah dapat kita tingkatkan bersama. Yang terpenting bagaimana kita bisa beradaptasi dalam menghadapi Covid-19, agar pelaku pelaku usaha syariah agar dapat bertahan di tengah pandemi COVID-19,” sebut gubernur dengan semangat.Gubernur Irwan Prayitno berharap ke depan, upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang dilakukan Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya nasional, Untuk itu Pemprov Sumbar tetap mendukung seluruh aktivitas ekonomi dan keuangan syariah.(nov)

Ribuan Buah Durian dari Silayang di Pasarkan di Riau dan Jakarta

ilustrasi-durian.jpg
Lubuk Basung (benuanews sumbar) – Ribuan buah durian dari Silayang Tinggi, Jorong Enam Parik Panjang, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dibawa menuju ke Provinsi Riau dan Jakarta setiap hari dengan mempergunakan jala darat.“kita kirim buah durian ini setiap hari, ribuan setiap hari menuju Provinsi Riau dan Jakarta, disana akan dipasarkan dipasar-pasar kaget” kata Pengumpul, Salwin (52) di Lubukbasung, Jumat,Dikatakan buah durian itu dikirim ke Riau dan Jakarta menggunakan Mitsubishi Colt L300 dan mobil truk.“Untuk ke Riau dibawa menggunakan mobil Mitsubishi Colt L300 dengan muatan 1.000 buah dan Jakarta menggunakan mobil truk dengan muatan 2.000 buah,” katanya.Ia menambahkan, durian yang dijual ke Riau dengan kondisi masak yang jatuh dari batangnya.Khusus untuk pengiriman ke Jakarta, tambahnya, durian setengah matang yang dipetik menggunakan tenaga manusia dan monyet.Durian itu akan masak sesampainya di Jakarta, membutuhkan waktu dua hari dan dua malam.“Kalau durian yang jatuh atau sudah matang kita bawa ke Jakarta, maka hasil kurang bagus sampai daerah tujuan,” katanya.Ia menambahkan durian itu dibeli dari warga setempat dengan sistem per batang.Setelah durian jatuh, langsung dipanen dengan melibatkan tenaga manusia dua orang dan monyet.Setelah itu, durian disortir umtuk memisahkan yang bagus dan langsung dikirim.“Durian Silayang ini memiliki daging yang tebal dan rasa yang enak,” katanya.Tokoh Masyarakat Silayang Tinggi, Yanto menambahkan luas kebun durian di daerah itu sekitar 20 hektare dan durian berbuah dua kali dalam setahun.“Saat ini hanya sekitar 40 persen kebun durian yang berbuah di Silayang Tinggi,” katanya.Kedepan, tambahnya, daerah itu akan dijadikan wisata agro, karena potensi durian sangat banyak di daerah itu.(eko/rz).
scroll to top