Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Agam, Bakal Tentukan Calon Bupati dan Wakil Bupati

WhatsApp-Image-2020-08-10-at-22.07.53.jpeg
Lubukbasung (benuanews sumbar) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Agam, Sumatera Barat bakal menentukan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung partai tersebut, saat ini sudah ada tiga nama untuk dipilih beberaa hari kedepan.“Kita bakal tentukan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung. Kita akan menentukan bakal calon bupati dan wakil bupati menjelang pendaftaran di KPU setempat pada 4 September 2020,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Agam, Novi Irwan di Lubukbasung, Senin.DPC Partai Gerindra Agam juga telah menerima pendaftaran 10 orang putra dan putri terbaik di daerah itu yang akan maju pada Pilkada.Dari 10 orang, telah dikerucutkan menjadi tiga orang yakni, Zulhendrif Bandaro Labiah merupakan anggota Fraksi Partai Gerindra Agam, Samsul Bahri pengurus Partai Gerindra dan Taslim mantan anggota DPR RI.“Ketiga bakal calon bupati dan wakil bupati itu telah melakukan fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan sebagai bupati dan wakil bupati,” katanya yang juga Ketua DPRD Agam.Ia menambahkan, mereka juga telah mengantongi surat keputusan dari DPP Partai Gerindra untuk mencari pasangan yang pas saat Pilkada.Dalam surat keputusan itu, Zulhendrif Bandaro Labiah dan Taslim diminta mencari wakilnya dari Agam wilayah Barat, sementara Samsul Bahri mencari calon bupati dari Agam wilayah Timur.Partai Gerindra Agam merupakan partai yang memperoleh kursi terbanyak di DPRD Agam dengan sembilan kursi pada pemilihan legislatif 2019, sehingga bisa mengusung calon dan wakil bupati sendiri tanpa melakukan koalisi. (tim)

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Sumatera Barat, Sebarkan Brosur Daftar Satwa Dilindungi

Satwa-Ilustrasi.jpg
Lubuk Basung (benuanews sumbar) – Brosur daftar satwa dilindungi kembali disebarkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Sumatera Barat, guna mencegah kasus perdagangan satwa yang dilindungi.Hal tersebut disampaikan Ade Putra Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Sumbar di Lubukbasung, Senin, dikatakan, pihaknya sudah melakukan penyebaran brosur tersebut ditempat-tempat keramaian dan juga daerah pencinta burung.“Kami menyebarkan 3.000 brosur satwa dilindungi di pusat keramaian, kelompok pencinta burung, sekolah dan lainnya di lingkup wilayah kerja BKSDA Resor Agam. Sebelumnya kami mengedarkan 5.000 lembar brosur itu pada 2018,” katanya.Ia mengatakan, brosur yang disebarkan itu dilengkapi dengan gambar satwa dilindungi Undang-undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.Jenis-jenis tumbuhan dan satwa dilindungi di Sumbar terbagi empat kelompok yakni mamalia, burung, tumbuhan dan amphibi atau reptil.Kelompok mamalia berupa harimau, orang utan, gajah, kijang, rusa, kambing hutan, beruang, kukang, binturung, siamang, ungko, kancil, kelinci, kucing hutan atau bakau, kucing merah, kucing emas, macan dahan, trenggiling, tapir, badak, barang-barang, sigung, musang lingsang, musang air dan bajing terbang.Sedangkan kelompok burung berupa elang, rangkong, beo, kuau, merak hijau, bangau bluwok, kakatua, nuri, raja udang, murai daun, kenari melayu, sepah raja, paok dan serindit.Sementara kelompok tumbuhan berupa bunga bangkai, rafflesia dan kantong semar.Selain itu, kelompok amphibi atau reptil berupa buaya, penyu, bening, labi-labi bintang, paus, lumba-lumba, duyung dan belangkas.“Seluruh satwa dilindungi itu ada di wilayah Sumbar,” katanya.Menurut dia, brosur itu disebarkan karena kasus perdagangan satwa dilindungi sangat tinggi di daerah itu satu bulan terakhir.Ade berharap dengan disebar brosur itu masyarakat dapat mengetahui jenis apa saja satwa dilindungi dan termasuk sanksi hukum yang dilanggarnya.(eko).

Alokasikan Dana Nagari Guna Antisipasi Dampak COVID -19

Lubuk Basung (benuanews sumbar) – mengantisipasi dampak COVID-19, Pemerintah Kabupaten Agam Sumatera Barat mengalokasikan dana sebanyak Rp3,06 miliar dari dana desa (Nagari), dialokasikan untuk bantuan langsung tunai (BLT).Hal tersebut disampaikan Wahyu Bestari  Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Agam, di Lubukbasung, mengatakan dana Rp3,06 miliar itu untuk 11.347 kepala keluarga terdampak COVID-19.“Mereka itu tersebar di 82 nagari di Agam dan mereka mendapatkan BLT berdasarkan usulan dari jorong,” katanya.Ia mengatakan, pencairan dana BLT itu secara bertahap. Tahap pertama sampai ketiga sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga setiap bulan dengan total anggaran Rp2,04 miliar.Sementara tahap keempat sampai keenam sebesar Rp300 ribu per kepala keluarga setiap bulan dengan total anggaran Rp1,02 miliar.“Saat ini BLT itu telah dicairkan dari tahap satu sampai tiga dan pencairan setiap bulan yang dilakukan pemerintah nagari,” katanya.Ia menambahkan, penyaluran dana BLT itu berdasarkan Peraturan Menteri Desa No 6 Tahun 2020 tentang Perubahan Permendes No 11 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa danPeraturan Menteri Keuanga No 40 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Dana Desa.Selain itu Peraturan Bupati No 41 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa.Dari Permen itu, tambahnya, nagari atau desa adat yang menerima dana desa di bawah Rp800 juta wajib menganggarkan dana desa untuk COVID-19 sebesar 25 persen.Bagi nagari menerima dana desa Rp800 sampai Rp1,2 miliar menganggarkan dana desa untuk COVID-19 sebesar 30 persen dan di atas Rp1,2 miliar menganggarkan dana desa sekitar 35 persen.“Pada tahun ini Agam menerima dana desa sebesar Rp76,03 miliar dan dana desa itu telah dicairkan sampai dua tahap,” katanya.(tim)

Wagub Sumbar, Apresiasi Pemuda Perumdam III/IV Menjaga Kelestarian Adat Minangkabau

WhatsApp-Image-2020-08-08-at-23.09.21.jpeg
PADANG (benuanews sumbar) — Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai menghadiri perayaan HUT Kota Padang ke-351dan sekaligus bersilaturahmi bersama warga Komplek Perumdam III/IV Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Kota Padang, Sabtu (8/8/2020)Acara itu diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Pemudi Perumdam III/IV Masjid Nurul Ihsan (IPPERDAMNI) yang bertujuan untuk memberikan arti kebersamaan yang terus ditingkatkan sebagai dukungan dalam membangun persatuan.Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan lagu Padang Kota Tercinta. Kemudian dilanjutkan dengan laporan dari ketuan panitia penyelenggara Imam Luthfi.Kehadiran Wagub Sumbar betul-betul sangat ditunggu-tunggu oleh warga Perumdam III/IV, karena sudah hampir satu bulan mereka mempersiapkan warganya dalam penyambutan orang nomor dua tersebut, berbagai pertunjukan yang ditampilkan seperti tari persembahan, tari cewang dan tari payung.Dalam sambutan Wagub Sumbar Nasrul Abit mengatakan, ia memberikan apresiasi terhadap warga Perumdam III/IV yang masih melestarikan adat budaya Minangkabau.“Saya bangga dan sangat senang sekali, dalam penyambutan tadi semuanya anak-anak kita yang masih muda. Sebagai generasi milenial harus tahu dengan adat budaya kita, sebagai generasi penerus bangsa,” ucap Nasrul Abit.Lanjut Nasrul Abit mengatakan, sudah menjadi tanggungjawab bersama, hendaknya acara kepemudaan seperti ini mampu mendorong anak muda untuk menghindari pergaulan bebas, penyalahgunaan Narkoba dan LGBT.“Anak muda sangat rentan kehilangan jati diri, jika tidak dipupuk sedini mungkin, generasi milenial ini bisa salah langkah dan terjerumus dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan Narkoba dan LGBT,” ujarnya.Nasrul Abit mengajak masyarakat untuk bisa berantas melawan Narkoba. Kepedulian masyarakat melawan terhadap narkoba sangatlah penting demi kelangsungan generasi muda.Keprihatinan pemerintah Sumbar terhadap maraknya penyeludupan, peredaran dan pengonsumsian narkoba oleh masyarakat, anak muda khusus pelajar, bahkan sudah masuk kepelosok desa di Sumatera Barat sudah sangat mengkhawatirkan.“Ini membuat Pemprov Sumbar sangat khawatir. Pengedar narkoba terbesar ada di Sumbar itu tidak bisa terbantahkan. Banyaknya penangkapan pelaku narkoba di Sumbar membuktikan bahwa Sumbar tempat yang sasaran bagi pelaku narkoba,” ungkap Wagub Sumbar.Selain itu Wagub Sumbar juga menjelaskan, saat ini kondisi bangsa Indonesia dalam keadaan drarurat bencana yaitu penyebaran virus corona sebagai penyebab pandemi Covid-19 yang menjadi kegelisahan dan kekhawatiran banyak kalangan.Meski pemerintah sudah mengambil berbagai langkah strategis, tapi peran kaum muda untuk aktif memastikan advokasi kesehatan masyarakat disebut sangatlah penting.“Saya mengajak agar warga Perumdam III/IV, terutama para generasi muda, bisa menjaga kampungnya dari penyebaran Covid-19 dari luar. Namun kita juga bisa tetap lakukan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” tuturnya.“Semoga warga disini, bisa menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, dan berkualitas,” ungkapnya menutup sambutannya.Sementara itu tokoh masyarakat Perumdam III/IV Ir. Nasrizal Muhammad MA menyampaikan ucapan terima kasih pada Wagub Sumbar yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dalam acara Silaturahmi tersebut.“Atas nama warga, saya mengucapkan terimakasih kepada Wagub Sumbar bisa hadir disela-sela kesibukannya. Kehadiran Wagub Sumbar adalah suatu kebanggaan bagi kami disini. Hal ini tentu sebagai wujud support yang tinggi terhadap peran pemuda di Perumdam III/IV, agar bisa lebih berbuat bagi daerahnya,” sebut Nasrizal.Nasrizal juga menyampaikan, dengan kegiatan ini bersama warga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat apalagi dalam pandemi Covid-19.“Dalam kegiatan silaturahmi ini, kami tetap ikuti protokol kesehatan. Sekaligus memberikan edukasi pada warga cara hidup sehat pada masa pandemi Covid-19 ini,” tutupnya.(nov)
scroll to top