Merasa Ditipu, Putri Laporkan Pemilik Facebook Bodong

Padang (benuanews Sumbar) – Merasa ditipu oleh penjual mobil murah di media sosial Facebook atas nama Sandi Amanda, korban melapor pemilik facebok ke Polresta Padang. Senin (27/7).“Saya merasa dirugikan oleh pemilik facebook tersebut, yang bernama Sandi Amanda, yang sudah menerima uang DP pembelian mobil dari saya” ujar Putri Marni Defi, saat selesai melaporkan pemilik facebook penipuan. Selasa (28/7).Dikatakan Defi, sebelumnya tergiur dengan iklan mobil yang ada dalam facebook atas nama Sandi Amanda yang beralamat di Denpasar Bali, penipu menawarkan berbagai macam mobil dengan harga sangat miring alias murah.Setelah dilakukan penyetor uang cash melalui pembayaran langsung ke bank BNI untuk dibayarkan korban sebagai pembayaran DP atau uang mungka mobil yang dijual belikan secara online Facebook dengan nama sandi amanda.Uang yang dikirim kepada pelaku melalui nomor rekening  (045-8916-704) atas nama Achmad Rivai Nurfansya, setelah uang ditransfer, langsung dikirimkan bukti transfer kepada pelaku.Selanjutnya dilakukan kontak melalui whatsapp nomor 082190892171, diteruskan pembicaraan, Setelah korban menyetorkan duit dp sampe sekarang, tanggal 28-07-2020 mobil yang diperjanjikan akan dikirim tidak ada.“Saya merasa ditipu oleh pemilik facebook Sandi Amanda tersebut, karena saya disuruh bayar DP mobil, sampai sekarang mobilnya tidak pernah ada” ujar defi.Dia menambahkan, dengan kejadian ini masih syok, karena tidak menyangka uangnya rahib 10jt dalam waktu sekejap saja, diharapkan semoga pelaku bisa diungkap agar tidak ada korban selanjutnya.(Erick)

Dinas PUTR Kabupaten Agam dan Balai Jalan Wilayah III Sumbar, Akan Segerakan Perbaikan Kelok 44

Lubuk Basung (benuanews Sumbar) – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam dan Balai Jalan wilayah III Sumatera Barat lakukan kajian terhadap jalan amblas Kelok 44 Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Sumatera Barat.“Kita bersama dengan Balai Jalan Wilayah III Sumatera Barat Sudah melakukan kajian terhadap amblasnya jalan kelok 44, untuk dilakukan tindakan selanjutnya” Kata Hamdi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Agam, di Lubuk Basung. Selasa (28/7).Dikatakan, kajian sudah dilakukan pihak Balai Jalan Wilayah III Sumatera Barat, untuk dilakukan tindakan selanjutnya, untuk memperbaiki jalan yang amblas di kelok 10 kelok 44 tersebut.Informasi dari pihak Balai Jalan, perbaikan jalan tersebut akan disegerakan, karena jalan kelok 44 merupakan jalan penghubung dari Pasaman Barat, Lubuk Basung menuju ke Bukttinggi.“Kapan diperbaiki, kita dari kabupaten hanya menuggu kapan diperbaiki, karena jalan tersebut merupakan jalan provinsi” ujarnya.Saat ini demi keselamatan, yang bisa melewati jalan tersebut hanya kendaraan roda dua, sedangkan untuk kendaraan roda empat dan roda enam, melewati jalan alternatif, yaitu melewati jalan Pariaman atau melewati jalan Palembayan menuju Matur.Sebelumnya karena curah hujan tinggi Jalan Kelok ke 10 kelok 44 jorong Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya amblas pada jam 20.15 Wib minggu (26/7) sepanjang 10 meter dengan lebar 1,5 meter, sehingga akses jalan tidak bisa dilewati atau ditutup total untuk menghindari kecelakaan.(eko)

Warga Pasie Paneh Tenggelam sedang Memancing Ikan Dilaut

Lubuk Basung (benua) – Warga Jorong Pasia Paneh,  Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam Sumatera Barat Rio (35) dinyatakan tenggelam sedang memancing di Bagan yang sedang berlabuh.
Hal tersebut disampaikan Mhd. Lutfi Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, saat berada di lokasi kejadian. Selasa (28/7).
Disampaikan, kejadian berawal Korban pergi memancing ikan bersama rekan-rekan  dengan menggunakan Kapal Bagan sekitar pukul 16.00 WIB hari Senin (27/7).
“korban bersama rekan-rekan pergi memancing ikan ke laut menggunakan Bagan yang berlabuh dari pasia tiku menuju kawasan laut labuhan” katanya
Sedang memancing bersama rekannya beberapa jam kemudian korban tidak terlihat lagi diatas bagan, diduga korban sudah terjatuh kedalam laut dan tenggelam.
Lutfi menambahkan, karena korban tidak terlihat lagi diatas bagan, rekan-rekan korban  melakukan pencarian dan penyisiran disekitar tempat korban diduga terjatuh, namun tidak bertemu tanda- tanda korban.
Karena korban tidak ditemukan rekan korban langsung melaporkan ke jorong dan Pol Airud bahwa adanya salah satu dari mereka yang hilang sedang memancing ikan dilaut.
Saat ini dilakukan pencarian oleh Rescue Badan Penanggulangan Bencana (BPBD)Agam, Pol Airud, Pemerintahan Nagari dan bersama dengan masyarakat setempat, menggunakan Kapal Airud dan perahu karet, peralatan water rescue.(eko).

DPRD Agam Bersama Pemda Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019 Dijadikan Perda

Lubuk Basung (benua) – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 untuk dijadikan Peraturan Daerah, disetujui.Ranperda tersebut disetujui setelah ketujuh Fraksi DPRD Agam yaitu Fraksi Gerindra, PKS, Demokrat Nasdem, PAN, ,Golkar, PPP, dan PBB Hanura Berkarya dapat menerima Ranperda pertanggungjawaban APBD 2019 untuk dijadikan Perda. Meski bagitu, beberapa fraksi memberikan saran seperti yang disampaikan juru bicara Fraksi Gerindra Nesi Harmita agar PAD yang belum optimal untuk dapat dioptimalkan pada tahun selanjutnya.“Terkait dengan infrastruktur, pembangunan jalan dan jembatan merupakan salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat, maka perlu ditinjau pembangunan tersebut berdasarkan kondisi yang terjadi untuk menentukan skala prioritas dan perlu pengawasan terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga,” kata Nesi.Selanjutnya, pendapat akhir Fraksi Demokrat Nasdem melalui Jondra Marjaya menyebut untuk memaksimalkan pengelolaan PAD perlu disiapkan sumber daya yang cukup. Selain itu, Fraksi Demokrat Nasdem juga menyarankan agar pembangunan lebih merata dan menjangkau daerah-daerah yang belum tersentuh.Sedangkan, jubir Fraksi PAN, Antonis menyarankan Pemda agar lebih kreatif lagi dalam menghasilkan dan mengelola sumber-sumber pendapatan, tidak hanya sekedar membelanjakan anggaran. Sumber pendapatan alternatif perlu digali secara kreatif dan inovatif dengan mengoptimalkan potensi yang ada secara efektif dan efesien.Kemudian, Zulfahmi dari Fraksi Golkar menyebut terdapat kegiatan pembangunan pada jalan Birah Tinggi menuju Balai Satu, namun yang dikerjakan jalan Talago Ujuang Tanah di Kecamatan Malalak. Ia berharap Pemda lebih konsisten dengan apa yang diputuskan agar kejadian tersebut tidak terjadi pada APBD 2020 mendatang.Fraksi PPP melalui jubir Gema Saputra berharap agar realisasi PAD lebih ditingkatkan pada tahun-tahun selanjutnya dengan melakukan kreatifitas, sosialisasi serta memberikan advokasi kepada seluruh stackholder. Sementara itu, Fraksi PKS yang dibacakan oleh Asrizal dan Fraksi PBB Hanura Berkarya yang disampaikan Epi Suardi mengharapkan agar Pemda dapa meningkatkan PAD dengan cara menggali potensi yang ada.Sementara itu, laporan realisasi APBD 2019 meliputi Pendapatan Daerah sebesar Rp 1,511 triliun rupiah lebih , Belanja Daerah yang terbagi menjadi Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 866,585 miliar rupiah lebih dan Belanja Langsung sebesar Rp 641,130 miliar rupiah lebih dengan total Rp 1,507 triliun rupiah lebih.Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPRD Agam saat membacakan Nota Persetujuan Bersama Ranperda tentang Pertanggungjawaban APBD 2019. Sedangkan untuk pembiayan yang terdiri dari penerimaan sebesar Rp 61,958 miliar rupiah lebih dan tidak ada pengeluaran dengan jumlah pembiayaan netto sebesar Rp 61,958 miliar rupiah lebih. Selain itu, terdapat SILPA sebesar 65,993 miliar rupiah lebih.Sementara itu, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria dalam sambutannya menyampaikan ucapana terima kasih kepada DPRD atas dukungan yang diberikan kepada Pemda sehingga ranperda tersebut dapat disetujui dengan cepat.“Dengan telah disetujuinya Pertanggungjawaban APBD 2019, kita sudah dapat melangkah ketahap selanjutnya yaitu Perubahan APBD 2020. Pada waktu yang bersamaan kita juga dihadapkan pada tugas berat lainnya yakni menyusun perencanaan dan penganggaran untuk tahun 2021. Kami yakin dengan komitmen dan kebersamaan, kita mampu menyelesaikan dua tahapan berat tersebut dengan dan tepat waktu,” ungkap Trinda Farhan.(eko)
scroll to top