Peringatan Hari Harganas 2020 di Kabupaten Kampar

BANGKINANG ; Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVII tahun 2020, Senin (29/6/20). Peringatan Harganas tahun ini mengangkat tema “BKKBN baru dengan cara baru dan semangat baru hadir di keluargamu”, dengan tagar (hashtag) #berencanaitukeren.

Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam memeriahkan peringatan Harganas XXVII. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah melaksanakan pelayanan KB serentak sejuta akseptor. Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional untuk memenuhi rekor MURI.

Untuk Kabupaten Kampar, target yang ditetapkan oleh BKKBN Perwakilan Provinsi Riau sebanyak 3.506 akseptor baru, dengan rincian, MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) yang terdiri dari IUD dan implant sebanyak 632 akseptor, Pil/kondom sebanyak 1.799 akseptor dan suntik sebanyak 1.075 akseptor.

Namun dari hasil pendataan yang dilakukan dilapangan tercatat ada 5.812 akseptor yang ikut dalam pelayanan KB serentak. Dengan rincian, MKJP yang terdiri dari IUD 170 akseptor dan implant sebanyak 1.095 akseptor (total MKJP sebanyak 1.265 akseptor), Pil 2.041 Akseptor, kondom sebanyak 603 akseptor, dan suntik sebanyak 1.903 akseptor. Artinya pencapaian realisasi pelayanan KB serentak di Kabupaten Kampar sebesar 165 %.

Pelaksanaan pelayanan KB serentak dalam rangka Harganas XXVII tingkat Kabupaten Kampar dilaksanakan di 126 fasilitas kesehatan (faskes) seluruh Kabupaten Kampar, termasuk di dalamnya 31 Puskesmas. Dikutip dari link Dikominfo Kabupaten Kampar.

Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH menyempatkan diri meninjau pelaksanaan pelayanan KB serentak di Kecamatan Bangkinang yang dipusatkan di gelanggang pencak silat Pengkab IPSI Kabupaten Kampar komplek kantor Camat Bangkinang Muara Uwai.

Ikut mendampingi Bupati Kampar, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Muslimawati Catur, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Ny. Juli Mastuti Yusri beserta pengurus, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar Drs. H. Edi Afrizal, MSi beserta pejabat dilingkup DPPKBP3A Kabupaten Kampar, Camat Bangkinang Amir Ludfi.

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menyempatkan diri berdialog dengan ibu-ibu peserta KB. Bupati memberikan semangat dan motivasi kepada peserta KB akan pentingnya keikutsertaan ber KB dalam menciptakan keluarga sehat, berkualitas dan sejahtera. “Terimakasih ibu-ibu yang telah ikut mensukseskan program pemerintah dengan cara ikut program keluarga berencana,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada penyuluh KB dan kader yang telah bekerja keras dalam mensukseskan program Pemerintah. “Keberhasilan pelayanan KB hari ini, tidak terlepas dari kerja keras bapak ibu penyuluh dan kader,” ujar Bupati.

Sementara itu Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kampar Drs. H. Edi Afrizal, M.Si kepada wartawan menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut dan memeriahkan Harganas tingkat Kabupaten Kampar XXVII, selain kegiatan pelayanan KB serentak sejuta akseptor ini, Dinas DPPKBP3A Kabupaten Kampar telah melaksanakan serangkaian kegiatan.

Diantara kegiatan tersebut yakni, mengikuti penilaian KB Lestari tingkat Provinsi Riau yang mana peserta dari Kabupaten Kampar meraih juara I dan akan mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional, penyerahan media KIE stunting dan BKB KIT di desa Tanjung Karang dalam kegiatan Konvergensi Intervensi penanggulangan stunting. Sementara itu ada kegiatan Forum Genre dan Forum Anak Kabupaten Kampar yaitu, membantu dan mengunjungi salah seorang remaja yang menderita tumor lambung di Desa Laboy Jaya, kampanye PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) dan seminar online tentang penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.

Ketua TP-PKK Kabupaten Agam Lihat Langsung Program KB Sejuta Akseptor

Lubuk Basung (benua) – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020, sejumlah Puskesmas di Kabupaten Agam melaksanakan program KB sejuta Akseptor.Kegiatan tersebut langsung ditinjau Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Vita Indra Catri bersama robongan ke sejumlah Puskesmas untuk melihat langsung pelaksanaan program KB sejuta akseptor atau sasaran.Dari 23 Puskesmas di Agam, istri bupati itu mengunjungi lima puskesmas sekaligus. Diantaranya, Puskesmas Lubuk Basung, Puskesmas Maninjau, Puskesmas Matur, Puskesmas IV Koto dan Puskesmas Padang Lua.Untuk kunjungan di Puskesmas Lubuk Basung, Ny. Vita didampingi langsung Bupati Agam Dr. Indra Catri.Bupati memberikan semangat dan motivasi kepada peserta KB akan pentingnya keikutsertaan ber KB dalam menciptakan keluarga sehat, berkualitas dan sejahtera, serta telah ikut serta dalam mensukseskan program pemerintah dengan cara ikut program berencana.Selain itu bupati juga menyampaikan apresiasi kepada penyuluh KB dan Kader yang telah bekerja keras dalam mensukseskan program pemerintah dalam keberhasilan pelayanan KB tidak terlepas dari kerja keras bapak ibuk penyuluh  dan kader.“Suksesnya pemerintah dalam program keluarga berencana tidak terlepas dari kerja keras Dinas DaldukKB dan Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak, Penyuluh KB dan Kader yang ada ditingkat bawah” ujarnya.Dilain pihak Ny Vita Indra Catri menyampaikan pelayanan KB di puskesmas sangat bagus dan berjalan dengan baik. Apalagi prosedur pelayanannya tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19,” ujar Ny. Vita.Terkait Hari Harganas, Ketua TP PKK Agam mengajak seluruh masyarakat Agam untuk meningkatkan kualitas keluarga, salah satunya melaksanakan penurunan angka kelahiran dan mensejahterakan keluarga.“Meskipun dalam situasi covid-19, namun pada momen ini kita lihat animo masyarakat cukup banyak. Artinya, kesadaran masyarakat Agam untuk ber KB cukup tinggi,” jelasnya.Dalam kunjungan singkatnya disejumlah puskesmas itu, Ny. Vita diajak oleh Kepala Dalduk KB PP dan PA Agam, Erniwati meninjau pelayanan program KB sejuta akseptor yang ada di puskesmas. Kemudian dilanjutkan meninjau ruang pelayanan umum serta melihat secara langsung standar operasional prosedur pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas tersebut.

45 SMPN di Kota Pekan Baru Bisa Menampung 8000 Peserta Didik

PEKANBARU (benua) – 45 SMP Negeri di Kota Pekanbaru hanya bisa menampung sekitar 8.000 peserta didik, karena daya tampung SMP di Kota Pekanbaru terbatas, orang tua dihimbau untuk tidak memaksakan anaknya masuk sekolah negeri.Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas tidak menampik bahwa daya tampung SMP negeri di Kota Pekanbaru terbatas. Ia pun mengimbau agar orangtua tidak memaksakan anaknya untuk masuk sekolah negeri.Untuk SMP Negeri hanya bisa menampung sebanyak 8.000 peserta didik yang dinyatakan lulus tahun ini, Jumlah ini jauh dari jumlah peserta didik yang lulus SD dan hendak melanjutkan ke SMP tahun ini. Jumlahnya mencapai 17.629 orangApalagi saat ini Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 di Kota Pekanbaru menerapkan sistem zonasi. Mereka yang tinggal paling dekat dari sekolah punya kesempatan besar untuk sekolah di sana.Menurutnya, ketebatasan daya tampung membuat sejumlah calon peserta didik tidak bisa masuk ke sekolah pilihannya. Ia menyarankan kepada calon peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri bisa ke sekolah swasta.“Maka sejak awal kami sarankan, orangtua yang mampu secara finansial sebaiknya bisa daftarkan anaknya ke sekolah swasta,” terangnya.Ismardi sudah mengimbau pihak swasta agar tidak memungut biaya terlalu tinggi. Imbauan ini seiring kondisi ekonomi yang terkena dampak covid-19.(*) 

Satresnarkoba Polres Agam Amankan Dua pemuda Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Lubuk Basung (benua) – Satresnarkoba Polres Agam, Sumatera Barat amankan dua orang pemuda yang berasal dari Pasaman Barat, diduga pelaku penyalahgunaan narkoba.Hal tersebut di sampaikan Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan melalui Kasat Narkoba, penangkapan para pelaku dilakukan saat anggota sedang patroli dan melihat para pelaku benar berada dismpang gudang dan dilakukan penangkapan.Dia menambahkan pelaku ditangkap Jum,at (26/6) kemaren, mereka diduga pelaku penyalahgunaan narkotika, kedua pelaku tersebut yaitu TW (25) dan EM (35), warga Pasaman Barat, ditangkap sekitar pukul 21.45 WIB.Dari para pelaku diamankan sejumlah barang bukti, 1 paket narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik warna bening, 1 potongan kertas timah dan 1 bungkus kopi sachet merk Caffino, 1 unit hand phone samsung warna putih.lebih lanjut dikatakan barang bukti 1 helai jacket, merk sharksco warna biru, 1 helai celana panjang merk hugo warna biru dan 1 unit sepeda motor jenis honda merk beat warna merah nomor polisi BA 2259 SM.Kronologis kejadian, Jumat (26/6/2020) sekitar pukul 21.45 WIB, TW dan EM tengah berdiri dipinggir jalan Simpang Gudang Jorong Balai Satu, tim opsnal Satresnarkoba Polres Agam melakukan patroli, melihat gelagat TW dan EM mencurigakan, keduanya diamankan di Polres Agam .Tim Opsnal Polres Agam menggiring kedua yang diduga menyalahgunakan sabu ke Polres Agam dan mengamankan barang bukti.kedua pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatanya sesuai dengan Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang penyalahgunaan Narkotika, dengan ancaman hukuman kurungan lebih dari 9 tahun.( anto)
scroll to top