*Jajaran Polsek Parangloe Polres Gowa Gelar Operasi Yustisi, Temukan Bebepara Anak Remaja Tidak Pakai Masker.*

IMG-20200916-WA0046.jpg
Gowa (Benuanews.com) Kepolisian Sektor Parangloe Polres Gowa melaksanakan operesi Yustisi di wilayah kecamatan Parangloe dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta unsur pemerintah Desa.Kegiatan operasi yustisi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Parangloe Polres Gowa IPTU Kasmawati S.Sos bertempat di Desa Bontokossi Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa pada Rabu,  (16/09/2020).Di giat tersebut, Kapolsek Parangloe didampingi Kepala Desa Bontokassi Haeruddin S.Sos menjaring beberapa anak remaja yang tidak memakai masker kemudian dilakukan teguran dan di berikan sanksi berupa menyapu disekitar jalan masuk Kantor Desa Bontokassi.Kapolsek Parangloe Iptu Kasmwati saat di temui dilokasi mengatakan” operasi yustisi ini untuk mendisiplinkan warga dalam protokol kesehatan terutama penggunaan masker agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah,” ucapnya.Ditempat yang sama, Kepala Desa Bontokassi Haeruddin S.Sos menuturkan” warga masyarakat Desa Bontokassi ini sudah sering dihimbau baik Pak Bhabin dan Babinsa maupun kami dari aparat Desa agar patuhi protokol kesehatan Covid-19, Dengan adanya Operasi Yustisi ini masyarakat dapat disiplin mematuhi protokol kesehatan,” Kata Haeruddin.Ditempat terpisah Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola melalui Kapolsek Parangloe Iptu Kasmawati mengatakan” Operasi Yustisi ini, Kepolisian bersama unsur Instansi terkait bersama-sama menggelar operasi sebagai tindak lanjut penanggulangan Pandemik Corona di wilayah Kab.Gowa.” jelas Kasma.Reporter by. : Budibenuanews

Dukung Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Tiga Pilar Kel. Benteng Somba Opu Lakukan Penegakan Wajib Masker

IMG-20200916-WA0049.jpg
Gowa (Benuanews.com) Hari kedua Jajaran Kepolisian Sektor Barombong Polres Gowa bersama personil TNI / Polri dan pemerintah mulai melakukan langkah-langkah untuk mendisiplinkan masyarakat agar patuh pada protokol kesehatan dengan melakukan operasi Yustisi.Dukung Operasi Yustisi ini Bhabinkamtibmas Kel Benteng Somba Opu Aipda Adam Beta bersama Lurah Benteng Somba Opu Andi Baso Ambaralla dan Babinsa Serda Riswan Hadi melakukan penindakan terhadap warga yang tidak melaksanakan Protokol Kesehatan dilingkungan Pattung Sapiria kel. Benteng Somba Opu kec. Barombong Gowa (15/09/2020) malam.Adapun lokasi operasi Yustisi kali ini dilaksanakan dilingkungan Pattung Lekoboddong dan jl. poros Sapiria Kecamatan Barombong Kab. Kab Gowa dengan sasaran warga yang berkerumun dimana , ucap Kapolsek BarombongAdapun hasil penegakan yustisi yang dilakukan oleh tiga pilar masih bersifat teguran keras dan juga menghimbau warga agar dukung perda wajib pakai masker.kapolsek Barombong ditempat terpisah mengatakan ” Operasi Yustisi ini juga akan ditingkatkan hinga Desa / kelurahan dengan sasaran ke lokasi ruang publik seperti warung kopi, cafe, tempat ibadah maupun lokasi acara pernikahan, sesuai implementasi INPRES No 6 tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan, jelasnyaKapolres Gowa AKBP Boy Samola melalui Kapolsek Barombong berharap dengan kegiatan Operasi Yustisi ditingkatkan terus agar masyarakat dapat menyadari dan semakin patuh pada protokol kesehatan, terang Kapolsek.Reporter by. : Budibenuanews

Kunjungi Manuju dan Bontomarannu, Pemkab Gowa Serahkan 5.571 Kartu Tani

IMG-20200916-WA0060.jpg
Gowa (Benuanews.com) Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni melakukan kunjungan kerja hari kelima di Kecamatan Manuju dan Kecamatan Bontomarannu, Rabu (16/9/2020).Sama seperti beberapa kecamatan sebelumnya, pada kunker ini Bupati dan Wakil Bupati Gowa kembali menyerahkan bantuan Kartu Tani sebanyak 5.571 kartu kepada para petani di dua kecamatan tersebut, yaitu sebanyak 3.040 Kartu Tani di Kecamatan Manuju dan 2.531 Kartu Tani di Kecamatan Bontomarannu.Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan Kartu Tani ini merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia untuk membantu para petani khususnya yang di wilayah Kabupaten Gowa.“Kartu Tani ini merupakan cara pemerintah untuk memperbaiki tata kelola menyalurkan pupuk bersubsidi agar tepat sasaran,” jelas Adnan.Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Kartu Tani ini akan memudahkan petani yang kurang mampu untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah yang digunakan untuk melakukan penebusan di pengecer agar bisa memperoleh pupuk bersubsidi.“Misalnya jika petani dalam satu hektar membutuhkan 4 sak pupuk senilai Rp. 1.120.000,- maka dengan adanya Kartu Tani ini masyarakat hanya membayar tunai senilai Rp. 360 ribu jadi senilai Rp. 760 ribu itu akan disubsidi langsung oleh pemerintah,” tambah Sugeng.Lanjutnya, petani yang mendapatkan Kartu Tani merupakan petani yang menggarap lahan seluas 2 (dua) hektar ke bawah. Per hektarnya petani yang mendapat Kartu Tani dapat memperoleh 200 kilogram pupuk atau 4 (empat) karung bagi petani padi. Sementara untuk petani jagung mendapatkan 300 kilogram pupuk per hektarnya.Dirinya menambahkan, untuk Kabupaten Gowa mendapatkan jatah 76 ribu Kartu Tani dari Kementerian Pertanian yang akan diserahkan ke petani melalui BNI. Sementara hingga saat ini jumlah petani yang sudah terdaftar sekitar 71.758 orang.Salah seorang penerima Kartu Tani asal Desa Manuju, Bustan Gau mengaku sangat terbantu dengan adanya kartu ini yang akan memudahkannya untuk memperoleh pupuk bersubsidi dari pemerintah.“Saya mendukung adanya Kartu Tani ini karena sangat membantu masyarakat khususnya kami para petani sebagai acuan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Jangan sampai ada bukan petani mendapatkan pupuk,” harapnya.Pada kunker ini Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa juga menyerahkan bantuan sosial beras, bantuan bibit dan hadiah kepada pengelola Kampung Rewako Desa Manuju dan Desa Pakatto serta mensosialisasikan Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan.Reporter by. : Budibenuanews

Di Duga Mengganggu Ketertiban Umum, Polres Gowa Amankan Pengamen Dan Pak Ogah

IMG-20200915-WA0129-1.jpg
Gowa (Benuanews.com) Sebanyak 12 orang Pengamen dan Pak Ogah diamankan tim gabungan Personil Piket Fungsi Polres Gowa, Selasa (15/09/2020).Pengamen dan Pak Ogah tersebut di amankan di dua lokasi berbeda yaitu dilampu merah perbatasan Makassar-Gowa Jalan Sultan Hasanuddin dan Jalan Tun Abdul Razak Kec.Somba Opu Kab.Gowa.IPDA Haryanto SH, MM sebagai Perwira Pengawas Piket Polres Gowa saat di konfirmasi membenarkan hal itu dan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk operasi premanisme yang dapat mengganggu ketertiban umum khususnya di jalan raya.“Sebanyak 12 orang kami amankan saat gelar operasi ini, mereka rata-rata di bawah umur dan bekerja sebagai pengamen dan pak ogah” Ucapnya.Kedua belas pengamen dan pak ogah tersebut kini di amankan di Polres Gowa untuk di lakukan pendataan dan pembinaan serta membuat surat pernyataan bahwa tidak akan lagi melakukan aktifitas yang sama karena dapat membahayakan diri dan pengguna jalan.Sementara itu di tempat terpisah Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola saat di konfirmasi menuturkan bahwa wilayah Kab.Gowa harus bebas dari premanisme dan kegiatan masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban umum.“Mereka ini sangat membahayakan dirinya serta pengendara di jalan dan kegiatan mereka sangat mengganggu ketertiban umum, oleh karena itu kita amankan mereka dan melakukan pembinaan agar tidak lagi turun kejalan melakukan hal tesebut” Tegas Boy.Reporter by. : Budibenuanews
scroll to top