Bupati Lebak, Isi Webinar Gerakan Nasional Revolusi Mental

IMG-20201110-WA0032.jpg

Lebak benuanews.com Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi salah satu narasumber dalam Webinar Gerakan Nasional Revolusi Mental yang diselenggarakan oleh Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Banten sebagai salah satu dari rangkaian acara peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-74. Bertempat di Lebak Data Centre, Selasa (10/11/2020).

Webinar ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bagi para birokrat dan ASN untuk melakukan suatu perubahan sehingga diharapkan dapat berperan menjadi agen perubahan sebuah langkah ke depan, berpikir untuk maju dan lebih kreatif dalam melakukan sebuah hal yang dianggap penting dilakukan sebuah perubahan ke depannya. Selain Bupati Lebak kegiatan juga diisi oleh beberapa narasumber lainnya seperti, Dini Kusumawati Kepala Biro Ortala Setjen Kemenkeu dan Nyoman Shuida Deputi Bid. Koordinasi GNRM, Menko PMK.

Dalam paparannya Bupati memperkenalkan secara singkat tentang wilayah Kab. Lebak serta menjelaskan 5 gerakan perubahan Indonesia yang sudah diterapkan di Kabupaten Lebak serta beberapa inovasi dalam pelaksaannya, diantaranya Inovasi Lebak Melayani; aplikasi layanan on line kartu kuning/pencari kerja, modul rawat jalan RSUD Dr. Adjudarmo (sistem informasi manajemen rumah sakit/ SIM-RS), Inovasi Lebak Bersih; Klinik Konsultasi Dana Desa dan Aplikasi Sistem Informasi Keselamatan Lalu Lintas, Inovasi Lebak Mandiri; Mantri Tani Desa (MTD, Pakan Alternatif Hemat (PAHE), Inovasi Lebak Tertib; Asal Ketik Arsip Nampak (Atikan) yang bertujuan untuk mempermudah pengelolaan kearsipan, dan Inovasi Lebak Bersatu; Program Jamilah (Jemput, Antar, Ibu Hamil dan Melahirkan) yang membantu dan memfasilitasi ibu hami bermasalah.

“Transformasi digital pada berbagai sektor bukan lagi sebuah pilihan, tapi sudah menjadi keniscayaan dan keharusan, jadikan teknologi sebagai nafas dari perubahan” Ungkap Bupati.

Sementara itu Nuning Sri Rejeki Wulandari Kepala Perwakilan Kemenkeu Provinsi Banten mengatakan revolusi mental merupakan sebuah sikap untuk memperbaiki pola pikir dan cara bertindak dalam kehidupan bersama sebagai masyarakat Indonesia.

“revolusi mental mengacu pada nilai nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila” Ucap Nuning.

Beliau melanjutkan revolusi mental adalah gerakan nasional untuk mengubah cara pandang, pola pikir, sikap-sikap, nilai-nilai, dan perilaku bangsa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Dengan kata lain, revolusi mental adalah gerakan hidup baru bangsa Indonesia.
Aguh

Duduk Bersama Masyarakat, Sekda Agam Bicarakan Kelanjutan Pembangunan di Nagari Pasia Laweh

WhatsApp-Image-2020-11-10-at-01.17.17.jpeg
Lubuk Basung (benuanews.com) — Pemerintah Kabupaten Agam yang diwakili Sekretaris Daerah, Drs. Martias Wanto duduk bersama tokoh masyarakat dalam agenda silaturahmi terkait pembangunan di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh.Silaturahmi tersebut membicarakan kelanjutan pembangunan jalan di Jorong Lurah Dalam yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.“Terima kasih kepada Wali Nagari Pasia Laweh yang telah memfasilitasi silaturahmi ini, paling utama sekali perjumpaan kita hari ini membuktikan bahwa memang tidak ada gejolak yang terjadi di tengah masyarakat,” ujar Drs. Martias Wanto.Pada kesempatan itu, Drs. Martias Wanto menjawab sejumlah pertanyaan tokoh masyarakat terkait kelanjutan pembangunan jalan di Jorong Lurah Dalam, Nagari Pasia Laweh. Disampaikan, pembangunan jalan yang sedianya dilangsungkan pada tahun 2020 mesti tertunda akibat pandemi Covid-19.“Kita memahami bahwa pembangunan jalan Jorong Lurah Dalam dianggarkan pada tahun 2019, dimana pengerjaanya dilangsungkan pada tahun 2020, namun tanpa diharapkan pandemi Covid-19 telah menyebabkan pengalihan anggaran, yang berimbas kepada penundaan pelaksanaan pembangunan,” paparnya.Lebih lanjut dijelaskan, segala pembangunan yang tertunda di tahun 2020 akan dikerjakan pada tahun 2021. Hal itu sudah kesepakatan tim Banggar DPRD Agam bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Agam.“Saya meminta kepada Dinas PUTR Agam untuk mendahulukan pelaksanaan pengerjaan jalan Jorong Lurah Dalam Nagari Pasia Laweh ini,” tegas Drs. Martias Wanto.Dihadapan sejumlah awak media, Sekda Agam mengapresiasi kinerja media yang telah fokus mengawal pembangunan di Kabupaten Agam. Dikatakan, peran media sangat besar dalam silaturahmi yang berlangsung.“Kami mengapresiasi rekan-rekan media, tanpa pemberitaan dari media, tidak mungkin pertemuan ini akan terjadi, untuk itu kami ucapkan terima kasih atas fungsi pers yang telah dijalankan sesuai koridor yang tepat,” ungkapnya.Hal senada juga disampaikan Endrizal, anggota Komisi III DPRD Agam yang turut hadir pada silaturahmi tersebut. Dirinya juga menyebut tertundanya pembangunan jalan karena ada refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19.“Pembangunan jalan di Jorong Lurah Dalam yang sedianya dilaksanakan tahun 2020 ini terputus, karena aturan pemerintah pusat menyatakan seluruh dana DAK distop,” ujarnya.Turut hadir dalam silaturahmi bersama tokoh masyarakat Nagari Pasia Laweh tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Agam, Welfizar, Kepala Badan Kesbangpol, Yunilson, Kasatpol PP dan Damkar, Kurniawan Syahputra, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Agam, Hermon Triyoga, Camat Palupuh, Hasrizal, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Khasman Zaini, dan Forkopimca Palupuh.Kontributor : Fajar

630 Warga Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ke 8 Untuk Warga Desa Sangiang Tajung Karangayar

WhatsApp-Image-2020-11-10-at-12.38.35.jpeg
Lebak Banten (benuanews.com) — Sebanyak 630 Kelompok Penerima Manfaat(KPM) yang ada di Desa  sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten. bertepatan dengan Hari Pahlawan,kini cair lagi.Bantuan covid 19.Desa sangiang tanjung sejak pagi sudah didatangi para warga ,untuk pencairan Bantuan Sosial Tunai(BST)dari Kantor Pos yang dikirim ke Desa tersebut.Pencairan tersebut dipantau langsung oleh team monitoring dari Kantor Pos oleh saudara Dipari dan rekannya. Begitu antusias warga mengantri untuk mendapatkan giliran pencairan.Kepala Desa sangiang tanjung. Mulyana selalu memantau warga yang antri dihalaman Kantor Desa agar terib dan selalu mematuhi protokol kesehatan.“Kami selalu memperhatikan warga kami ,agar tetap mematuhi aturan Pemerintah tentang kesehatan dan teratur dalam mengantri agar pembagian bantuan ini berjalan tertib dan lancar” jelas Kepala Desa Mulyana.Ales Lesmana selaku Sekertaris Desa,memantau jalannya pencairan tersebut di dalam kantor Desa.Sopandi selaku Kepala Urusan Seksi Pembangunan(KAUR KASIPEM) dan Keamanan Ketertiban Masyarakat(KAMTIBMAS)mengatur jalannya pencairan tersebut.Sebesar Rp300.000 yang diterima langsung untuk masing-masing penerima.sesuai dengan berdasarkan keputusan Pemerintah Republik dan Kementerian Sosial Republik Indonesia,berhak memperoleh Bantuan Sosial Tunai Tahun 2020.Kontributor : Aguh

TPS 19 Nagari Tiku Selatan Jadi Percontohan Provinsi Sumbar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Serentak 2020

20201110_135351_resized.jpg
Lubuk Basung (benuanews.com) — Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat adakan uji coba atau simulasi pemungutan dan perhitungan suara di Tempat Pemilihan Suara (TPS) Pemilihan Serentak Kepala Daerah 2020 pada TPS 19 Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Selasa (10/11).“Pelaksanaan simulasi ini diadakan KPU Provinsi Sumatera Barat dan dihadiri seluruh KPU Kabupaten Kota yang ada di Sumbar, sedangkan KPU Agam hanya menyediakan tempat” kata Zainal Abadi Ketua Devisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kabupaten Agam.mengungkapkan rasa terimakasi kepada KPU Provinsi yang telah memberikan kepercayaan dengan menunjuk KPU Kabupaten Agam sebagai lokasi percontohan simulasi pemungutan suara Pilkada serentak Tahun 2020.Ditunjuknya KPU Kabupaten Agam sebagai tempat simulasi pemungutan suara Pilkada Serentak Tahun 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid -19 di kabupaten Agam.“Kami sangat bersyukur dan alhamdulillah dengan adanya simulasi ini di Kabupaten Agam, semoga segala pelaksanaan pemilu 9 Desember nanti bisa berjalan dengan aman dan sukses,” sambungnya.Simulasi dilaksanakan di TPS 19 dengan jumlah pemilih sebanyak 237 pemilih., diperkirakan sebanyak 80 persen ikut kegiatan simulasi tesebut, panitia adalah petugas KPPS.Dia menambahkan, Simulasi dilaksanakan sebelum masuk ke bilik suara, para pencoblos harus di periksa terlebih dahulu kondisi suhu tubuhnya, kemudian wajib mencuci tangan, memakai masker dan jaga jarak biar aman dari penyebaran virus corona.Setelah selesai pemungutan suara selesai dilaksanakan dan di tutup diperkirakan jam 13.00, penitia pemungutan suara dilakukan pembukaan kotak suara dan dilakukan penghitunga  suara.Selanjutnya proses dilakukan, yang berbeda dengan pemungutan serentak sebelumnya adalah adanya Sistem Informasi Rekapitulasi Pemungutan Suara. (Sirekap), semua pakai aplikasi.Kontributor : Fajar
scroll to top