Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Santyabudi Mengecek Kesiapan SPN Polda Jambi Dalam Rangka Pembukaan Diktuk Ba Polri TA.2020

IMG_20201114_182748.jpg
Jambi,Benuanews.com,-Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Santyabudi didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Yudhawan mengecek kesiapan SPN Polda Jambi dalam rangka pembukaan Diktuk Ba Polri TA 2020, Sabtu (14/11/2020).Pengecekan yang dilakukan di SPN Polda Jambi, Pondok Meja, Muaro Jambi ini diikuti Irwasda Polda Jambi, Kombes Pol Dwi Gunawan dan Pejabat Utama Polda Jambi.KabidHumas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi mengatakan pengecekan ini untuk memastikan kesiapan SPN Polda Jambi dalam menerima siswa Polisi diktuba Polri Tahun Anggaran 2020.“Dengan pengecekan ini, nantinya dapat melengkapi dan memperbaiki apa yang menjadi kekurangan,”ujar Kabid Humas.DitambahkanKabid Humas,Pak Kapolda mengecek fasilitas SPN seperti Barak, Ruang Makan, Ruang Kelas dan kesiapan lainya.[Eko]

Kapolri Jenderal Idham Azis Ingatkan Protokol Kesehatan Jauhi Kerumunan

SAVE_20201114_154305.jpg
Jakarta,Benuanews.com,- Kapolri Jenderal Idham Azis mengingatkan bahwa sejak maret 2020 pandemi Covid-19 mewabah hampir di seluruh dunia, tercatat 215 negara terdampak dari virus yang berasal dari Tiongkok, China itu.Tercatat, 53 juta orang dibelahan dunia terkonfirmasi positif dan 1,3 juta dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19.Sampai 13 November 2020, kata Idham, di Indonesia di 34 Provinsi dan 503 Kabupaten/Kota dilanda pandemi Covid-19. Data per 13 November menunjukan, 457.735 orang yang terinveksi dan yang meninggal 15.037 orang.Untuk itu, Idham menekankan Polri mengacu pada Salus Populi Suprema Lex Esto, artinya keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Semenjak Indonesia dilanda pandemi Covid-19, Polri telah dua kali mengeluarkan maklumat.Yang pertama 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 lalu kedua, maklumat Kapolri pada 21 September 2020 tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksaanaan pemilihan pilkada serentak tahun 2020 yang akan diselenggarakan 9 desember 2020 nanti.“Karena itu saya menghimbau dalam suasan pandemi Covid-19 saat ini agar semua pihak mematuhi protokol kesehatan dengan senantiasa memakai masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun, dan hindari kerumunan massa,” kata Idham dari Rumah Dinas Kapolri, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Sabtu (14/11).Patuh dan menjalankan protokol kesehatan ini, kata Idham harus dilakukan bersama-sama bagi setiap komponen masyarakat tanpa terkecuali. Sebab, sambung Idham, dengan menjalankan protokol kesehatan mampu menyelamatkan diri sendiri dan semua orang yang ada di Indonesia.“Rekan rekan sekalian hanya dengan displin dalam mematuhi protokol kesehatan maka kita akan terhindar dari pandemi Covid-19. Demikian himbaun saya semogga Allah swt senantiasa memberikan perlindungan dan keselamatan kepada masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19,” tandas Idham .Sumber : Humas Polri 

HUT Ke 75 Korps Brimob Polri di Makosat Brimobda Jambi

IMG_20201114_151531.jpg
Jambi,Benuanews.com,- Kepolisian Negara Republik Indonesia Korps Brimob Polri hari ini 14 November 2020 genap berusia 75 tahun.dilaksanakandi Aula Pesat Gatra Makosat Brimob Polda Jambi Sabtu,14/11/20Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Firman Shantyabudi MSI didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol Drs Yudawan R, Irwasda Kombes Pol Dwi Gunawan, Dansat Brimob Kombes Pol Noor Hudaya SIK, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli SIP MM , Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian,Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Kabinda, Kajati, para pejabat utama Polda Jambi dan para Kapolres Pejabat Korem 042 , dan tamu undangan.Upacara virtual langsung dipimpin Kapolri , dan Kapolri Jendral Idham Aziz beramanat “Bangga terhadap Brimob, dan mengajak mendoakan para prajurit Korps Brimob Polri yang telah gugur dalam berbagai tugas dalam menjaga NKRI, dan Kapolri mengapresiasi Brimob , yang cepat dalam menangani Covid 19 , apalagi kedepannya dihadapi tantangan pengamanan Pilkada serentak , serta OPS Lilin 2020 dan pemilihan ekonomi yang berkelanjutan.Kapolri memberikan penekanan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan , tugas sebagai ibadah, tingkat kebanggaan sebagai Korps Brimob Polri , dan memperkuat sinergitas TNI dan elemen kepentingan pemerintah dan masyarakat.Kapolri juga mengajak menerapkan pola hidup sehat. Polri loyalitas tegak lurus terhadap bangsa .Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Firman Shantyabudi MSI berpesan “dalam pengisian perayaan ulang tahun harus diisi dengan evaluasi diri,sampai sejauh mana bermanfaat bagi Polda Jambi dan masyarakat.Mari tingkatkan prestasi , jaga baik nama kesatuan , kawan dan keluarga.Inovasi Brimob yang ada kita berharap bisa diikuti oleh rekan-rekan yang lain untuk kemanfaatan bagi masyarakat ,ini yang saya sampaikan terus berprestasi meningkatkan kemampuan diri karena tantangan kedepan bukanlah ringan, kita selalu bersama rakyat menjaga keamanan ketertiban keseluruhannya.Wujud rasa syukur Jajaran Brimob Polri menggelar tasyakuran , termasuk Brimob Polda Jambi, kegiatan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan Prosesi puncak tasyakuran pemotongan tumpeng dan doa bersama.[Eko]

Dilema Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Ditunda Dulu Atau Dilanjutkan

WhatsApp-Image-2020-11-14-at-12.15.01-PM.jpeg
(Soloraya-benuanews.com). Menanggapi beberapa sekolahan dan para guru terpapar kasus covid, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah menghimbau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM mohon untuk ditunda terlebih dahulu. Hal ini dikatakan berkat Sudibyo sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sukoharjo telah berkoordinasi dengan Disdikbud Jateng. Seluruh aktifitas pengajaran dapat dilakukan dengan penerapan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ).“Para guru tidak mengikuti aturan kepatuhan protocol kesehatan dengan baik, sehingga di SMAN 1 Polokarto Sukoharjo terpapar covid”, kata Sudibyo. “Kemungkinan para guru tidak memakai masker”, lanjutnya. Area sekolahan telah disemprot dengan disinfektan sebagai cara untuk mencegah persebaran penularan. SMAN 1 ditutup sementara oleh kepala sekolah hingga para guru yang terpapar covid dinyatakan sembuh.Secara terpisah, Wardoyo Wijaya sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan covid-19 Sukoharjo “Uji coba pengajaran tatap muka menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Menurut data, angka kematian atau mortality rate mengalami kenaikan sejak awal Oktober – November 2020.Kepala Cabang Disdikbud Wilayah VII Jateng, Suyanto mengharap Satgas penanganan covid di sekolahan agar difungsikan. “Kami mengjimbau Satgas sekolah harus difungsikan”, katanya. “Semua guru dan karyawan harus mengikuti protocol kesehatan dengan ketat melalui cuci tangan, menjaga jarak, memakai masker serta mengingatkan semua warga sekolah dan pengunjung agar juga mengikuti kepatuhan protocol kesehatan. Proses pendidikam tetap harus berjalan, simulasi PTM juga tetap dimulai dengan proses pengajuan” kata Suyanto kepada wartawan Kamis (12/11/2020).Di tempat lain, SMA 2 Wonogiri tetap melaksanakan PTM yang diikuti oleh 24 siswa, walaupun kepala sekolah tersebut terpapar corona “Tetapi saya tidak ada hubungan dengan area sekolahan ketika terpapar covid”, kata Sumanto Kepala SMA 2. “Kami justru meminta siswa turut memberi semangat kepada kawan-kawanya agar bersedia masuk sekolah diantaranya 16 siswa yang belum masuk sekolah”lanjutnya.Ternyata informasi bahwa kepala sekolah SMAN 2 terpapar corona berdampak pada kurangnya semangat para guru, karyawan sekolah dan para siswa yang mengikuti uji coba PTM. Siswa yang masuk sekolah dengan PTM tercatat 85 orang dari total siswa 87 orang. Perwakilan orang tua siswa sudah menghubungi pihak sekolah untuk mendapat informasi yang jelas persoalan covid merambah ke sekolahan. Orang tua kawatir apabila anak-anak mereka ikut terpapar covid. Semua yang berberperan pada uji coba PTM diharuskan mengkuti tes swab terlebih dahulu agar semuanya dinyatakan sehat.“Kami orang tua selalu kawatir apabila anak kami harus masuk sekolah karena pendemi covid belum normal, tetapi kami juga bingung harus bagaimana apabila anak kami lama tidak masuk sekolah”, kata Mulyadi kepada benuanews Jumat (13/11/2020). “Intinya kami berharap para guru dan karyawan serta sekolahan harus sudah dinyatakan bersih dari corona, selanjutnya kami dari orang tua harus patuh mengikuti petunjuk protocol kesehatan dengan baik dan terjamin, maka proses belajar mengajar akan berjalan”, tuturnya.(contributor:barry)
scroll to top