- Home
- Full Post Style

Tapin Kalsel (benuanews.com) — Akibat pengaruh Gadok (alkohol oplosan), tiga pria habisi nyawa temannya di Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan yaitu M Ba’i (40), MJ (33) dan SK (30) diduga melakukan penganiayaan hingga menyebabkan seorang rekannya, Mistam (34), meregang nyawa pada Rabu, 28 Oktober 2020 lalu sekira pukul 03.00 wita.Dari keterangan pihak kepolisian setempat, motif perbuatan para pelaku tega menghabisi nyawa Mistam lantaran tersinggung dengan ucapan korban sesaat setelah mereka gelar pesta Gadok di sebuah warung tepi jalan Houling, Desa Kalumpang, Tapin.“Para pelaku tersinggung dan emosi setelah mendengar ucapan korban yang dalam keadaan pengaruh minuman keras. Korban mengolok-ngolok pelaku karena enggan membeli minuman lagi,” kata Kapolres Tapin AKBP Pipit Subiyanto saat gelar konferensi pers di Mapolres Tapin, Selasa (24/11).Korban, lanjut Pipit, dalam kondisi pengaruh minuman keras terus mengumpat dan menghina pelaku Ba’i dan Jayadi. Sejurus kemudian, pelaku Sarkani datang ke lokasi kejadian dan meminta korban segera pulang.“Sarkani ini mendengar ribut-ribut kan, nah kemudian datang ia ke lokasi dan meminta korban untuk segera pulang,” terang Pipit.Korban tak terima disuruh pulang oleh Sarkani. Ia bahkan memukul Sarkani dibagian kepala sebanyak satu kali.“Berawal dari pemukulan itulah, pengeroyokan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa terjadi,” ungkap Kapolres.Tersangka Ba’i yang terlihat geram sedari awal, langsung menyerang korban dengan memukul kepala rekannya tersebut. Tercatat satu pukulan di bagian kepala dan satu pukulan telak di pipi membuat korban mulai goyah.“Sementara pelaku Sarkani dan Jayadi ikut menyerang korban yang sudah lemas. Bahkan Sarkani masuk ke dalam warung mengambil piring dan botol bekas minuman untuk dipukulkan ke arah kepala korban,” beber eks Kapolres Hulu Sungai Utara itu.Berikutnya, pelaku M Ba’i masuk ke dalam warung mengambil senjata tajam miliknya. Tanpa ada rasa iba, ia menebas leher korban sebanyak enam kali hingga meregang nyawa. “Korban akhirnya tewas,” tandasnya.Penangkapan Para PelakuPolisi yang mendapat laporan perihal penganiayaan hingga menyebabkan korban kehilangan nyawa, melakukan serangkaian penyelidikan serta pemeriksaan sejumlah saksi.Hingga akhirnya satu pelaku atas nama Sarkani berhasil dibekuk tim gabungan Satreskrim Polres Tapin dan Unit Reskrim Polsek Bungur selang beberapa jam usai kejadian. Tepatnya sekira pukul 06.00 wita di desa Kalumpang.Sementara pelaku Muhammad Ba’i dan Muhammad Jayadi berhasil dibekuk tim gabungan tim Satreskrim Polres Tapin bersama Unit Reskrim Polsek Bungur, Polsek Taput, Polsek Lokpaikat dan Polsek Tapsel pada tanggal 22 November 2020 sekira pukul 05.00 wita disebuah pondok atau gubuk di desa Bancing Pendulangan Emas, Kabupaten Banjar.“Para pelaku akan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Mereka akan dijerat pasal berlapis yakni pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara Jo pasal 55 ayat (1) KUHPidana sub pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHPidana dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Pipit. (Edoz)

Way Kanan (benuanews.com) — Pasien Positif Covid-19 asal Way Kanan kembali bertambah Dua Orang. sedangkan, pasian yang dinyatkan sembuh juga bertambah dua Pasien Positif Covid-19 yang sebelumnya dirawat. Selasa (24/11)Dengan bertambahnya Pasien Positif tersebut maka saat ini tercatat sudah 43 Warga Way Kanan yang Terkonfirmasi Positif Covid-19. Diantaranya Tiga Meninggal Dunia, 28 Sembuh, 10 Sedang Menjalani Isolasi, Dan Dua Kasus Baru juga telah menjalani Isolasi.Dua kasus baru yang dinyatakan terkomfirmasi positif telah menjalani isolasi, data dua pasien positif Covid-19 yang terbaru, Ny. NA (P42), Perempuan, (47) tahun, berasal dari Baradatu, Way Kanan, Tn. Aw (P43), Laki-laki, (45) tahun, berasal dari Blambangan Umpu, Way Kanan.Sedangkan Dua Pasien Positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh yaitu berinisia An. AR (P29), Perempuan (11) tahun, berasal dari Tanjung Raja Giham, Way Kanan, Nn. CSP (P31), Perempuan, (27) tahun,berasal dari Way Tuba, Kabupaten Way Kanan.Menurut keterangan Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Way Kanan, Anang Risgiyanto ia benar, hari ini mendapat kabar dari Provinsi terdapat Dua Orang tambahan terbaru yang Terkonfirmasi Positif Covid-19. Disisi lain ada juga Dua Orang yang dinyatakan sembuh.Anang mengatakan, meski dalam keadaan sehat. Kedua Pasien Positif kasus baru tersebut saat ini telah menjalani Isolasi di Rumah Sakit Pemerintah.Sedangkan dua pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh, telah Pulang kerumah masing-masing dan masih dalam pantauan Gugus Tugas selama 14 hari kedepan.Marilah kita perketat protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak/physical distancing dan PHBS dengan CTPS serta jaga stamina tubuh masing-masing dengan menerapkan GERMAS. Kita semua berdoa semoga semuanya akan sehat saja. Ujarnya (Yudi)

Lampung Timur (benuanews.com) – Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Lampung Timur menerima kunjungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur, di sekretariat GANN yang ada di Jl.Ir.Sutami Desa Gunung Sugih Besar Kecamatan Sekampung Udik Kab.Lampung Timur, Selasa (24/11)Dalam kunjunganya ke kantor sekretariat Dewan Pimpinan Cabang Generasi Anti Narkotika Nasional (DPC GANN) Lampung Timur, yang di hadiri oleh pihak BNNK yaitu Bapak Johan yang merupakan Kasi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, Ibu Septina Apsari Dewi, Bpk Eko dan Bpk Joko.Ketua DPC GANN, Anwar Saleh, yang pada kesempatan pertemuan tersebut didampingi oleh Sekretaris Agus Suryadi , juga Pelaksana Ketua Harian Edyanto ,Kketua Divisi beserta anggota DPC GANN Lampung Timur lainya.
Dalam kesempatan itu Ketua GANN memaparkan kepada BNNK Lampung Timur atas ap yang telah dikerjakan oleh GANN dan Para Penggiat yang ada di wilayahnya,“Selama pandemi ini, kita memang belum bisa memberikan sosialisasi secara terbuka atau mengumpulkan orang banyak, tapi itu tidak menyurutkan semangat dan tekad kami sebagai penggiat untuk memberikan edukasi dan pemahaman secara persuasif atau secara Desiminasi saja.”Ujar Anwar Saleh.“Kami melakukan Diseminasi kepada para perangkat desa, mencoba memberikan pemahaman kepada mereka, mudah-mudahan mereka bisa menyampaikan kepada masyarakatnya tentang bahaya nya dampak dari Penyalahguna Narkoba.”tambahnya.Selain itu, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Lampung Timur juga menyampaikan beberapa hal kepada para penggiat anti Narkotika dari GANN, “Kami atas nama BNNK Lampung Timur sangat mendukung kegiatan dan rencana kerja GANN kedepanya, kalau diperlukan kami dari BNNK Lampung Timur siap mendamping para Penggiat untuk melakukan sosialisasi-sosialisasi baik itu di Pemerintah Desa ataupun Swasta Publik.”Pesan Bapak Johan.“Kunjungan kami dari BNNK pada hari ini ke kantor DPC GANNLampung Timur adalah untuk melakukan supervisi, implementasi dan rencana aksi P4GN di lingkungan masyarakat ,” ucapnya.
Sinergitas antara BNNK dan Pengiat anti narkoba memang sangat diperlukan, penggiat ataupun ormas-ormas dalam melakukan kegiatanya pun sangat memerlukan Partner dan pengawasan dari lembaga pemerintah yang dalam hal ini adalah Badan Narkotika Nasional.“Terkait program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digalakkan oleh BNN dan Pemerintah Pusat , kami dari DPC GANN Lampung Timur siap ikut mensukseskan program tersebut,” ucap Sekretaris GANN yang mendamping Ketuanya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran DPC GANN merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk ikut serta bersama pemerintah serta penegak hukum dalam upaya melawan peredaran serta penyalahgunaan narkoba.“Setiap elemen bangsa ini harus bekerja sama dalam upaya melawan peredaran narkoba sehingga DPC GANN Lamtim menyatakan diri siap ikut serta bersama-sama pemerintah dan aparat penegak hukum dalam upaya mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba,” pungkas Agus, Sekretaris DPC GANN Lamtim.Sementara itu pelaksana Ketua harian DPC GANN Lamtim menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BNNK Lamtim yang telah berkunjung kesekretariatan,“Terimakasih pak johan dan rekan rekan BNN Lampung Timur atas kunjungannya ke DPC GANN Lamtim
masukan dan terobosan yang diberikan Insya Alloh siap dijalankan.”ucap Edyanto
Lebih lanjut Edyanto memaparkan bebarapa Schedule kegiatan dari DPC GANN kepada BNNK Lampung Timur yang telah diatur,1. Schedule besok malam akan kunjungan ke kades gunung sugih besar untuk minta audiensi pertemuan dengan perangkat desa , perihal sosialisasi masalah narkoba terlebih dahulu dengan perangkat desa gunung sugih besar .
2. Sosialisasi ini dijalankan untuk melihat respon dari perangkat desa yang tertinggi (kades) sampai ke level perangkat desa yang terendah (RT) , yang harapannya bisa masuk sosialisasi masalah narkoba sampai di level RT.
3. Kegiatan di level RT Akan masuk setelah melihat respon dari pak RT , dan kami meminta jadwal di RT kapan kami bisa masuk dengan melihat kegiatan sosial dan keagamaan di RT.
4. Untuk kegiatan disektor swasta akan kami jadwalkan dibulan desember paralel dengan kegiatan di desa. Melihat waktu dan kondisi.“Insya Alloh kalau ini bisa berjalan lancar akan kami kirimkan time line kegiatan di DPC GANN lampung Timur , dan starting akan dimulai dari desa gunung sugih besar terlebih dahulu, Karena kebetulan kepala desa aktif di forum kecamatan sekampung udik, dengan harapan beliau dapat membantu mendorong kegiatan ini di seluruh Kades Sekampung Udik.”Tutupnya. (Agus)

Jambi,Benuanews.com,- 9 point Fakta Integritas Cakada dengan KPK, 9 point Pakta Integritas yang ditanda tangani oleh Calon Kepala Daerah Pilkada Jambi 2020 dihadapan KPK memberi sinyal terhadap penyelenggaraan pilkada oleh setiap pasangan calon agar tidak melakukan khususnya politik uang.Ada delapan poin yang tercantum dalam fakta integritas itu. Berikut poin-pointnya.1.Tidak melakukan tindak pidana korupsi2.Tidak melakukan politik uang dalam Pilkada3.Mendukung upaya Pendidikan Antikorupsi, Penindakan dan Pencegahan Korupsi4.Patuh melaporkan LHKPN dan menolak Gratifikasi5.Membuat Visi, Misi Program mencerminkan semangat antikorupsi6.Peduli kepada pemilih, merakyat dan berpihak pada keadilan7.Menghindari konflik kepentingan seperti kolusi dan nepotisme8.Bergaya hidup sederhana, melayani dan selesai dengan dirinya9.Berani dan bertanggung jawab dalam setiap keputusan demi tegaknya integritasHal ini dilakukan calon kepala daerah untuk menandatangani Fakta Integritas dihadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , untuk menuju Pilkada yang berintegritas, penandatanganan dilakukan serentak di secara serentak virtual di Jawa Tengah, Sulawesi Tengah dan Maluku serta masing-masing calon kepala daerah, KPU RI , Bawaslu RI ,di Jambi ditandatangani di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (24/11/2020).Pimpinan KPK Alexandre Marwata turut menyaksikan penandatanganan Fakta Integritas yyang dilakukan KPK secara Virtual ini.Di Provinsi Jambi penandatanganan Fakta Integritas di ikuti oleh, 5 calon Wakil Gubernur dan calon Gubernur Jambi, kecuali Calon Gubernur No1 H. Cek Endra, tidak Nampak dalam acara tersebut.Ketidakhadiran Cek Endra, dalam acara tersebut, saat dikonfirmasi kepada Desy Ariyanto, sebagai juru bicara, Paslon Nomer 1 itu, memberi penjelasan atas ketidak kehadiran Cek Endra, namun tetap di wakilkan oleh Ratu munawaroh sebagai Calon Wakil Gubernur No 1 ini. “Sebenarnya Cek Endra sangat ingin sekali hadir dalam acara penandatangani Fakta Integritas ini, karena hal ini adalah niat dan tujuan baik untuk menuju jambi lebih bersih, jauh dari segala kasus korupsi dan semangat anti korupsi, peduli pada rakyat dan berkeadilan” Jelas Desy Ariyanto.Lebih lanjut Desy menjelaskan “Ketidak hadiran Cek Endra, tidak ada hal lain, beliau kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk hadir karena sakit, hal ini dapat diperkuat dari surat keterangan dari dokter, saran dari dokter Cek Endra untuk istirahat total sejak kemarin,” jelasnya.Adanya berita ketidak hadiran Cek Endra, dengan judul yang tendensius, seolah olah menghindarkan acara penandatanganan fakta integritas tersebut ternyata terbantahkan dengan penjelasan dari Desy Ariyanto. ***