Kasad Pimpin Acara Penyerahan Tugas dan Jabatan Wakasad

IMG-20201228-WA0128.jpg
JAKARTA,(Benuanews.com)-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima penyerahan jabatan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), menyerahkan tugas dan tanggung jawab jabatan Pangdam XVII/Cenderawasih serta menerima laporan serah terima jabatan Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Dansecapaad) dan menerima laporan kenaikan pangkat 26 orang Perwira Tinggi (Pati) TNI AD.Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus,S.E.,M.M., usai acara, bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat Jakarta, Senin (28/12/2020). Dijelaskan oleh Kadispenad Kasad menerima penyerahan jabatan Wakasad dari Letjen TNI (Purn) Moch Fachrudin dan menyerahkan tugas jabatan Pangdam XVII/Cenderawasih kepada Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono. Sedangkan jabatan Dansecapaad diserah terimakan dari Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono kepada Mayjen TNI Ferry Zein. Untuk Perwira tinggi TNI AD yang naik pangkat yaitu Letjen TNI dr. Albertus Budi Sulistya, Sp.THT – KL., M.A.R.S., Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayjen TNI dr. Budiman, Sp.BP -RE(K)., M.A.R.S. Kapuskesad, Mayjen TNI dr. Abraham Arimuko, Sp.KK., M.A.R.S., M.H., Kakommed RSPAD Gatot Soebroto, Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., Pa Sahli Tk.III Kasad Bid. Polkamnas dan Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., Danpaspampres dan Mayjen TNI Ferry Zein Komandan Secapaad. Sedangkan Perwira yang naik pangkat ke Brigjen yaitu Brigjen TNI Edy Santoso, S.Sos., Irsus Itjenad, Brigjen TNI Beny Sulistiono, Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Was Eropa dan Amerika, Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P., M.M., Danrem 061/SK (Bogor) Kodam III/Slw, Brigjen TNI Drs. Yotanabey A.M., MDS., Ir Pussenkav Kodiklatad, Brigjen TNI Khoirul Hadi, S.E., Ir Pussenarmed Kodiklatad. Brigjen TNI Drs. Burlian Sjafei, Dir PIT Pusterad, Brigjen TNI Panca Iswandaru, S.E., Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Indag, Brigjen TNI dr. Iwan Tumiawan, M.A.R.S., Dirum RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen TNI dr. Moh. Arif Hariyanto, Sp.B., FICS., Dircab Puskesad, Brigjen TNI Dr. dr. Soroy Lardo, Sp.PD., Dirbang Riset RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen TNI Agus Santosa, S.Sos., Dircab Pusbekangad, Brigjen TNI Sri Umbul Mahatma Syafrie, S.I.P., Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI, Brigjen TNI Sammy Ferrijana, S.Sos., M.Si., Wakil Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan dan Brigjen TNI Sulaiman, S.Sos., Kabinda Kalimantan Utara BIN. Brigjen TNI Iswan Gunadi, S.Sos., M.Si., Kapus Lola Kawasan Bainstrahan Kemhan, Brigjen TNI Trias Wijanarko, S.I.P., Pa Sahli Tk. II Kamteror Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Brigjen TNI Arief Wibowo Djadi, S.E., Irum Itjen TNI, Brigjen TNI Jonny Posman Siahaan, S.H., Kaotmilti III Surabaya Babinkum TNI dan Brigjen TNI Dedi Prihatmodjo, S.I.P., Dirdik Akademi TNI Rangkaian acara dimulai dengan pemutaran video profil pejabat yang melakukan sertijab dan pejabat yang menyerahkan jabatan kepada Kasad di Videotron Mabesad. Dilanjutkan dengan prosesi acara sertijab dan penyerahan jabatan dan laporan kenaikan pangkat Perwira Tinggi. Acara berikutnya, penandatanganan berita acara sertijab oleh Kasad disambung penandatanganan berita acara sertijab Persit KCK. Disampaikan oleh Kadispenad, pada akhir acara Kasad Jenderal Andika Perkasa didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ibu Hetty Andika Perkasa melepas Ibu Mudi Herman Asaribab istri Almarhum Letjen TNI Herman Asaribab dan mantan Wakasad Letjen TNI (Purn) Moch Fachrudin beserta Ibu Santi Fachrudin yang telah memasuki masa purna tugas.Sumber : Dispenad(Eko)

Gempar Warga Mendalo Atas Penemuan Mayat Lelaki di Kamar Kost

dfr-1.jpg
MUARO JAMBI (Benuanews.com)-Warga Mendalo dihebohkan dengan ditemukannya Mayat lelaki dikamar Kost Di RT 06 Desa Mendalo Indah Kecamatan Jambi Luar Kota , Muaro jambi.Senin 28/12/20.Peristiwa ini mengundang perhatian warga sekitar yang ingin menyaksikan langsung kejadian tersebut.Kejadian bermula rekan korban ND pada pukul 09.30 wib hendak melihat MF merupakan seorang Mahasiswa UNJA jurusan Pertanian Semester 7 yang beralamat sesuai KTP di RT 08 Desa Merlung Kecamatan Merlung Kabupaten Muaro Jambi, dan ketika dilihat melalui jendela MF dalam kondisi telentang tidak berbaju, lalu Saksi mencoba memanggil korban tetapi tidak ada respon, lalu saksi berusaha masuk dan ditemukan MF tidak bernyawa, lalu memanggil rekan kost lainnya , lalu membuat laporan ke Polsek Jaluko atas kejadian ini.Kasubag Humas AKP Amradi menyampaikan “Hal ini belum diketahui secara pasti siapa dan apa yang menjadi penyebab kematian laki-laki tersebut.Menurut saksi merupakan sahabat korban, bahwa korban mempunyai riwayat penyakit jantung, dan ketergantungan obat.Pihak kepolisan pun langsung mengevakusi mayat tersebut,sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara dan selanjutnya memasang garis polisi di lokasi.Pihak Polsek Jaluko dipimpin Kapolsek Jaluko Iptu Irwan diwakili Kanit Reskrim Jaluko Ipda Mahyadi dan anggota sedang melakukan evakuasi dan identifikasi atas kejadian ini, sedangkan jenazah dibawa kerumah sakit” kata Amradi singkat. (Eko)

jawaban Syafruddin Datuak Tan Majolelo terkait tak diakui KAN Bawan

WhatsApp-Image-2020-12-28-at-20.35.38.jpeg
AGAM (benuanews.com) – Syafruddin Datuak Tan Majolelo mengatakan pengangkatan dan pemberhentian seorang menjadi datuak bukan pihak lembaga Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bawan, Kecamatan Ampeknagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tetapi kaum mereka.“KAN tidak bisa memberhentikan seorang menjadi datuak dan bisa memberhentikan merupakan kaum atau anak kemenakan,” katanya di Lubukbasung, Senin.Ia menambahkan, pengangkatan tiga orang menjadi datuak atau penghulu dilakukan pada Rabu (25/11), merupakah haknya karena ia menjabat sebagai basa nan barampek atau derajat dalam kaum teratas.Tiga penghulu yang diangkatnya yakni, Egi Marsaf Putra diangkat sebagai Datuak Jelo Tanjuang, Imwarizal sebagai Datuak Tan Majolelo dan Muhammad Hasim sebagai Datuak Makhudum.“Tiga orang yang saya angkat menjadi datuak sudah hak mereka dan tidak menyalahi aturan dalam proses pengangkatan seorang datuak,” katanya.Untuk prosesi pengukuhan tiga datuak di Balai Adat Rajo Babandiang di Kota Padang Panjang, tambahnya, itu merupakan kesepakatan dari kaum setelah izin keramaian dari Polres Agam tidak keluar dengan alasan COVID-19.Namun proses pengukuhan gelar datuak itu tidak menyalahi aturan, karena keturunan masyarakat Bawan berasal dari Pagaruyuang Kabupaten Tanah Datar atau luhak nan tuo.“Kami telah berkoodinasi dan menemui Syahril Amga Datuak Rajo Indo dari Pagaruyuang. Dari keterangan Syharil Amga Datuak Rajo Indo, KAN tidak bisa mengangkat atau memberhentikan datuak,” katanya.Sementara Muhammad Hasim Datuak Makhudum menambahkan ulayat Nagari Bawan merupakan milik dari basa nan barampek yakni, Datuak Mangkuto Marajo, Batuak Makhudum, Datuak Tan Majolelo dan Datuak Sardeo.“Datuak Sardeo sudah lama tidak ada dan tidak ada pengukuhan. Tujuh datuak lainnya lahir setelah basa nan barampek itu,” katanya.Ia menambahkan, permasalahan pengangkatan datuak itu terjadi setelah pihak dari basa nan barampek memberikan kepercayaan kepada datuak di dalam lembaga KAN.Namun berselang waktu, basa nan barampek mulai ditinggalkan terkait pengelolaan plasma di PT AMP Plantation.“Kami mulai ditinggalkan sampai kini, sehingga kami bergerak dengan mengukuhkan gelar datuak dari basa nan barampek,” katanya.Tokoh Masyarakat Bawan, Rustian mengatakan pengukuhan Aprianto sebagai Datuak Tan Majolelo sebagai tandingan Datuak Tan Majolelo.Sebelumnya, Aprianto telah ditawarkan sebagai pemangku Datuak Tan Majolelo dan ia menolak berbagai alasan.“Dengan dikukuhkan Imwarizal sebagai Datuak Tan Majolelo, maka Aprianto dikukuhkan KAN Bawan sebagai datuak,” katanya. (Tim)

Pekan Keempat Desember 2020, Beberapa Kasus 3 C Diungkap Jajaran Polda Sumsel

WhatsApp-Image-2020-12-28-at-23.17.24.jpeg
PALEMBANG (Benuanews.com) — Pekan Keempat Desember 2020, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dan Kepolisian Resor/Kota Besar kembali mengungkap belasan kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) atau 3C.Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, ada sebanyak 4 kasus 3 C yang diungkap jajaran Ditreskrimum dan Polres/Tabes di Minggu Keempat Desember 2020.“Ke-4 kasus 3 C tersebut terdiri dari kasus Curat Nihil kasus dan kasus Curas 4 kasus Sedangkan kasus Curanmor, kasus pembunuhan dan kasus penganiayaan berat di Minggu ini nihil,” ujar Supriadi, Senin (28/12/2020).Dijelaskan Supriadi, dari 4 kasus 3C yang diungkap tersebut, jajaran dari Polres Ditrekrimum dan Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur menjadi yang terbanyak mengungkap kasus 3 C yakni dari Ditreskrimum Polda Sumsel dengan jumlah 3 kasus.dan Polres Okut 1 kasus ungkap asus ucap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM,“Sementara itu dari Polrestabes Palembang,Polres Ogan ilir,Polres Muba,Polres Mura,Polres Banyuasin ,Polres Muara Enim,Polres Lahat,Polres Lubuk Linggau,Polres Oku,Polres Oki,Polres Okus,Polres Prabumulih,Polres Pali Polres Muratara,Polres Pagar Alam,Polres Empat lawang, masing-masing NIHIL ungkap kasus,” jelas SupriadiMeskipun saat ini masih di masa Pandemi COVID-19, kata Supriadi, pihaknya tetap melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi dan mengharapkan peran serta masyarakat khususnya dalam mengungkap kasus 3C di wilayah hukum Polda Sumsel.“Untuk meminimalisir tindak pidana 3C, masyarakat diharapkan agar selalu menjaga kewaspadaan serta meningkatkan keamanan dilingkungannya masing-masing dan menambah kunci pengaman pada kendaraan roda dua untuk menghindari aksi curanmor,” katanya. (Rendi)
scroll to top