Pos Oksibil Satgas Pamtas Yonif 312/KH Bantu Kegiatan Mengajar Di Perbatasan

IMG-20210112-WA0081.jpg

PEGUNUNGAN BINTANG (benuanews.com) – Dalam rangka mendukung kegiatan pendidikan di perbatasan, Prajurit Pos Oksibil Satgas Pamtas Yonif 312/KH melaksanakan kegiatan mengajar di SDN Kukding, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dankipur II Satgas Pamtas Yonif 312/KH Lettu Inf Tono Harsono dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Selasa (12/01/2021).

Tono mengatakan bahwa prajurit TNI yang ditugaskan di daerah perbatasan sudah dibekali materi dan teknik mengajar sebagai bekal untuk mengajar anak-anak yang ada diperbatasan, hal tersebut dalam rangka membantu kekurangan tenaga pendidik terutama di daerah perbatasan.

“Para prajurit yang ditugaskan ke daerah perbatasan diharapkan dapat difungsikan untuk mengisi kekurangan ataupun kekosongan tenaga pengajar dalam mencerdaskan anak bangsa,” kata tono.

Di tempat terpisah, Serka Rendi Fitriyadi yang ikut langsung dalam kegiatan ini menjelaskan TNI terus berupaya membantu pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dengan menyiapkan prajurit TNI yang dapat membantu mengajar di sekolah.

“Sistem belajar mengajar yang kami terapkan adalah komunikasi dua arah, jadi selain memberikan materi kami juga mengajak para pelajar untuk berani berbicara mengenai materi pelajaran di depan teman-temannya,” jelas Rendra.

“Dengan kegiatan ini diharapkan TNI dapat semakin mendekatkan diri dengan anak-anak dan masyarakat sehingga membuat hubungan TNI dan masyarakat semakin kuat,” tutup Rendra. (Adolof/tim).

Tambah keakraban bersama media, Kabid Humas Polda Kalteng yang baru, gelar acara coffe morning.

IMG-20210112-WA0084.jpg

PALANGKA RAYA (benuanews.com) – Setelah usai serah terima beberapa hari yang lalu Kombes Pol K Eko Saputro, S.H, M.H secara resmi mengawali tugas sebagai Kabid Humas Polda Kalteng yang baru.


Dalam kesempatan tersebut Kombes Pol K Eko Saputro meluangkan waktunya untuk menyapa para awak wartawan, serta mengundang anak panti asuhan untuk saling berdoa bersama sebagai rasa syukur menempati rumah jabatan Kabid Humas Polda Kalteng yang baru di Jalan Kelud, pada Selasa (12/1/2021).


Kombes Pol K Eko Saputro S.H, M.H dalam pertemuannya bersama wartawan tersebut mengatakan, berterima kasih banyak atas kehadiran kawan kawan semua, yang telah meluangkan waktunya bisa berhadir dalam kegiatan hari ini.


” Kegiatan ini menjadi wujud bahwa wartawan serta humas polda Kalteng menjadi salah satu yang tak terpisahkan, satu dengan yang lain, kedepan kita akan saling sering berhubungan dalam hal pemberitaan dan saling bantu dalam memberikan informasi yang baik di tengah masyarakat,”ucap Eko.


Lebih lanjut Eko menambahkan, wartawan menjadi ujung tombak dalam memberikan informasi apapun berkaitan dengan kepolisian atau informasi yang lainnya.


” Mohon kepada teman-teman media semua saling memberikan masuk yang baik, karena saya pun disini merupakan orang baru, maka kita saling bekerja sama yang baik dan saling berbagi informasi untuk hubungan kita yang lebih baik lagi,”tutupnya.(yud)

Pemkab Lampung Timur Komitmen Tingkatkan Komoditi Tanaman Pangan Di Tahun 2021

IMG-20210112-WA0017.jpg
LAMTIM (benuanews.com) – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengukur produksi padi tahun 2021 mencapai 566 ribu ton.Target tersebut disampaikan Bupati Lamtim Zaiful Bokhari usai Rapat Koordinasi Pembangunan Pertanian Tahun 2021, bersama Presiden Jokowidodo yang berlangsung secara vitual, Senin (11/1/2021).“Kami melakukan tanama beberapa komoditas pertanian dan perkebunan meningkat. Contohnya padi, jika dibandingkan target produksi tahun 2020 hanya 481 ribu ton lebih. Untuk tahun 2021, target produksi meningkat menjadi 566 ribu ton,” kata Zaiful didampingi Asisten ll Datang Cahaya Hartawan dan Kadis Tanaman pangan, Holtikultura dan Perkebunan David Ariswandi.Hal senada disampaikan Kadis Tanaman pangan, Holtikultura dan Perkebunan David Ariswan. Menurut dia, meskipun sasaran produksi meningkat, namun luas tanam hanya 110.260 hektare atau lebih kecil dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 113.484 hektare.Selain padi, target produksi beberapa komoditi tanaman pangan, seperti jagung dan ubi kayu juga meningkat.Untuk jagung tahun 2020 terealisasi 889.183 ton untuk target tahun 2021 meningkat menjadi 928.259 ton. “Kedelai ini targetnya sangat rendah karena sistem tanamnya susah. Jadi banyak petani yang tidak mau menanam kedelai. Karena itu, kita hanya mengukur 18 ton untuk tahun ini,” ungkapnya.Sedangkan ubi kayu atau singkong, untuk tahun ini ditargetkan 692.648 ton. Meningkat dibanding tahun 2020 yang hanya terealisasi 518.922 ton.“Semoga semua target yang ditetapkan pemerintah daerah dapat membantu dengan peran aktif semua pihak untuk membantu petani dalam mengoptimalkan teknis budidaya tanama pangan,” harapnya.(Ajb)

Petani Kopi Mengeluhkan Harga Yang Semakin Terperosok

IMG-20210112-WA0015.jpg
Lampung Barat (BenuaNews.com) – Banyak Masyarakat Lampung Barat Yang Mengeluhkan Harga Komiditi Kopi Semakin Turun menjelang Musim Panen Tiba yang ada di beberapa titik Wilayah Lampung Barat, salah satu nya di wilayah campang tiga&turgak.(12/01/2021)Yayan selaku tokoh Masyarakat Yang ada di Campang Tiga mengatakan bahwa Dengan semakin merosot nya harga Kopi saat menjelang musim panen begini maka akan sangat berimbas pada kondisi ekonomi petani kopi, bahkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi Depisit Keuangan Rumah Tangga bahkan Penyitaan dari pihak Bank, karena tidak dapat di pungkiri lagi banyak petani kopi saat ini melakukan peminjaman terhadap Pihak Bank guna untuk memenuhi kebutuhan Pupuk tanaman dan Pangan Mereka menjelang Musim Panen tiba.Dengan ada nya harga kopi semakin turun maka petani mulai kebingungan akan mencari kemana lagi untuk menutupi keuangan yang sudah Bocor untuk kebutuhan keluarganya selama ini. Petani Berharap Ada perhatian Serius Pemerintah yang sangat efektip untuk mendorong harga komiditi kopi terutama agar stabil atau pun memiliki harga Dasar minimum. Sehingga petani kopi tidak Resah maupun Khawatir yang berlebih untuk mengatur ekonomi keluarga nya. Dan Keluarga Petani Kopi tidak berantakan karena kebutuhan ekonomi mereka.Sampai saat ini belum ada juga Solusi dari pemerintah daerah yang langsung di rasakan petani untuk memberikan solusi bagi mereka secara tepat. Seperti hal nya Bantuan bidang perkebunan. Karena banyak petani kopi juga yang status nya masih buruh kebun atau bagi hasil kebun.Kalau petani kopi tetap ingin di pertahankan di Lampung Barat Maka Mohon di perhatikan harga komiditi nya. Karena Lampung Barat juga di kenal sebagai Lumbung Kopi Nya, Bahkan mungkin Kopi Yang Berkualitas Terbaik ada juga di lampung barat,ujar nya.(Ikhwan,A)
scroll to top