
Labuhanbatu, (Benuanews.com) – Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu menggerebek kampung narkoba di Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kamis (21/1/2021).Dipimpin Langsung Kasat Reserse Narkoba AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H., dan Kanit I IPDA Sarwedi Manurung, Tim langsung melakukan penggerebekan di kampung narkoba dan berhasil mengamankan 12 Orang dari dua lokasi berbeda“Dari TKP pertama, di jalan Padang Bulan Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, kita berhasil mengamankan 7 orang, yang mana, masing-masing berinisial DH (22), Indra (32), ARS (37), SS (31), SB (16), MI (31), dan AP (31),” jelas AKP Martualesi Sitepu, saat dikonfirmasi media, Jumat (22/1/2021).Selanjutnya, dari TKP kedua di Kos Kosan Gang Amaliah bawah, jalan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, pihaknya berhasil mengamankan 5 orang, yang mana masing-masing berinisial N alias Dian (38), MAE (28), Sus (43), GUN (49) dan SS (32).Menurut Kasat, dari pemeriksaan awal yang dilakukan petugas, terhadap 12 orang yang terdiri dari 10 laki-laki dan 2 orang perempuan ini, yang akan dinaikkan statusnya menjadi tersangka hanya baru 3 orang saja.“Untuk saat ini hanya 3 orang kita tetapkan sebagai tersangka, yaitu Sus (43) warga Sei Menanjung, Kelurahan Pantai Burung TB II, Kecamatan Datuk Bandar, Kabupaten Asahan. Dari Sus, kita amankan barang bukti berupa 1 buah bong terbuat dari botol plastik, 1 buah kotak plastik warna hijau yang berisikan 1 buah kaca pirek yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 buah jarum baru, 1 buah toples plastik yang berisikan 12 buah pipet, 9 bungkus plastik klip kosong bekas pakai dan 5 buah mancis,” ucapnya.Dari pelaku N alias Dian (38) warga jalan Sirandorung Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, diamankan barang bukti berupa 1 bungkus narkotika jenis sabu seberat 0.06 gram netto, 1 buah timbangan elektrik, 1 bungkus plastik klip kecil kosong, 2 handphone Nokia dan uang senilai Rp 325.000.Sedangkan pelaku DH (23) warga jalan Padang Bulan Kelurahan Padang bulan Kecamatan Rantau utara Kabupaten Labuhanbatu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 16 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 2,26 gram bruto, 1 buah plastik klip ukuran sedang, uang sebesar Rp. 200.000 diduga uang hasil penjualan sabu.Ditambahkan Kasat, ketiga tersangka masih dilakukan pemeriksaan secara marathon untuk mengetahui dari mana mendapatkan narkoba tersebut dan ketiganya akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) dari undang-undang No. 35 Tahun 2009 ttg Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.“Untuk yang 9 orang lagi masih dilakukan pemeriksaan dan akan kita periksa urinenya, selanjutnya akan kita gelar perkara dalam penanganan ke 9 orang ini nantinya,” ujarnya.(OCP)

JAMBI.(Benuanews.com),-Beredar video dan gambar dimedia sosial tentang balita dengan nama Arumi berusia 2,7 bulan yang mengidap penyakit Siroris Hepatis yang membutuhkan biaya pengabotan balita cantik ini, yang bertempat tinggal di Rt 01, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi.Kapolda jambi.Irjen Pol.A.Rachmad Wibowo dan Wakil Walikota Jambi Dr.dr.Maulana MKM ,merasa terpanggil untuk membantu dan meringankan beban kedua orang tua balita tersebut.Kapolda Jambi Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, usai menerima informasi ananda arumi, langsung menginstruksikan Dokter Rumah Sakit Bhayangkara untuk menindaklanjuti Arumi.” Saya Minta Dokter Cek Ya ” balas kapolda jambi setelah menerima informasi butuh biaya pengobatan arumi, Jum’at 22/01/21Namun Saat Di Hubungi Melalui WhatsApp Fikri Menyebut Bahwa Pihak Pemerintah Kota Jambi Dalam hal ini Wakil Walikota Jambi Maulana juga menginstruksikan untuk di bawa ke RS Abdul Manap Kota Jambi, ” Terima kasih banyak bang atas perhatian kapolda jambi dan pemerintah kota jambi dalam hal ini wawako maulana, tapi pihak RS Abdul Manap Sudah ada di rumah, jadi mau di bawa ke RS Abdul Manap ” sebut fikri.Wawako mauliana saat di hubungi melalui pesan WhatsApp menyebut setelah menerima informasi tersebut langsung berkoordinasi dengan Dinkes, Puskesmas dan Disdukcapil Kota Jambi. “Dapat laporan, saya langsung koordinasi dengan Dinkes dan Puskesmas untuk segera di rawat RSUD Abdul Manap. Untuk kelengkapan administrasi, koordinasi dengan Dinas Dukcapil karena belum masuk dalam KK, sebagai persyaratan utk mendapatkan jaminan kesehatan untuk pengobatan lanjutannya,” Sebut Maulana. Jum’at (22/1) Terpisah, Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo yang telah menerima informasi bahwa arumi tengah di bawa ke Rumah sakit Abdul Manap menyebut bahwa pihak dokter polri tetap di minta untuk berkordinasi.” Ya dokter polri tetap saya minta koordinasi ” sebut kapolda jambi.Fikri Kakak Kandung Arumi menyebutkan pihak keluarga sangat berterimakasih atas perhatian dari kapolda jambi dan wakil walikota jambi untuk arumi.(*Eko)

MAMUJU,(Benuanews.com),-Aksi cepat tanggap dan serta nyata yang ditunjukkan oleh Batalyon Kesehatan (Yonkes) Denma Mabesau untuk terjun langsung merawat korban terdampak bencana alam, sangat berarti bagi warga masyarakat khususnya didaerah Mamuju, Sulawesi barat, Jumat (22/1/2021).Kapten Kes Lim Friendly Suman Sitorus, S. Farm selaku Danki Matkes Yonkes Denma Mabesau, menyampaikan pada hari ini Yonkes Denma Mabesau telah merawat sebanyak 108 pasien yang berada di 4 dusun yaitu di dusun base, dusun sallu-sallu, dusun tapalang, dan dusun Sumare.” Kita juga berkolaborasi dengan IDAI Kalimantan Selatan membagikan susu menggunakan mobil off-road , karena medan yang rusak sehingga tidak bisa dilalui kendaraan biasa,” ujar Kapten Kes Lim Friendly Sitorus.Lebih lanjut Kapten Lim Friendly menyampaikan pada hari kita juga mendapatkan perintah dari Satgas Gulben Sulbar untuk mendirikan tenda kesehatan di daerah dusun tapalang, menurut informasi di dusun tersebut terdapat 1800 pengungsi, hal ini sangat mendesak untuk memberikan layanan kesehatan, dikarenakan memang belum ada pos kesehatan di daerah tersebut.Adapun saat ini Yonkes Denma Mabesau mengirimkan 15 orang tenaga kesehatan ke daerah Mamuju, Sulawesi Barat dengan komposisi tiga orang dokter, satu orang apoteker, 11 orang perawat.Pelayanan kesehatan yang di laksanakan di daerah bencana juga tetap menerapkan protokol kesehatan Covid19.Sumber : Dispenau
(Eko)

CILANGKAP,(Benuanews.com)- , Helikopter TNI Angkatan Udara dengan nomor registrasi H-3213 milik Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja Bogor ikut serta mendistribusikan bantuan kepada para korban bencana alam di Mamuju Majene Sulawesi Barat, Jumat (22/01/2021).Sebanyak 670 Kg bantuan diangkut dengan Helikopter H-3213 dari Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar yang diterbangkan Kapten Pnb Nurfi. Bantuan yang dibawa langsung distribusikan kepada warga yang terdampak bencana di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju serta Kecamatan Taukong, Kabupaten Majene. Selain membawa bantuan H-3213 juga melaksanakan pantaun udara di daerah Tandealo dan Panglango.Selain itu dari Lanud Halim Perdanakusuma juga di berangkatkan dua pesawat Hercules yaitu pesawat C-130 Hercules A-1319 milik Skadron Udara 31 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Galuh membawa bantuan lebih dari 12 ton untuk korban bencana di Mamuju dan Banjarmasin yang di dalamnya juga terdapat bantuan sosial dari Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo,S.E., M.P.P sebanyak 719 kg.Sedangkan pesawat C-130 Hercules A-1337 milik Skadron Udara 32 Lanud Abdulrahman Saleh Malang yang diterbangkan oleh Kapten Pnb Endrik membawa lebih dari 15 ton bantuan sosial untuk korban bencana di Mamuju dan Banjarmasin.(Eko)