Babinsa Jayengan Sosialisasikan Penerapan Edukasi PPKM Pada Acara Donor Darah di Masjid Fatimah

IMG-20210206-WA0038.jpg

SURAKARTA (benuanews.com) – Sertu Rohmad Babinsa Kelurahan Jayengan Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta, mengajak dan menghimbau bagi warga yang akan melaksanakan Donor Darah yang di selengarakan dari PMI yang bekerjasama dengan penggurus Gedung Fatimah Jl. Kali Larangan Kel. Jayengan Kec. Serengan untuk terus menerapkan Prokes Covid-19, (06/02)

Sertu Rohmad menyampaikan kepada para warga yang akan melaksanakan donor bahwa suatu keharusan bagi kita semua untuk senantiasa menghimbau dan mengajak semua warga untuk terus disiplin terhadap Protokol Kesehatan, Pencegahan Covid-19 karena sampai saat ini penyebarannya semakin meluas, untuk itu kesadaran para warga yang akan berdonor juga berusaha untuk menyampaikan kepada para pengunjung agar selalu di siplin untuk Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak.

Kita harus melakukan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri kita sendiri dan lingkungan tempat tinggal, maka dari itu kita harus selalu tanggap dan jeli terhadap perkembangan situasi, terlebih disaat sekarang ini di tengah-tengah pandemi. Warga untuk terus mematuhi anjuran pemerintah tentang Protokol Kesehatan, tambahnya

Babinsa di wilayah ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab akan terus mengecek dan memberikan himbauan kepada warga masyarakat yang sudah menjadi wilayah binaannya.sebagai Babinsa akan terus berkoordinasi dengan pengurus gedung fatimah supaya mengingatkan para penggunjung dan agar tidak selalu berkerumun dan tetap menjaga jarak dan selalu menggunakan masker. Dengan terus melakukan upaya pencegahan (penegakan disiplin Protokol Kesehatan), pungkasnya. (Agus Kemplu)

Ketahuan Berduaan di Dalam Mobil Oknum Imam dan Pasanganya di Nikahkan dan Di Usir dari Kampung.

IMG-20210206-WA0023.jpg

KUALASIMPANG (benuanews.com) — Salah satu oknum Imam di Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, diamankan oleh warga setelah ketahuan berduaan dengan seorang janda di dalam mobil. Akibatnya oknum imam desa berinisial IL (33) itupun dinikahkan.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan, S.I.K, melalui Kasubbag Humas Iptu Untung Sumaryo, Sabtu (6/2/2021) mengatakan Kepada benuanews.com, oknum imam desa bersama janda itu dinikahkan setelah dilakukan musyawarah oleh perangkat desa dan warga, Kamis (04/02/2021) lalu.

Menurut keterangan salah seorang saksi, kata Iptu Untung, pada Rabu 3 Februari 2021 sekira pukul 21.00 WIB, dia melihat ada seorang wanita duduk di sebuah toko foto copy dekat sebuah masjid di Kampung Tangsi Lama.

Tidak lama kemudian, wanita tersebut masuk ke dalam pekarangan masjid untuk menemui IL yang sudah terlebih dahulu menunggu di dalam mobil sedan. Tiba disana wanita tersebut langsung masuk ke mobil.

Karena curiga, kata Iptu Untung, saksi kemudian memberitahukan kepada warga lainnya, kemudian sejumlah warga mendekati mobil milik oknum imam tersebut.

Tahu ada warga yang datang, lanjut Iptu Untung, kemudian oknum imam itu langsung melajukan mobilnya menuju ke sebuah balai pengajian yang dipimpinnya.
Wargapun semakin curiga kemudian mereka mengikuti mobil tersebut dan saat tiba di balai pengajian tersebut warga meminta agar pasangan non muhrim itu turun.

Setelah turun, pasangan non muhrim itu dibawa ke rumah Datok Penghulu (Kepala desa) Tangsi Lama. Oleh Datok diberitahukan ke Polsek Seruway.

Belakangan diketahui perempuan tersebut merupakan seorang janda empat anak. Janda tersebut berinisial LI (39) juga warga Desa Tangsi Lama.

Sementara IL, selain imam desa juga merupakan seorang pimpinan balai pengajian dan berstatus memiliki istri serta empat orang anak juga.

“Keduanya akhirnya dinikahkan dengan mas kawin uang tunai sebesar Rp. 200 ribu. Sanksi adatnya IL diberhentikan dari imam dan tidak diperbolehkan tinggal di desa itu lagi,” ungkap Iptu Untung.

Masyarakat berharap kedepan tidak ada lagi kasus serupa yang membuat malu masyarakat, dan berharap kepada kedua tidak mengulangi perbuatanya dan menjadi efek jera .(SD)

IKNR Siak Apresiasi Disduk Nias Barat Dalam Pengurusan Data Kependudukan Warga Kurang Mampu.

IMG-20210206-WA0009.jpg

SIAK. Benuanews.com – Saat ini pemanfaatan data kependudukan untuk semua keperluan baik di pemerintahan maupun di lembaga sudah semakin meningkat. Namun disamping itu juga, permasalahan kepemilikan dokumen kependudukan masih belum dianggap penting bagi sebagian masyarakat diseluruh pelosok tanah air dan hal ini perlu menjadi perhatian bersama, selain untuk menjamin hak-hak sebagai warga negara juga dibutuhkan untuk pemutakhiran data kependudukan, dalam rangka tersedianya data kependudukan yang valid.

Pentingnya dokumen kependudukan dalam berbagai hal sangat berpengaruh bagi masyarakat. Seperti halnya salah satu warga Siak asal Nias Fatudodo Waruwu yang berdomisili di Kampung Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak – Riau yang dimana istrinya Usomani Lase selama ini menderita penyakit katarak dan berhubung keluarga kurang mampu maka terkendala untuk melakukan perobatan ke RS. Jika pun berobat melalui Jamkesda terkendala dengan data kependudukan yang belum pernah terbit.

Fotudodo Waruwu dan Usomani Lese merupakan warga Siak asal Nias yang tidak pernah memiliki dokumen kependudukan dan merupakan keluarga kurang mampu dengan pekerjaan sang suami sebagai BHL dan istri tidak bisa bekerja berhubung mengalami penyakit katarak.

Untuk diketahui sebelumnya Fotudodo Waruwu dan Usomoni Lase pernah ikut perekaman E-Ktp yang dilaksanakan Disdukcapil Nias Barat di Riau sekitar 2 tahun yang lalu bersama masyarakat Siak asal Nias yang difasilitasi oleh organisasi masyarakat Nias yang ada di Riau. Perekaman E-ktp itu sebagian sudah terealisasi pengiriman data pindah dari Disdukcapil Nias Barat untuk dijadikan KK, KTP di Disdukcapil masing – masing di Riau dan masih banyak juga yang terkendala pengiriman data pindah warga dipindahkan ke Siak berhubung tenaga dan waktu pekerja Disdukcapil Nias Barat tidak memadai.

Pemindahan data kependudukan masyarakat Siak asal Nias dari Nias Barat ke Kabupaten Siak, Jajaran pengurus Dpd Iknr Siak tetap melakukan upaya untuk bekerjasama dengan Disdukcapil Kabupaten Siak melaui audensi dan silahturahmi dengan Kadis Capil Siak berapa waktu lalu dan juga kordinasi dengan Disdukcapil Nias Barat sehingga beberapa keluarga masyarakat Nias yang berdomisili di Siak bisa terbantu. Hal itu disampaikan ketua Dpd Iknr Siak Nitema Mendrofa, ST, M.Pd kepada awak media, Jumaat ( 05/02/21 ) di Tualang. ” Ya. Sesuai hasil audensi kita berapa bulan lalu dengan Kadisdukcapil Kabupaten Siak dari Iknr Siak dan kita tindaklajuti ke Kadisdukcapil Nias Barat. Atas kerjasama yang baik sehingga masyarakat kita yang kurang mampu terkendala pengurusana surat pindah dan dokumen KK dan Ktp ke kantor kepndudukan Siak bisa terbantu tanpa harus Ybs datang langsung, apalagi kondisi keluarga Usomani Lase kurang mampu dan mengalami penyakit katarak “.

” Kita juga berterimakasih kepada pihak Disdukcapil Siak terlebih pak Kadis Capil Siak pak Hasmizal yang telah membantu mempermudah proses ini kiranya kedepan semakin terjalin komunikasi dan kerjaama yang baik membantu masyarakat kurang mampu. ” Ujarnya

Nitema juga berharap agar masyarak Siak asal Nias tetap bersabar. ” Bagi masyarakat kita Siak asal Nias yang telah ikut perekaman melalui Disdukcapil Nias Barat supaya tetap bersabar dan kita akan tetap berusaha hingga permasalahan ini bisa selesai secepatnya dan warga bisa mempunyai dokumen kependudukan ” Tutupnya.

Penyerahan dokumen kependudukan berupa KK dan KTP itu diwakili Sekretaris DPD IKNR Siak Optonica Zega, Ketua Pemuda Yustinus Hulu dan Pdt. Yanu Zai. Fotudodo Waruwu bersama istri Usomani Lase kepada awak media menyampaukan ucapan teeimakasih yang luar biasa. ” Kami sangat senang atas bantuan para orang tua kami yang telah dan sangat membantu kami sehingga sekarang ini kami bisa mempunya Dokumen kependudukan KK dan KTp. Terimakasih buat Iknr, Buat Disdukcapil Siak dan jterimakasih juga buat Disdukcapil Nias Barat. Kiranya Tuhan yang membalas segala kebaikan. ” Ucapnya.
Agus/ Hulu.

Babinsa Himbau Warga Tak Ikut Ke Makam

IMG-20210206-WA0006.jpg

BOYOLALI (benuanews.com) — Babinsa Koramil 17 Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali Serma Agus Widodo beserta anggota Polsek Wonosegoro kawal pemakaman warga dengan prosedur protokol kesehatan bertempat di Makam Dukuh Karangploso Desa Gosono Kecamatan Wonosegoro. Jumat Malam (05/02).

Tugas sebagai Babinsa diwilayahnya tersebut dilakukan oleh Serma Agus Widodo bersama relawan maupun warga dengan membantu prosesi pemakaman jenazah almarhum S (69), yang meninggal karena sakit. Pelaksanaan pemakaman dilaksanakan secara protokol Covid-19 oleh petugas kesehatan dan relawan penanganan Covid-19 dibantu oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Dalam proses pemakaman juga disaksikan oleh keluarga.

Babinsa juga menekankan kepada warga yang berada disekitar makam yang ingin melaksanakan takziah agar menjaga jarak dan tetap memakai masker sesuai dengan himbauan pemerintah tentang prosedur pencegahan virus. selama pelaksanaan pemakaman berjalan dengan aman dan kondusif.
“ Warga yang takziah harap jaga jarak dan pakai masker selesai prosesi tidak usah ikut ke makam cukup mendoakan saja!” ujar Serma Agus kepada warga yang hadir.

Di tempat terpisah, Danramil 17 Wonosegoro Kapten Arh Iswadi Yusuf senantiasa mengingatkan kepada para anggotanya di lapangan, agar apabila melakukan pengawalan pemakaman jenazah tetap berhati-hati dan waspada, perhatikan 3M.

“Selesai melakukan pengawalan pemakaman agar anggota tersebut, mandi dan mengganti pakaian yang habis dipakai, sepatu dan alas sepatu agar di seterilkan dengan cairan disinfektan. Hal ini merupakan upaya menjaga diri, menjaga keluarga dan menjaga Satuan.” Pungkas Danramil.(Agus Kemplu)

scroll to top