Gubernur NTB berharap dengan UKW, akan lahir Wartawan yang berkompeten

IMG-20210220-WA0063-1.jpg

Mataram NTB (benuanews.com) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkielimansyah, mengungkapkan bahwa sertifikasi wartawan menjadi suatu keharusan yang dimiliki oleh setiap wartawan. Terlebih ditengah masyarakat yang dapat mengakses informasi secara personal melalui berbagai media yang tersedia.

“Satu hal yang luar biasa adalah UKW. Saya kira ini menjadi suatu hal yang kita perlukan, ketika semua orang dapat mengakses media secara personal sehingga memberikan informasi yang baik kepada masyarakat,” tutur Bang Zul sapaan akrabnya saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan Uji Kompetensi Wartawan yang berlangsung di Hotel Golden Palace, Sabtu (20/02).

Bang Zul juga berharap agar adanya UKW dapat melahirkan wartawan yang berkompeten yang dapat mewujudkan demokrasi yang lebih baik.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini kedepan kita punya jurnalis yang tidak diragukan lagi, sehingga kualitas demokrasi kita bisa lebih baik di masyarakat,” tuturnya.

Sebanyak 54 wartawan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diadakan PWI NTB bersama Dewan Pers dan Universitas Prof Dr Moestopo.

Ketua PWI NTB, Nasrudin mengungkap bahwa adanya UKW ini memberikan harapan kepada wartawan baik itu senior maupun Junior.

“Tercatat 54 wartawan dari 10 kabupaten/ kota. Ada yang sangat senior baru menyadari pentingnya UKW, ” ungkapnya.

Besar harapan keluarga besar PWI agar wartawan NTB dapat memiliki sertifikasi uji kompetensi yang dapat terus memberikan informasi terbaik kepada masyarakat.

“Wartawan di NTB semakin Gemilang, Produktif, bermanfaat dan memberdayakan, dan ini menjadi awal kebangkitan pers di NTB untuk semakin gemilang” ujar Nasruddin saat memberikan sambutan.

Sementara itu salah satu peserta yang mengikuti UKW, Yuyun Erma Kutari berharap agar dengan mengikuti UKW memberikan kemudahan dalam penulisan sehingga penyebaran informasi sudah sesuai kode etik jurnalistik.

“Banyak banget pelajaran yang didapatkan. Mulai dari teknik penulisan berita, merencanakan wawancara, mengetahui teknik wawancara dan lainnya,” ungkap Yuyun penuh semangat.(Adbravo)

Terungkap sudah Pembunuhan Pelajar SMPN Bernas Pangkalan Kerinci “Intan Aulia Sari

IMG-20210220-WA0109.jpg

PELALAWAN (benuanews.com) – Berkat kesigapan dan kerja keras satreskrim polres Pelalawan, korban pembunuhan pelajar SMPN Bernas, intan, 16 tahun, dapat terungkap. Remaja yang bernasib malang ini merupakan warga pangkalan kerinci, kabupaten Pelalawan, Riau.

Berita ini mencuri perhatian masyarakat, khususnya masyarakat pangkalan kerinci. Pasalnya sejak dinyatakan hilang warga pangkalan kerinci ini, kabupaten Pelalawan, Riau, berlanjut ditemukannya mayat intan pada hari Kamis, 11/02/2021 dilokasi, simpang Bunut km 03, sekitar pukul 13.30 wib, yang ternyata setelah diteliti, adalah siswi yang sebelumnya dikabarkan hilang.

Intan tidak kembali kerumahnya, setelah sebelumnya, ijin pergi ke sekolah untuk menyelesaikan tugas sekolah yang belum tuntas ( remedial) kesekolah , pada Senin, 08/02/2021. Sejak kepergian intan itu, intan tidak kembali kerumahnya sampai ditemukan telah menjadi mayat.

Hanya butuh waktu sekitar delapan hari, sejak ditemukan mayat intan pada Kamis 11/02/2021, satreskrim polres Pelalawan melalui kerja keras dari seluruh personelnya, berhasil mengungkap pelaku pembunuh intan, pada hari Jumat, 19)02/2021 sekitar jam 10 pagi di pangkalan kerinci.

Kapolres Pelalawan AKBP, Indra wijatmiko, melalui kasat Reskrim polres Pelalawan, dalam konferensi pers, Sabtu, 20/02/2021. AKP Ario damar, SH, kepada wartawan mengatakan, ” pelaku pembunuh anak masih dibawah umur, pelaku dapat kita tangkap, setelah kita melihat hasil cctv masyarakat, yang melihat korban turun dari mobil dan masuk kembali kedalam mobil yang ternyata mobil pelaku”, imbuhnya.

Ario damar juga mengutarakan, hasil pemeriksaan kepada pelaku, ” pelaku saat itu panik, saat mendengar korban meminta pertanggungjawaban kepada pelaku”.

Ditanyakan, pertanggungjawaban yang dimaksud korban kepada Pelaku, Ario mengatakan tidak dapat menjawab, karena katanya tidak ada pemeriksaan terhadap korban. ” Kami tidak dapat menjawab, karena tidak ada pemeriksaan terhadap korban”, sebutnya.

Kembali, Ario menjelaskan, bahwa pelaku seorang diri, “dalam pembunuhan ini, dilakukan seorang diri, dan kematian korban disebabkan dicekik oleh pelaku” terang Ario.

Mantan kasat Reskrim polres kepulauan Meranti ini juga mengemukakan, “antara pelaku dan korban sudah saling mengenal sebelumnya, tidak benar ada penculikan, seperti ada dalam pemberitaan sebelumnya” pungkasnya.

Sebelumnya, kasat Reskrim polres Pelalawan ini enggan menyebutkan inisial pelaku dan umur pelaku serta alamat pelaku, dikarenakan pelaku merupakan anak dibawah umur.

Informasi yang ditelusuri dari lingkup polres Pelalawan, pelaku berinisial (A), 17 tahun, warga pangkalan kerinci, kabupaten Pelalawan, Riau. (A.Sarumpaet)

PBB Medan Satria Turun Membantu Warga Korban Banjir di Kalibaru

IMG-20210220-WA0108.jpg

Kota Bekasi (Benuanews) — Banjir seakan menjadi musibah musiman yang sulit untuk di tangani, hampir tiap tahun ketika musim penghujan tiba kita seakan akan tak berdaya menghadapi datang nya banjir.

Dan salah satu wilayah yang menjadi korban banjir adalah Rawapasung Kalibaru, terpantau oleh kami banjir setinggi betis orang dewasa telah melumpuhkan kegiatan di sekitar daerah tersebut.

Beberapa warga tidak dapat melakukan aktifitas dan hanya biasa berlindung di rumah masing masing berharap ada yang bisa membantu mereka.

Setelah kami masuk menelusuri ke area pemukiman, kami melihat beberapa orang berpakaian merah sedang membantu warga untuk evakuasi dan memberikan makanan. Setelah kami mendekat, ternyata mereka dari organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Batak Bersatu(PBB) dari wilayah Medan Satria.

Kami langsung mengkonfirmasi hal tersebut kepada humas PAC Medan Satria melalui pesan singkat, “Iya, PBB Medan Satria sudah dari siang sudah berada di lokasi” Ujar Ricky Manullang. “Tim di pimpin langsung oleh ketua PAC Medan Satria bapak Lamhot Simamora”, “kami mendapat laporan dari anggota yang juga warga disana bahwa terjadi banjir dan kami langsung meluncur ke lokasi tersebut” lanjut Ricky

Dan kami sempat bertanya kepada warga bahwa “banjir kali ini tidak seperti tahun lalu, tahun lalu air tidak sampai masuk kerumah paling cuma depan jalan, tapi tahun ini naik” kata salah seorang warga.

Semoga kedepan pemerintah dan warga bisa bekerjasama agar tidak terjadi lagi kejadian serupa. Karena banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga kita sebagai warga. Terutama dalam menjaga kebersihan kali, agar air bisa mengalir lancar. (Rico)

Danramil 04/CK Kapten Edy Moerdoko turut serta mendonorkan Darah

IMG-20210220-WA0082.jpg

Jakarta (benuanews.com) – Kodim 0503/JB Korem 052/Wkr gandeng DKM Masjid Uswatun Hasanah melaksanakan Bakti Sosial Donor Darah di Jalan Daan Mogot KM 10, No.100 Pesing, Kel. Kedaung Kaliangke, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat. Sabtu (20/02/21).

Bakti sosial donor darah kali ini diikuti oleh pendonor darah sebanyak 100 orang, termasuk Danramil 04 Cengkareng, Kapten Cpl Edy Moerdoko sendiri yang juga turut mendonorkan darahnya.

Ditemui awak media, Danramil 04/CK Kapten Cpl Edy Moerdoko mengatakan, kami sengaja Berpartisipasi dalam Donor Darah untuk membantu ketersediaan Bank Darah PMI yang semakin sedikit.

“Keikut sertaan kami bersama para Babinsa dalam bakti sosial donor darah ini, merupakan wujud kepedulian terhadap sesama. Kami berharap kegiatan sosial ini akan terus berlangsung guna membantu dan meningkatkan semangat persaudaraan antar sesama.”ungkapnya.

Ia berharap agar warga juga dapat membantu saudara-sauadara kita yang saat ini membutuhkan darah dengan ikut serta mendonorkan darahnya.”Harap Kapten Moerdoko.

Selain Danramil 04/CK Kapten Cpl Edy Moerdoko, hadir pula Mayor Inf Missin MD, Pasi Intel Kodim 0503/JB, Bapak Keli Supriono Map, Lurah Kedaung Angke, Serma Suyanto bersama 4 Babinsa Koramil 04/CK, Bhabinkamtibmas Kel Kedaung Kaliangke, Bapak Warsito, Ketua DKM Masjid Uswatun Hasanah, Bapak Herman, Kasatpol PP Kelurahan Kedaung Kaliangke. (Gatot)

scroll to top