Polres Muaro Jambi Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Karhutla

IMG-20210303-WA0023.jpg

MUARO JAMBI.(Benuanews.com)- Dalam rangka Kesiapsiagaan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Hukum Polres Muaro Jambi , Kapolres AKBP. Ardiyanto SIK.MH memimpin Apel gelar pasukan bersama Forkopimda Kabupaten Muaro Jambi dilapangan Polres Muaro Jambi, Rabu 03/03/21.

Apel Kesiapsiagaan ini melibatkan ratusan Personil Gabungan terdiri dari TNI-POLRI, Basarnas, Bpbd, SatpolPP dan Damkar, Dishub, Dinas Kesehatan. Dan dipimpin langsung oleh Bupati Muaro Jambi
serta dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Muaro Jambi.

Dan dihadiri oleh,Dandim 0415 / BTH Sekda muaro jambi dan Forkopinda muaro jambi ,kepala OPD serta camat dan kades

Terkait Kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, maka sebanyak 325 Personil Polsek dan Jajaran Polres Muaro Jambi tni, bpbd, satpol pp, dishub diterjunkan untuk Antisipasi Karhutla.

Kapolres Muaro Jambi AKBP. Ardiyanto SIK.MH menjelaskan, kepada seluruh Perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Muaro Jambi baik itu Perkebunan, Pengelolahan hutan dan Perusahaan harus memiliki Alat perlengkapan atau sarana Kebakaran hutan dan Personil yang ditunjuk Khusus untuk menanggulangi Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), dan apabila terjadi Kebakaran dilahan Perusahaan maka merupakan tanggung jawab Perusahaan tersebut.

“Ditambahkan oleh Kasubag Humas AKP. AMRADI.SE Menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muaro Jambi untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karna besar kemungkinan terjadi polusi udara, serta terjadinya dampak negatif baik bagi masyarakat itu sendiri dan lingkungan.”Ucap nya.

(Eko)

Adilina Zega Kecewa Pelayanan BPJS Kesehatan.

IMG-20210303-WA0003-1.jpg

Siak (Benuanews com)
seorang tenaga kerja di perkebunan sawit koperasi Tani Timiangan Raya.
Desa.lubuk napal
kec.Ramba samo.
kab.Rokan hulu-Riau.yang bernama:Adilina.zega’
Tempat tanggal lahir:Hili Badalu 23/06/1978.
jenis kelamin.Perempuan.
alamat. Dusun Aur/Perumahan kebun sawit koperasi tani “timiangan raya.(Rokan hulu-Riau)
menderita penyakit Tumor ganas di bagian perut”dan telah ikut
peserta BPJS kesehatan.memita keadilan agar dia sembuh atas penyakit yang di deritanya pihak rmh sakit tdk melayani dengan baik”

Sesuai informasi yang di sampaikan pihak keluarga Adilina, zega lewat telepon dengan nomor(08136534xxxx) kepada jurnalis Benua news com.Siak-Riau”
menyampaikan bahwa ibunya yg bernama:
Adilina zega ” juni 2020 ibunya mengalami besar perut atau tumor ganas.lalu di bawa kerumah sakit terdekat.pihak rumah sakit tak sanggup melayani akibat keterbatasan peralatan’ Dan di rujuk ke Rumah sakit’A walbros Pekanbaru-Riau pada tanggal:26/06/2020. pihak rumah sakit menerima dan melakukan pertolongan dengan rawat inap selama 7(tujuh) hari.”Hari ke 8 pihak rumah sakit memanggil keluarga Adilina zega’ penyampaian bahwa pihak rmh sakit awalbros tak sanggup melayani di sini karna ibu ini harus di operasi”Alat operasi nya di sini tak ada.”maka Adilina zega.dirujuk ke RSUD ARIFIN ACHMAD. setelah sampai ke rumah sakit arifin Achmad Pekanbaru ‘ tidak langsung di layani dengan alasan menunggu antrian.
padahal pasien sudah gawat darurat.dan juga memiliki BPJS jaminan kesehatan’sesuai pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan’dan rawat darurat.
pihak keluarga Adelina zega.mencoba menunggu sambil menyewa kamar didekat rmh sakit ‘ menunggu antrian.setelah sampai 3 hari mereka tanyak gmn pak.kapan ibu saya di tangani.?” jawab staf rmh sakit”ibumu rawat jalan aja”jawab” pak”ibu saya lihat kondisinya”tolong rawat inap agar kami tak terbebani biaya sewa kamar” dan juga bisa di kontrol di setiap saat”Namun berbagai alasan di lontarkan pihak staf rumah sakit
ARIFIN ACHMAD

sesuai penyampaian pihak keluarga kepada Benua news com SIAK-RIAU.
sambil menangis meneteskan air mata.
merasa kecewa atas pelayanan pihak rumah sakit “kenapa ibu saya tidak dilayani rawat inap? saya kecewa.tiap bulan saya membayar iuran BPJS Kesehatan Rp.1.48.480. apa ini yang namanya keadilan?? kami tidak di layani dengan rawat inap.sehingga saya mengontrak kamar di samping rmh sakit Rp.1000.000/bulan.kami hanya di layani kontrol saja dua X seminggu jelasnya. Ditambah lagi kami ini sdh minjam uang di mana-mana”baik dari pihak koperasi.maupun sama tetangga.sdh hampir Rp.30 jt kami habis’ baik biaya kontrak kamar.”biaya makan”.saat ini seribu perak tak ada uang kami”bayar sewa kamar tidak punya” sehingga saya memutuskan untuk bawa pulang ibu saya kerumah di sampaikan dengan penuh kesal.”

perlindungan hukum terkait dengan peserta BPJS kesehatan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan pemerintah mengeluarkan Undang-Undang RI Nomor 24 Tahun 2011.”bahwa sistem jaminan sosial nasional merupakan program negara yang bertujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat; bahwa untuk mewujudkan tujuan sistem jaminan sosial nasional perlu dibentuk badan penyelenggara yang berbentuk badan hukum berdasarkan prinsip kegotongroyongan.
ketika Benua news com. bertanya?” gimana jika ibumu diterima pihak rumah sakit dan ditangani dgn rawat inap” apa kamu mau?? Jawabnya” sangat saya bersyukur jika para pihak membantu kami’ semoga bapak Bupati Rokan Hulu memperhatikan kami sebagai warganya” dan memberikan jalan keluar agar ibu saya bisa tertolong juga kepada pihak Dinas sosial dan juga Dinas kesehatan”kabupaten Rokan hulu agar bisa mengulurkan tangan membantu mendesak pihak rumah sakit agar ibu saya di tangani dengan baik agar bisa sembuh” dan juga harapan saya semoga perhatian khusus kepada Dewan Pengawas Beserta Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerja.
Siak.(Agus’zega/Lisa Giawa)

Ingatkan Pentingnya Persatuan, Rumah belajar Papua Hei Jayapura Gelar Lomba Kebhinekaan

IMG-20210302-WA0221.jpg

PAPUA,(benuanews.com) -Tumbuhkan kesadaran pada generasi penerus bangsa akan pentingnya persatuan bangsa dalam keberagaman suku yang ada di nusantara, Rumah Belajar Papua Hei Jayapura menggelar Lomba Kebhinekaan yang diikuti pemuda dan pemudi Papua di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI) Jayapura Papua.

Ketua Rumah Belajar Papua Hei cabang Jayapura Lidya Yohana Batubara mengatakan lomba yang berlangsung secara offline selama dua hari (Sabtu, 28/2 dan Minggu, 1/3) itu, untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya Papua, sekaligus menumbuhkan sikap toleransi, mencintai budaya suku-suku lain yang ada di Indonesia.

“Lomba ini juga merupakan aplikasi nyata bagi generasi muda Papua untuk dapat memahami bahwa perbedaan itu adalah kekuatan dan potensi yang dapat membawa bangsa Indonesia semakin kuat dan maju” ungkap Lidya, Selasa (3/2)

Selanjutnya, anak muda yang sehari-harinya bekerja sebagai staf di Badan Pusat Statistik Prov. Papua ini menjelaskan bahwa lomba mengambil tema “Bhineka Tunggal Ika” ibagi menjadi dua kategori yaitu Lomba mendongeng bagi siswa SMA dan lomba Mop untuk SMA dan mahasiswa. “Lomba mendongeng dan lomba Mop ini juga dilaksanakan secara virtual bagi peserta di luar Jayapura,” jelasnya.

Dalam lomba yang juga mempedomani protokol kesehatan pencegahan Covid-19 itu, keluar sebagai pemenang lomba kategori Cerita Mop adalah Juara I Lutmila Yamlean dari Univ. Cenderawasih, Juara II Irjalino Senggi dari SMAN 3 Jayapura, Juara III Ellia Tambuni dari SMKN 1 Sentani, Juara Harapan I Jupri Wally dari Stikes Sentani, Juara Harapan II Melvin Merineri dari Unipa Manokwari, Juara Harapan III Timotius Dimara dari SMA Lentera Harapan.

Sedangkan pemenang lomba kategori mendongeng Juara I Chaelsie R. Lolombulan dari SMA YPPK Teruna Bakti, Juara II Novy Andriani dari SMKN 1 Timika, Juara III Miftaqhul Jannah dari SMKN 2 Jayapura, Juara Harapan 1 Florencio Manupapami dari SMAN 5 Jayapura. Sebagai Juara Harapan II Heavenly Morin dari SMAN 3 Jayapura dan Juara Harapan III Esther Simbiak dari SMAN 5 Jayapura.

Hadiah yang diterima oleh peserta lomba baik Mop maupun mendongeng, masing-masing Juara I menerima uang Rp 2 juta, Juara II Rp 1,5 juta, Juara III memperoleh Rp 1 juta dan Juara harapan I, II dan III, masing-masing sebesar Rp.500 ribu.

Sementara itu, Diah Wahyuni, S.ST yang menjadi juri lomba menyampaikan apresiasi dan rasa kagumnya kepada Rumah Belajar Papua Hei yang merupakan kumpulan anak muda Papua yang cinta dan peduli terhadap pendidikan di Papua. “Saya juga bahagia melihat semangat peserta lomba mop dan dongeng adat. Semoga lomba-lomba semacam ini semakin banyak diadakan”, ucap ibu yang juga pengarang beberapa buku serta penulis yang cukup aktif di beberapa media massa Papua ini.(tim)

Danramil 04 Cengkareng Kapten Moerdoko melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

IMG-20210302-WA0145.jpg

Jakarta Barat (benuanews.com) – Dalam rangka mensukseskan Vaksinasi Nasional Covid-19 dalam menanggulangi Pandemi Covid-19, Komandan Koramil 04/CK Kapten CPL Edy Moerdoko menerima suntikan tahap pertama Vaksinasi Covid-19 di RS Ridwan Meuraksa, Jl. Taman Mini I No.4, RW.2, Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021) Pagi.

Setelah turut serta berupaya menanggulangi Pandemi Covid-19 sejak setahun lalu, Danramil 04/CK bersama seluruh personil TNI dan PNS Jajaran Kodim 0503/JB mendapat suntikan dosis pertama Vaksin Covid-19 sebagai wujud Tugas TNI dalam penanggulangan wabah Covid-19.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan penting dalam penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi. Sejak awal pandemi merebak, Danramil 04/CK bersama Babinsa telah terlibat aktif dalam menanggulangi wabah ini.

Mulai dari penyemprotan disinfektan di semua lingkungan, monitoring ABK WNI isolasi mandiri, PDMPK, PSBB, PPKM Berbasis Mikro serta Pengamanan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Tenaga medis maupun lansia dan juga terlibat langsung kegiatan Tracing Covid-19 di Wilayah Kecamatan Cengkareng.

Saat dikonfirmasi awak media terkait penyuntikan dosis pertama vaksinasi Covid-19 pada hari ini, Danramil 04/CK Kapten CPL Edy Moerdoko menjelaskan bahwa Proses Vaksinasi berjalan lancar dengan melalui beberapa tahapan mulai dari registrasi sampai pengecekan tensi hingga wawancara singkat tentang kondisi kesehatan yang pernah dialami sebelum nya oleh Tim Medis RS Ridwan Meuraksa, setelah dilakukan Vaksinasi dilanjutkan observasi selama 30 menit untuk mengetahui dampak yang di rasakan pada tubuh dan Alhamdulillah semua bisa dilewati dengan Aman dan tanpa ada keluhan Kesehatan apapun. Selanjutnya untuk Vaksinasi tahap kedua akan dilaksanakan pada tanggal 16 atau 17 Maret 2021.

“Tidak ada efek apapun yang dirasakan setelah Vaksinasi dan yang pasti kami merasa percaya diri selelah menerima Vaksinasi Covid-19 dan dalam melaksanakan tugas di lapangan ke depan tentunya tetap melaksanakan Protokol Kesehanan 5M”, Saat ini kegiatan Vaksinasi Personil Koramil 04 Cengkareng semuanya melaksanakan Vaksinasi Covid- 19 dibagi menjadi 2 Gelombang yaitu pagi dan siang bersama seluruh Personil Kodim 0503/JB. pungkas Danramil. (Tim)

scroll to top