Pangdam I/BB: Rekrutmen Calon Taruna Akmil… No Embel-Embel, Transparan dan Gratis

IMG-20210624-WA0035.jpg

Medan – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Pangdam I/ Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin menjamin seleksi calon Taruna (Catar) Akmil TNI AD dari sumber Spotting (SMU Unggulan) dan reguler berlangsung transparan dan gratis.

Hal itu disampaikan saat pengarahan Kasad kepada seluruh orang tua/wali Calon Taruna Akmil Gelombang I TA 2021 melalui Video Conference dari Balai Prajurit Makodam I/BB Medan, Rabu (24/6/2021).

Kasad memberikan nomor pengaduan kepada orang tua / wali siswa. Hal ini dilakukan agar transparansi seleksi prajurit TNI AD dapat berjalan selaras dengan tahapan-tahapan yang telah ditetapkan.

“Kami hanya ingin menjelaskan sekali lagi bahwa pendaftaran yang dilakukan oleh putra dari bapak ibu sekalian sama sekali tidak dibebankan kewajiban dalam bentuk apapun. Ikut seleksi menjadi Tentara TNI AD itu gratis,” kata Kasad.

Menurut Kasad, selaku pimpinan Angkatan Darat berusaha semaksimal mungkin untuk menyelenggarakan proses seleksi secara transparan, objektif, adil, tidak diskriminatif, akuntabel dan bebas dari KKN.

Sementara, Pangdam I/BB mengatakan bahwa TNI AD dalam proses rekruitmen mengedepankan transparansi. Sehingga dihimbau kepada seluruh orang tua atau wali calon siswa untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental para putra – putranya dengan baik. yang bagus lulus, nggak bagus nggak lulus,” kata Pangdam.

“TNI Angkatan Darat membutuhkan regenerasi yang baik, sehat secara fisik dan mental serta bermoral bagus sehingga generasi Angkatan Darat di masa depan akan lebih baik,” katanya. Tim

Tercium Penyalah Gunaan Anggaran Dana Desa (DD), Aliansi Masyarakat Pasuruan Berjuang Gelar Audensi Dengan Dinas Inspektorat

Polish_20210624_162924182.jpg
Pasuruan,- Terindikasi kuat adanya penyalah gunaan anggaran dana desa ( DD ) tahun 2020 yang menelan biaya kisaran sebesar Rp,191.000.000 terkait proyek pipanisasi yang ada di Desa Sekar Mojo Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Aliansi Masyarakat Pasuruan Berjuang gabungan dari lembaga Yayasan Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat Pasuruan (YK2MP) beserta Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) gelar audensi dengan dinas Inspektorat, Audensi berlangsung di kantor Dinas Inspektorat yang ber alamat Jl. Ir. H. Juanda, Kepel, Kecamatan Bugulkidul, Pasuruan-Jawa timur, Dalam Audensi dihadiri pak Wulan selaku inspektur pembantu, Bu Isti Selaku Auditor, Pak Dibyo selaku Sekretaris, dan pak Maulana, Selaku perwakilan Dinas Inspektorat, Dan juga dari Aliansi Masyarakat Pasuruan Berjuang. Kamis (24/6/21).Bermula dari adanya pengaduan masyarakat sekitar (DUMAS) terkait banyaknya kejanggalan pada proyek pipanisasi tersebut, Team Investigasi langsung diterjunkan kelapangan untuk mengcroscek dan mengumpulkan bukti – bukti guna sebagai dasar pengaduan.Tatok Ridiantono, S.M M.H selaku ketua DPD GMPK Kab Pasuruan dalam audensi menyampaikan ” Kami berharap Dinas Inspektorat Kabupaten Pasuruan agar segera sigap dan merespon perihal pengaduan lembaga kami, karena hasil survei lapangan team investigasi yang kami turunkan banyak hal ter indikasi adanaya penyalahgunaan anggaran desa (DD) tahun 2020 terkait proyek pipanisasi di desa Sekarmojo Kec Purwosari Kab Pasuruan tersebut”. Ucapnya.M Saiful selaku Ketua Umum YK2MP juga menambahkan ” kedatangan kami hari ini dalam rangka membawa aspirasi masyarakat dan jangan sampai nantinya dapat merugikan masyarakat luas karena anggaran tersebut di tujukan untuk proyek pipanisasi demi kesejahteraan masyarakat desa Sekarmojo Kec Purwosari Kab Pasuruan” ujarnya.Pak Wulan selaku Inspektur Pembantu, di Dinas INPEKTORAT Kab Pasuruan juga menambahkan ” saya sangat berterimakasih atas pengaduan dari lembaga Aliansi Masyarakat Pasuruan Berjuang setelah berkas – berkas semuanya sudah lengkap maka kita akan adakan audit, jadi mohon bisa bersabar.(Zainul)

Pemerintah Kabupaten Asahan Salurkan Buku Tabungan Dana Pinjaman Bergulir Bangkitkan UMKM

IMG-20210624-WA0009.jpg
Asahan, Sumatera Utara | BENUANEWS.COM –Pemerintah Kabupaten Asahan menyalurkan buku tabungan dana pinjaman bergulir untuk membangkitkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19. Penyaluran dana pinjaman bergulir tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan Drs. H. Witoyo, MM kepada 77 pelaku usaha mikro yang telah melalui verifikasi administrasi dan faktual oleh UPT pengelola dana pinjaman bergulir. Penyerahan tersebut dilaksanakan di aula kantor Kopdag Kabupaten Asahan, Kamis (24/06/21).Dalam sambutannya, Bupati Asahan yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan Drs. H. Witoyo, MM mengharapkan dana pinjaman bergulir tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerimanya khususnya dalam pengembangan usaha.“Dana pinjaman bergulir ditujukan untuk pengembangan usaha produktif, bukan untuk konsumtif, misalnya usaha kerajinan, usaha warung serba ada, usaha kuliner, produksi kue, bengkel, dan sebagainya. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 ini, saya berharap dana pinjaman bergulir ini dapat digunakan untuk pengembangan usaha, sehingga UMKM bisa bangkit,” tegas Witoyo.Lebih lanjut, Bupati berharap kepada seluruh pelaku usaha mikro agar dapat mempergunakan dana pinjaman bergulir ini dengan sebaik baiknya untuk pengembangan usahanya, dan mengembalikan dana pinjaman bergulir ini sesuai dengan jadwal jatuh tempo pinjamannya, karena dana tersebut akan digulirkan kembali kepada pelaku usaha mikro lain yang membutuhkannya, dan agar para pelaku bisa kembali mengajukan pinjaman bila sudah lunas pinjamannya.“Dana pinjaman bergulir bukan merupakan dana bantuan atau hibah, melainkan dana pinjaman yang bersumber dari APBD kabupaten asahan. yang tujuannya untuk membantu penguatan modal kepada pelaku usaha mikro dan koperasi, sehingga terwujudnya pengembangan dan kemandirian pelaku usaha mikro guna mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi daerah,” lanjutnya.Oleh karena itu, dana pinjaman bergulir wajib dikembalikan agar koperasi dan pelaku usaha mikro yang lain bisa juga menikmati manfaat dari dana bergulir pinjaman bergulir tersebut.Dalam acara penyerahan buku tabungan dana pinjaman bergulir kepada pelaku UMKM, Kepala UPT PDPB Dinas koperasi dan perdagangan Kabupaten Asahan Elvina Kartika Sari, SH, MH menyampaikan bahwa Dasar pelaksanaan program tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Asahan nomor : 30 tahun 2016 tanggal 9 desember 2016 tentang pembentukan unit pelaksana teknis pengelola dana pinjaman bergulir pada dinas koperasi dan perdagangan Kabupaten Asahan serta Peraturan Bupati Asahan nomor : 9 tahun 2018 tanggal 30 januari 2018 tentang tata cara pengelolaan dana pinjaman bergulir bagi koperasi, koperasi jasa keuangan syariah, baitul maal waat tamwil, lembaga keuangan mikro, dan usaha mikro yang bersumber dari APBD Kabupaten Asahan.Sementara itu, dana pinjaman bergulir yang direalisasikan pada hari ini digulirkan sebesar Rp. 620.000.000,- (enam ratus dua puluh juta rupiah) kepada 77 pelaku usaha mikro yang telah melalui verifikasi administrasi dan faktual oleh UPT pengelola dana pinjaman bergulir, dengan rincian kecamatan sebagai berikut:1. Kisaran Barat (7 orang) : Rp. 60.000.000,-2. Kisaran Timur (12 orang) : Rp. 105.000.000,-3. Air Batu (8 orang) : Rp. 90.000.000,-4. Air Joman (7 oramg) : Rp. 80.000.000,-5. Rawang panca arga (27 orang) : Rp. 165.000.000,-6. Pulo Bandring (3 orang) : Rp. 15.000.000,-7. Simpang empat (7 orang) : Rp. 50.000.000,-8. Tanjung balai (4 orang) : Rp. 25.000.000,-9. Silau Laut (1 orang) : Rp. 10.000.000,-10. Sei dadap (1 orang) : Rp. 20.000.000,-( A.Arman )

Jaring Bibit Atlet, Dindik Bojonegoro Gelar KOSN Tingkat SD dan SMP

Polish_20210624_153907904.jpg
Bojonegorokab.go.id – Sebagai langkah meningkatkan potensi dan penjaringan bakat siswa, Dinas Pendidikan (Dindik) Bojonegoro menggelar Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) tingkat SD dan SMP. Kompetisi ini di cabang olahraga silat dan karate.Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Bojonegoro Suyanto mengatakan tujuan KOSN untuk meningkatkan kompetensi anak di luar bidang akademiknya. Selain itu untuk menjaring perwakilan dari kabupaten untuk dikirim ditingkat provinsi.“Kompetisi ini juga untuk mengurangi aktifitas main gadget saat hari libur panjang sekolah,” ucapnya.Suyanto juga menambahkan untuk pertandinganya hanya 2 kategori, karena ini menindaklanjuti dari intruksi maupun petunjuk teknis (juknis) dari pusat, baik kementerian maupun provinsi yaitu pencak silat dan karate.“Untuk pelaksanaan KOSN dilaksanakan dua hari, hari pertama jenjang SMP, hari kedua jenjang SD,” ungkap Suyanto.Pelaksanaan KOSN sendiri digelar selama dua hari mulai tanggal 23 – 24 Juni di Aula SMT Model Terpadu Bojonegoro. Peserta KOSN diikuti 27 wilayah di Kabupaten Bojonegoro di jenjang SMP.“Kategori silat tingkat SMP diikuti oleh 21 peserta sedangkan kategori karate sebanyak 32 peserta. Sedangkan untuk hari ini jenjang SD kategori silat sebanyak 27 peserta untuk besok juga sama 27 peserta,” ujarnya.Suyanto berharap dengan adanya perlombaan seperti ini dapat menjaring bibit-bibit atlet silat maupun karate yang akan mewakili Kabupaten Bojonegoro ke tingkat nasional. Selain itu dapat terjalin komunikasi yang baik antara berbagai macam perkumpulan silat dan karate tersebut.(red)
scroll to top