Bidang Pengawasan, Pemkab Brebes Luncurkan Aplikasi SIAPbang

IMG-20210618-WA0027.jpg

Brebes – Untuk memperoleh hasil yang maksimal, tepat anggaran dan tepat waktu dalam proses pembangunan diperlukan pengawasan dari berbagai pihak utamanya pengawasan dari masyarakat. Untuk itu, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH meluncurkan Aplikasi Sistem Administrasi Pembangunan (SIAPbang) di Pendopo Bupati Brebes, Kamis (17/6).

Melalui Aplikasi SIAPbang menurutnya masyarakat bisa melihat pembangunan apa saja yang sedang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, nilai kontrak, masa pembangunan hingga progres yang telah dicapai. Sehingga ketika ada permasalahan yang dianggap menyalahi aturan, masyarakat bisa melaporkannya untuk segera diambil tindakan.

“Siapapun, boleh mengawasi program pembangunan yang dilaksanakan sejak pelaksanaan hingga selesainya suatu program,”tutur dia

Peluncuran aplikasi SIAPbang dilaksanakan di sela-sela Rapat kordinasi (Rakor) Pengendalian Oprasional Kegiatan (POK) yang dihadiri oleh Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Para Asisiten Sekda serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes.

Rakor POK, merupakan kegiatan rutin sebagai upaya pembinaan dan pengendalian agar tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran dalam proses pelaksanaan kegiatan pemerintahan. Selain mengevaluasi pelaksanaan kegiatan masing masing OPD juga untuk meningkatkan kordinasi antar OPD terkait dengan permasalahan serta upaya pemecahan masalah dalam pelaksanaan kegiatan.

Idza menandaskan, agar percepatan penyerapan anggaran dari SKPD seperti belanja barang dan jasa serta proses lelang dioptimalkan. Untuk lelang yang belum dilaksanakan harus secepatnya diselenggarakan.
Selain percepatan penyerapan anggaran, Bupati juga mengingatkan agar seluruh OPD membuat proposal kegiatan rencana kegiatan tahun 2022 yang ditujukan kepada Kementrian terkait.

Dengan tujuan, agar nantinya dapat memperoleh akselerasi pelaksanaan program Pemerintah Pusat serta mendapat dukungan penganggaran dari Pemerintah Pusat.
(DD)

FK-WM Kembali Rapat Pemantapan Sturuktur Kepengurusan.

IMG-20210618-WA0036.jpg
MELAWI, KALBAR (Benuanews.com)FK-WM (Forum Komunikasi Wartawan Melawi) kembali melakukan rapat pemantapan tahap 1(satu) setelah melakukan pembentukan pada tanggal 18 mei 2021 bulan lalu. Rapat pemantapan tahap 1 (satu) tersebut dihadiri dari berbagai kalangan baik media cetak maupun online pada hari kamis 17 mei 2021 di Desa Kenual Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.Tujuan rapat tersebut membahas visi misi dan tujuan dari terbentuknya FK-WM agar mampu Mewadahi dan menyalurkan aspirasi masyarakat dalam melahirkan, melaksanakan serta bermitra dengan berbagai kebijakan pemerintah dalam program peningkatan pemberdayaan Masyarakat dan FK-WM.Ikut serta memasyarakatkan (mensosialisasikan) kebijakan program pemerintah dalam pemberdayaan dan peran Masyarakat Kabupaten Melawi sesuai dengan pungsi dan tugas jurnalis yaitu informasi,Edukasi,Hiburan serta sosial kontrol/cek and balan tanpa melanggar kaidah azas praduga tak bersalah.Sebagai sentra pendidikan dan pelatihan, pengkajian, penelitian, serta Pemberdayaan Masyarakat, guna menciptakan SDM Masyarakat Kabupaten Melawi yang berwawasan luas.Lilik Hidayatullah selaku penerima mandat dari anggota sebagai ketua umum mengatakan, bahwa dirinya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan teman teman yang sudah memberikan amanah kepada saya untuk menakhodai Forum Komunikasi Wartawan Melawi selama 3 tahun kedepan.“Ini adalah tantangan dan tugas berat bagi saya pribadi selaku ketua umum”, yang mana saya harus merangkul teman teman satu profesi yang berbagai latar belakang serta bigron yang ada di forum ini ucapnya.“Lilik juga berharap kepada rekan rekan agar kita semua saling jaga dan saling koreksi”, jangan sampai Forum yang sudah kita bentuk bersama dengan pemikiran yang sama bubar di tengah perjalanan bahkan hanya berjalan di tempat terang Lilik.Penulis: Rabi 

Resmikan Vaksin Center, Kapolda Riau : Penanganan Covid-19 Harus Dikelola Dengan Benar.

FB_IMG_16243198446003770.jpg
Benua news.com – Pekan baru – Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi meresmikan Vaksin Center, sekaligus bersama Gubernur Riau Drs H Syamsuar dan Ketua DPRD H Yulisman S.Si melakukan peletakan batu pertama pembangunan tahap II Rumah Sakit Bhayangkara TK III Polda Riau di jalan Sudirman no 235 Kota Pekanbaru Kamis (17/06/2021)Hadir pada acara tersebut Forkopimda Riau, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Staf Ahli Kemenkes Republik Indonesia.Kabid Dokkes Polda Riau, Kombes Priyo Kuncoro mengatakan, Pembangunan RS Bahyangkara TK III dan Vaksin Center merupakan ide Kapolda Riau untuk mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat dan diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.“Anggaran bersumber dari dana BLU, kita kumpulkan/ ditabung dan dipakai untuk membangun Rumah Sakit Bhayangkara TK III dan Vaksin Center ini secara bertahap,”urainya.Kapolda Riau, Irjen Pol Agung mengisahkan saat dirinya ditanya oleh Kapolri dan Panglima TNI tentang penggunaan Polda lama dan dijawabnya untuk rumah sakit serta Vaksin Center.“Operasionalisasi Vaksin Center Rumah Sakit Bhayangkara TK III Polda Riau ini merupakan karya tim Dokkes yang diwariskan kepada kita semuanya untuk bisa dimanfaatkan,” ujar Agung mengawali sambutannya.Menurut Agung, pihaknya membangun Vaksin Center karena Covid 19 belum ada obatnya. Oleh karenanya, vaksinasi harus digiatkan agar masyarakat memiliki kekebalan, yang tidak hanya orang perorang tetapi kekebalan komunal. Vaksin Center Rumah Sakit Bhayangkara ini mampu melaksanakan vaksinasi kepada 117 orang dalam sekali waktu.“Kekebalan komunal yang kita harapkan mampu mencegah penularan dan menimalisir serta dapat mengendalikan penularan covid-19, yang saat ini penularannya di Provinsi Riau sudah menurun.  Ini harus dipertahankan dan harus kita kelola dengan benar,” sambungnya.Agung berharap sarana vasilitas yang ada bisa menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat Riau.“Kedepan tempat ini bukan hanya ntuk pelayanan vaksin saja, namun juga pelayanan kesehatan lainnya, mohon dukungan semua pihak agar rumah sakit ini bisa benar benar melayani masyarakat dan bisa menyembuhkan serta membuat kita sehat dalam meningkatkan produktifitas provinsi Riau,”harapnya.Gubernur Syamsuar atas nama pemerintah provinsi Riau menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Riau yang dinilai sangat peduli dengan membangun dan mengoperasionalkan Vaksin Center RS Bhayangkara.“Kita berharap kedepan dengan beroperasinya Vaksin Center RS Bhayangkara Polda Riau ini dapat menambahkan jumlah capaian vaksinasi masyarakat di Provinsi Riau yang ini sangat membutuhkan layanan vaksinasi seiring dengan tingginya tingkat kesadaran masyarakat untuk melaksanakan vaksin. Pemerintah Provinsi bersama Polda Riau dan juga stakeholder di daerah terus berupaya bersinergi dalam memberantas penyebaran wabah pandemi ini. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara gencar dilaksanakan serta harus tetap diiringi disiplin menerapkan 4 M dan melanjutkan upaya 3 T, (Tracing, Testing dan Treatment). Semoga keberadaan Vaksin Center ini dapat memberikan pelayanan dengan baik dan nyaman, sehingga penanganan pandemi Covid-19 ini bisa tuntas dan hilang dari Provinsi Riau,” papar Syamsuar.Staf Ahli Kementrian Kesehatan yang turut hadir menyampaikan apresiasinya kepada Kapolda Riau yang membangun vasilitas Baksin Center.“Ini menandakan bahwa Riau siap mencapai akselerasi yang telah di tetapkan oleh presiden. Mari publikasikan vaksin center yang ada di provinsi Riau agar masyarakat mau melaksanakan kegiatan vaksinasi guna untuk menimalisir penularan covid-19,”ajaknya. (hms’polri/Lz,giawa)

Kapolres Muaro Jambi Tinjau Kesiapan Kampung Tangguh PPKM Mikro di Desa Pematang Jering

IMG-20210618-WA0023.jpg

JAMBI.(Benuanews.com)-Kepala Kepolisian Resor Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja, S.I.K, hari ini Jum’at (18/06/2021) gerak cepat, meninjau secara langsung kesiapan Kampung Tangguh PPKM berskala Mikro yang berada di Desa Pematang Jering, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja, S.I.K, menyampaikan bahwa secara Nasional Kabupaten Muaro jambi masuk ke dalam zona merah Covid-19. Maka dari itu, dirinya secara langsung mengecek seluruh fasilitas yang ada di Kampung Tangguh, Desa Pematang Jering sesuai dengan intruksi dari Menteri Dalam Negeri, tentang PPKM berksala mikro.

“ Jadi kunjungan saya kesini, adalah untuk melihat dan mengecek seuruh fasilitas yang ada, apakah telah sesuai dengan Intruksi yang telah diberikan oleh Menteri Dalam Negeri”, ucapnya.

Selain itu Orang Nomor Satu di Polres Muaro Jambi ini, juga menjelaskan PPKM berskala mikro di Desa Pematang Jering telah berjalan dengan baik.

Karena dipintu masuk desa terdapat penjaga yang menanyakan tujuan orang dari luar, tidak hanya itu bagi orang luar atau yang dari luar daerah juga di cek suhu tubuhnya, apabila tidak terdapat indikasi terjangkit Covid-19 dipersilahkan untuk  masuk.

Dari segi ketahanan pangan, Desa Pematang Jering juga berjalan cukup baik. Setiap masyarakat berkebun menanam sayur mayur dan beternak ikan untuk membantu perkembangan ekonomi dan kelangsungan hidup.

Namun, kendalanya disini kita kekurangan tenaga kesehatan (nakes) yang bisa mengambil sampel untuk pelaksanaan Rapid Test Antigen.

“ Nanti akan kita usulkan pada rapat. Agar ada disetiap desa pelatihan untuk nakes agar bisa mengambil sampel Rapid Test atau Antigen,” jelas AKBP Yuyan Priatmaja, S.I.K.

Di Desa Pematang Jering  ini juga terdapat ruang isolasi mandiri yang telah disiapkan oleh masyarakat, untuk mengantisipasi apabila ada yang terjangkit Covid-19.

“ Disuatu wilayah yang disebut zona merah Covid-19 itu dalam satu RT terdapat lebih dari 5 rumah yang terjangkit Positif Covid-19. Alhamdulillah di Desa Pematang Jering ini tidak ada yang terkonfirmasi Positif Covid-19 berkat berjalan dengan baiknya program Desa Kampung Tangguh PPKM berksala mikro,” tegasnya.

Mantan Kasubdit Satu Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi ini juga mengatakan untuk Kabupaten Muaro Jambi sendiri, penerapan Kampung Tangguh PPKM berskala mikro baru terdapat pada dua kecamatan yakni Kecamatan Jaluko dan Kumpeh Ulu.

“ Sesuai dengan arahan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Bapak Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, S.I.K, bahwa nanti setiap PPKM berksala mikro akan kita laksanakan pengecekan kesiapan nya”, tutur Kapolres.

Saya berharap penerapan Kampung Tangguh PPKM berskala mikro ini dapat berjalan dengan baik di setiap Desa khususnya yang berada dalam Kabupaten Muaro Jambi. Apabila ada kekurangan fasilitas agar segera melengkapinya, agar kita dapat bersama-sama bersinergis dalam mencegah, mengantisipasi dan memutus, sekaligus menekan angka daripada penyebaran Pandemi Covid-19.

“ Mudah mudahan kedepan ada perbaikan yang bisa ditingkatkan lagi untuk kampung tangguh PPKM berksala mikro ini,” tutup Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja.(*/Eko)

scroll to top