DPC PKNR Minas Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Persaudaraan dan Lestarikan Budaya Nias

IMG-20260628-WA0180.jpg

Siak – Benua news com – 28 Juni 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Keluarga Nias Riau (PKNR) Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum DPP PKNR Riau, Herman Zai, didampingi Ketua DPD PKNR Kabupaten Siak, Optonica Zega, pada Minggu (28/6/2026) di Jalan Yos Sudarso KM 30, Minas Barat.

Pengurus inti yang dilantik terdiri atas Duhu Jatulo Lase sebagai Ketua, Peni Agus Zebua sebagai Sekretaris, dan Yasari Zebua sebagai Bendahara.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh masyarakat serta Ketua PAC GRIB Jaya Kecamatan Minas, Imanuel Ginting. Suasana semakin semarak dengan prosesi adat penyerahan sirih dan pertunjukan seni bela diri tradisional Nias, Sile Ono Niha, sebagai simbol pelestarian budaya leluhur.

Dalam pelaksanaan kegiatan, panitia mencatat tidak adanya kehadiran perwakilan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika), baik dari Pemerintah Kecamatan, Polsek maupun Koramil 03/Minas. Padahal, undangan telah disampaikan sebelumnya.

Ketua DPD PKNR Kabupaten Siak, Optonica Zega, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi dari Camat Minas yang menyampaikan permohonan maaf karena berhalangan hadir akibat menghadiri kegiatan MTQ Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi.

Meski demikian, Optonica mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk tetap fokus menjalankan amanah organisasi.

“Mulai hari ini Bapak dan Ibu memiliki tanggung jawab melayani masyarakat Nias di Kecamatan Minas. PKNR bukan organisasi yang mengedepankan kekerasan, tetapi organisasi yang menjunjung persaudaraan, kebersamaan, serta menghormati adat dan budaya daerah tempat kita tinggal. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKNR Minas, Duhu Jatulo Lase, menyatakan bahwa amanah yang diterimanya merupakan tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang semakin solid dan bermanfaat.

“Kepercayaan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah untuk mempererat tali persaudaraan, menjaga nilai-nilai budaya Nias, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk meninggalkan perbedaan yang dapat menghambat kemajuan organisasi.

“Mari bergandengan tangan, saling mendukung, dan bersama-sama membangun PKNR yang semakin solid, bermartabat, serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Sekretaris Umum DPP PKNR Riau, Herman Zai, dalam arahannya berharap PKNR menjadi wadah yang mampu memberikan rasa kebersamaan bagi seluruh masyarakat Nias di perantauan.

“Jadikan PKNR sebagai rumah kedua bagi masyarakat Nias, tempat untuk saling mendukung, saling menguatkan, dan menjaga persaudaraan,” pesannya.

Ia juga menjelaskan bahwa tujuan utama PKNR adalah menjadi wadah pemersatu masyarakat Nias di Provinsi Riau sekaligus menjaga identitas budaya dan mempererat hubungan kekeluargaan.

Pada kesempatan tersebut, Herman Zai turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode 2022–2026 atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membesarkan organisasi.

PKNR sendiri memiliki sejarah panjang di Provinsi Riau. Organisasi ini berawal dari Ikatan Keluarga Nias (IKANIS) pada tahun 1972, kemudian berkembang menjadi IMAN, IKMN pada 1980, selanjutnya dideklarasikan sebagai Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR) pada 10 Oktober 2004. Menyesuaikan regulasi yang berlaku, pada 28 November 2020 organisasi ini resmi berganti nama menjadi Perkumpulan Keluarga Nias Riau (PKNR) dan telah memiliki legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Rangkaian pelantikan berlangsung tertib, penuh semangat persaudaraan, serta ditutup dengan suasana kekeluargaan yang mencerminkan komitmen PKNR untuk terus menjadi organisasi yang menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Nias di Kabupaten Siak.

Agus zega.

scroll to top