Takalar.Benuanews.com
Pemerintah Kabupaten Takalar terus mendorong pemerataan pembangunan, khususnya dalam memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan. Komitmen tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kecamatan Kepulauan Tanakeke oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, di Dusun Batu Ampar, Desa Macinibaji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Rabu (2/9/2026).
Pembangunan kantor kecamatan ini menjadi langkah strategis Pemkab Takalar untuk menghadirkan pelayanan pemerintahan yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Hal tersebut dinilai semakin penting bagi Kecamatan Kepulauan Tanakeke yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan dengan tantangan akses dan transportasi laut.
Selama ini, masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi pemerintahan harus mempertimbangkan jarak tempuh, waktu perjalanan, serta kondisi transportasi laut. Dengan hadirnya kantor kecamatan di wilayah Tanakeke, akses terhadap berbagai layanan pemerintahan diharapkan menjadi lebih dekat dan efisien.
Bupati Takalar dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pembangunan fasilitas pemerintahan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperpendek rentang kendali pemerintahan dan memastikan pelayanan publik dapat dirasakan secara merata.
“Laut boleh memisahkan wilayah, tetapi tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintah yang layak,” demikian pesan yang mengemuka dalam momentum pembangunan Kantor Kecamatan Kepulauan Tanakeke.
Menurut Bupati Daeng Manye, masyarakat yang berada di wilayah daratan maupun kepulauan mempunyai hak yang sama dalam memperoleh pelayanan pemerintahan. Karena itu, pembangunan infrastruktur pemerintahan harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan.
Pembangunan Kantor Kecamatan Kepulauan Tanakeke nantinya diharapkan menjadi pusat pelayanan administrasi sekaligus ruang koordinasi yang lebih efektif antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat.