Bentengi Generasi Muda, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Edukasi Bahaya Narkoba di SMKS Muhammadiyah 3

1784204151337.jpg

Labuhanbatu Utara | Benuanews.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu terus berkomitmen mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Kali ini, aparat kepolisian menyasar para peserta didik baru dalam kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) serta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKS Muhammadiyah 3 Aek Kanopan, Jalan KH Ahmad Dahlan No. 16, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula COE SMKS Muhammadiyah 3 tersebut dipimpin langsung oleh Kaur Bin Ops (KBO) Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, Iptu R. Damanik. Langkah preventif ini merupakan bagian dari misi besar kepolisian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan sepenuhnya bebas dari jerat narkotika.

Dalam arahannya, Iptu R. Damanik menegaskan bahwa pelajar merupakan aset sekaligus generasi penerus bangsa yang harus dilindungi kesehatannya dari ancaman narkoba sejak dini.

“Kalian adalah generasi yang akan menentukan masa depan bangsa ini. Jangan pernah sekali-kali mencoba narkotika dalam bentuk apa pun. Jadilah pelopor kebaikan yang mampu mengajak teman-teman sebaya untuk hidup sehat, fokus berprestasi, dan bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba,” tegas Iptu R. Damanik di hadapan ratusan siswa.

Selama sosialisasi, para siswa baru diberikan pemahaman mendalam mengenai ciri-ciri fisik narkotika, jenis-jenis zat terlarang yang kerap beredar di masyarakat, hingga berbagai modus operandi para bandar yang sering kali menyasar kalangan remaja. Tidak hanya itu, kepolisian juga mengupas tuntas dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental, kerusakan prestasi akademik, sanksi sosial, hingga ancaman pidana berat sesuai undang-undang yang berlaku.

Suasana penyuluhan berjalan sangat interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan kritis dalam sesi tanya jawab, mulai dari aspek hukum, rehabilitasi, hingga langkah konkret jika mendapati adanya indikasi peredaran gelap narkoba di sekitar mereka.

Apresiasi tinggi pun datang dari Kepala SMKS Muhammadiyah 3 Aek Kanopan, Rudi Aspizar, S.T. Pihaknya sangat berterima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Polres Labuhanbatu, khususnya jajaran Satresnarkoba.

“Atas nama keluarga besar SMKS Muhammadiyah 3, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satresnarkoba Polres Labuhanbatu. Penyuluhan ini sangat penting bagi institusi pendidikan sebagai benteng pertahanan pertama para siswa. Kami berharap sinergi ini terus terjalin erat agar proses belajar mengajar berjalan kondusif demi masa depan siswa yang cemerlang,” ujar Rudi Aspizar.

Di akhir acara, komitmen bersama tersebut diperkuat dengan pembacaan deklarasi bersama bertajuk “Pelajar Hebat Tanpa Narkoba” oleh seluruh peserta yang hadir. Melalui kolaborasi kuat antara kepolisian dan dunia pendidikan ini, para siswa baru diharapkan tidak hanya sekadar paham, namun juga mampu menjadi agen perubahan (agent of change) di lingkungan keluarga maupun pertemanan mereka sehari-hari. (*)

scroll to top