Aspirasi Petani Mudung Didorong ke Pusat, Wiranto-Jurjani Kawal Rehabilitasi Sawah dan Irigasi

1002500447.webp

MUARO JAMBI – Aspirasi petani Desa Mudung, Muaro Jambi, mulai menemukan titik terang. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi Wiranto dan Jurjani turun langsung membawa kebutuhan kelompok tani ke Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementerian Pertanian RI di Jakarta.

Dua kebutuhan utama petani Mudung menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut, yakni rehabilitasi sawah dan bantuan irigasi perpompaan. Usulan itu mendapat respons positif dari pemerintah pusat dan telah masuk dalam daftar prioritas bantuan Ditjen LIP Kementerian Pertanian.

Persoalan air menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petani Desa Mudung. Selama ini, lahan persawahan masih sangat bergantung pada curah hujan. Ketika kemarau berkepanjangan terjadi, pasokan air berkurang dan risiko gagal panen ikut meningkat.

Wiranto menegaskan, rehabilitasi sawah harus dibarengi dengan kepastian sumber air. Sebab, perbaikan lahan tanpa dukungan irigasi dinilai belum cukup untuk mendorong produktivitas pertanian.

“Irigasi adalah nyawa sawah. Tanpa air, rehabilitasi sawah tidak akan memberikan hasil maksimal. Petani Mudung membutuhkan kepastian ketersediaan air,” tegas Wiranto, Jumat (3/7/2026).

Karena itu, bantuan irigasi perpompaan dinilai menjadi salah satu solusi untuk menjaga pasokan air ketika curah hujan rendah. Sistem tersebut diharapkan dapat memanfaatkan sumber air yang tersedia, baik dari sungai maupun sumur bor, sesuai hasil kajian teknis di lapangan.

Jurjani menyambut positif respons pemerintah pusat terhadap aspirasi yang dibawa dari Desa Mudung. Menurutnya, masuknya usulan tersebut dalam daftar prioritas bantuan menjadi kabar baik bagi para petani.

“Alhamdulillah, suara petani Mudung didengar langsung oleh pemerintah pusat. Ini menjadi harapan baru bagi petani agar produksi pertanian kembali meningkat,” ujar Jurjani.

Namun, Wiranto mengingatkan perjuangan tersebut belum selesai. Masuknya program dalam daftar prioritas bukan berarti seluruh pekerjaan telah tuntas.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi diminta segera melengkapi persyaratan administrasi dan teknis yang diperlukan agar usulan tersebut dapat berlanjut ke tahap realisasi.

DPRD Muaro Jambi, kata Wiranto, akan terus mengawal proses tersebut agar kebutuhan petani tidak berhenti pada tahap pengajuan.

“Kami di DPRD akan terus mengawal hingga pompa benar-benar terpasang dan sawah kembali hijau. Jangan sampai bantuan yang sudah masuk prioritas pusat justru mandek di meja,” pungkasnya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, petani Desa Mudung kini menaruh harapan agar persoalan pengairan yang selama ini menjadi kendala dapat segera teratasi. Rehabilitasi sawah yang dibarengi dengan penguatan irigasi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Muaro Jambi.

scroll to top