Way Kanan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 24.34521 Bumi Ratu (Bedeng) dan SPBU 24.34523 Negeri Baru, Kabupaten Way Kanan, Lampung, dalam kondisi terjaga. Berdasarkan pemantauan pada Minggu (8/11) pukul 10.00 WIB, stok seluruh produk BBM di kedua SPBU tersebut tersedia dan penyaluran berlangsung normal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa Pertamina memahami ketidaknyamanan masyarakat akibat antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Untuk menjaga kelancaran pelayanan, Pertamina terus melakukan pemantauan stok dan optimalisasi pola distribusi, termasuk menjadwalkan tambahan pengiriman Pertalite dan Biosolar dengan total 48 ribu liter ke kedua SPBU tersebut pada hari yang sama.
“Kami memahami kondisi antrean yang terjadi dan terus berupaya menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Pemantauan stok dan pengaturan pengiriman BBM terus dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan agar ketersediaan pasokan tetap terjaga,” ujar Rusminto.
Dalam pengaturan antrean, Pertamina berkoordinasi dengan pengelola SPBU melalui penempatan petugas marshal untuk mengatur kendaraan dalam satu jalur. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Way Kanan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan di sekitar SPBU.
Terkait dugaan pembelian BBM secara berulang, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengawasan melalui pemeriksaan data transaksi digital dan rekaman CCTV SPBU. Pengawasan juga dilakukan bersama pemerintah daerah melalui personel Satpol PP, termasuk pencocokan STNK dan QR Code kendaraan sesuai Instruksi Gubernur Lampung Nomor 06 Tahun 2026. Apabila ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil pemeriksaan, Pertamina akan melakukan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk penerapan sanksi kepada lembaga penyalur maupun pemblokiran QR Code dan nomor polisi kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pengelola SPBU untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM serta memastikan distribusinya sesuai ketentuan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya serta tidak melakukan pembelian berulang yang melanggar ketentuan,” tambah Rusminto.
Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kelancaran pelayanan di SPBU. Apabila membutuhkan informasi atau menemukan indikasi penyalahgunaan BBM, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135. (Sarnubi)