Tanggap Darurat Galodo Solok: Yatibersa Hadir Bawa 105 Paket Sembako & Obat ke Gunung Talang

IMG-20260927-WA0051.jpg

SOLOK,(π˜½π™šπ™£π™ͺπ™–π™£π™šπ™¬π™¨.π™˜π™€π™’)-Bencana galodo atau banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok, Sumatera Barat, menyisakan duka sekaligus kebutuhan mendesak warga. Menjawab keadaan itu, Yayasan Tiga Belas Bersaudara (Yatibersa) turun langsung ke lokasi bencana pada Ahad, 27 September 2026, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak paling parah.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB, menyasar dua nagari di Kecamatan Gunung Talang: Nagari Koto Gaek Jorong Sukarami dan Nagari Batang Barus (Jorong Kayu Aro). Rombongan dipimpin langsung Ketua Pembina Yatibersa, H. Musa, SH, MH, didampingi Perwakilan Yatibersa Sumbar Zulkardiman, SH, MH, serta Koordinator Lapangan Ridwan Syamza, SH, MH. Turut hadir tokoh agama dari Saniang Baka, Solok, Buya Beny.

Sebanyak 105 paket bantuan disiapkan khusus untuk memenuhi kebutuhan dapur sekaligus kesehatan warga. Isinya lengkap: beras, minyak goreng, gula, telur, air minum, makanan kaleng, mi instan, susu, biskuit, hingga lima jenis obat yang paling dibutuhkan di lapangan.

Dalam sambutannya, H. Musa mengajak warga tetap tabah dan menguatkan hati.
“Musibah ini ujian dari Allah SWT, pengingat agar kita makin beriman dan bertakwa. Tetaplah tegar Allah tidak memberi ujian melebihi kekuatan hamba Nya,” ucapnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga alam agar bencana tidak terulang.
“Jangan menebang hutan sembarangan, buang sampah pada tempatnya, dan jaga kebersihan lingkungan secara gotong royong. Keseimbangan alam adalah pertahanan kita bersama,” tegasnya.

Kehadiran Yatibersa disambut hangat oleh Kepala Jorong Sukarami, Bapak Amral.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada Yatibersa. Bantuan ini sungguh meringankan beban kami. Kami mendoakan seluruh donatur di mana pun berada semoga sehat selalu dan rezeki senantiasa diberkahi,” ungkapnya tulus.

Puncak acara berlangsung pukul 09.00 WIB dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga, lalu dibagikan kepada seluruh penerima secara tertib dan bergilir.

Salah satu warga yang menerima bantuan tak sanggup menahan haru.
“Terima kasih Yatibersa, terima kasih para dermawan. Di saat kami kesulitan, kalian hadir. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya pelan namun penuh syukur.

Sebelum acara ditutup dengan doa bersama,H. Musa menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya.
“Terima kasih kepada seluruh donatur dan panitia. Kehadiran kami di sini adalah wujud persaudaraan satu hati, satu tujuan, meringankan beban sesama. Semoga setiap kebaikan yang tumpah menjadi cahaya yang melindungi kita semua.

Β 

scroll to top