Randuagung-Lumajang,BenuaNews.com -Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Tani Lumajang kembali menggelar aksi reklaiming atau pendudukan kembali lahan di wilayah Sumbertumpuk, areal HGU PT Kalijeruk Baru, Sabtu pagi 26/9/2026.
Terlihat ratusan petani laki-laki dan perempuan berjejer di jalan desa menuju lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Mereka membawa peralatan pertanian dan terlihat menunggu arahan dari koordinator aksi.
Koordinator aksi, Bapak Muhammad Munif, yang juga Ketua Panitia Kongres Serikat Tani Lumajang, memberikan arahan teknis sebelum massa bergerak masuk ke lokasi reklaiming ke-9.
Munif menegaskan bahwa aksi reklaiming ini adalah bentuk perjuangan konstitusional petani untuk merebut kembali tanah-tanah yang selama ini dikuasai HGU PT Kalijeruk Baru namun sudah habis masa berlakunya dan merupakan tanah garapan turun-temurun petani Sumbertumpuk.
“Reklaiming ke-9 ini adalah kelanjutan dari perjuangan panjang petani Sumbertumpuk. Kita hanya ingin kembali menggarap tanah leluhur kita yang dirampas HGU,” ujar Munif dalam arahannya di hadapan massa.
Aksi kali ini berlangsung tertib dan damai. Para petani yang didominasi ibu-ibu terlihat antusias meski harus berpanas-panas di pinggir jalan kebun. Aparat keamanan tidak terlihat di lokasi awal, massa berkumpul secara swadaya.
Reklaiming di Sumbertumpuk Kalipenggung sendiri merupakan salah satu konflik agraria menahun di Lumajang antara petani penggarap dengan PT Kalijeruk Baru yang belum menemui titik temu hingga adanya janji Reforma Agraria dalam Asta Cita pemerintahan Prabowo.
Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di sekitar lokasi dan akan melakukan penanaman bersama di atas lahan yang direklaiming sebagai simbol kedaulatan petani atas tanah.