LUWU UTARA-Benuanews.com-Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Generik SMAN 4 Luwu Utara resmi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PIK-R Angkatan IV serta Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Generik Tahun 2026.
Kegiatan yang diikuti puluhan siswa-siswi Kelas X ini dilangsungkan di Aula Laboratorium Kimia SMAN 4 Luwu Utara, Kamis (24/9/2026), dan dibuka secara resmi Wakil Bupati Jumail Mappile. Hadir pula Kepala DP3AP2KB dr. Haslinda, Kepala SMAN 4 Luwu Utara Muh. Zainal Abidin, Kepala UPT Pariwisata Lukman, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam arahannya, Wabup Jumail Mappile memberikan pesan tegas agar para pelajar senantiasa membentengi diri dari berbagai pengaruh buruk pergaulan remaja masa kini. Ia pun menekankan pentingnya menanamkan pola pikir penolakan terhadap segala bentuk perilaku menyimpang.
“Jangan menormalisasi hal-hal yang sifatnya negatif. Narkoba, HIV, seks bebas, dan pranikah, hal-hal ini harus disimpan dalam otak kita bahwa semua itu adalah negatif. Sehingga kita punya upaya melawan itu dan mempersiapkan diri kita menghadapi tantangan ke depan,” tegas Jumail.
Ia juga memotivasi para siswa untuk mengambil kendali penuh atas masa depan mereka melalui disiplin diri dan fokus pada dunia pendidikan yang sedang ditekuni. Menurutnya, kesuksesan di masa depan berakar dari komitmen yang dibangun sejak bangku sekolah.
“Mulai sekarang persiapkan diri masing-masing. Yang bisa memberdayakan kita adalah diri kita sendiri, bukan orang lain. Tak usah banyak bermain medsos, nanti kalau sudah masuk dunia kerja, boleh. Kalau masih di dunia pendidikan, fokus saja dulu di situ,” pesannya penuh hangat.
Sebelumnya, Pembina PIK-R Generik, Chairil Afandi, menjelaskan bahwa PIK-R menjadi instrumen strategis di sekolah untuk menekan angka pernikahan usia anak, mencegah penyalahgunaan NAPZA, dan memberi edukasi kesehatan reproduksi secara komprehensif bagi remaja.
Dikatakannya, melalui kegiatan ini, PIK-R Generik terus berupaya mencetak generasi muda yang memiliki wawasan kependudukan, peka terhadap isu-isu sosial, dan siap menjadi agen perubahan (agent of change) di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Luwu Utara.
“Pesan yang disampaikan Bapak Wakil Bupati tadi sangat relevan dengan realitas saat ini. Di tengah gempuran informasi digital dan potensi kejahatan siber, maka literasi digital menjadi kunci utama agar siswa tidak terdistraksi dari tujuan utama mereka menimba ilmu,” tandasnya.
Sekadar diketahui, Diklat PIK-R dan SSK Generik SMAN 4 Luwu Utara ini berlangsung mulai Kamis – Ahad, 24 – 27 September 2026 di Aula Laboratorium Sekolah. Salah satu materi dalam Diklat ini adalah Sekolah Siaga Kependudukan Berbasis AI yang dibawakan Lukman Hamarong. (LHr#

