PEKANBARU || Sebanyak 193 pasien dari berbagai wilayah di Provinsi Riau disiapkan menjalani tindakan operasi gratis dalam kegiatan Bakti Kesehatan (BAKTIKES) dalam rangka memperingati HUT Ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Rumah Sakit Awal Bros Hang Tuah, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Sabtu (8/8/2026).
Dari jumlah tersebut, 128 pasien akan menjalani operasi katarak, 49 pasien operasi pengangkatan benjolan, 10 pasien operasi hernia, dan 6 pasien operasi bibir sumbing.
Sejak pagi, para pasien menjalani sejumlah tahapan pelayanan, mulai dari pemeriksaan administrasi, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan lanjutan untuk memastikan kesiapan menjalani tindakan operasi, hingga pengambilan obat.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Kodam XIX/Tuanku Tambusai, RS Awal Bros, Yayasan Buddha Tzu Chi, dan Fakultas Kedokteran Awal Bros sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Kapok Sahli Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Muhamad Yahya bersama Asops, Aspers, Aslog, Aster, Astend, Danpomdam, para Kabalak Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolresta Pekanbaru, serta sejumlah undangan lainnya hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai yang disampaikan Kapok Sahli, Brigjen TNI Muhamad Yahya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Pengobatan gratis ini merupakan wujud kepedulian dan kolaborasi untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kerja sama seperti ini diharapkan terus terjalin demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Riau,” ujar Brigjen TNI Muhamad Yahya.
Perwakilan RS Awal Bros, dr. Linda Fegita, turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dalam bakti sosial bidang kesehatan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung pemulihan kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, JonHai Tai, menyampaikan bahwa kolaborasi pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui dukungan tenaga medis dan layanan kesehatan.
Rangkaian kegiatan BAKTIKES ditutup dengan doa dan foto bersama. Para pasien selanjutnya mengikuti tahapan pelayanan sesuai hasil pemeriksaan dan kesiapan medis masing-masing. (A-R)