Polsek Torgamba Melayat Ke Rumah Duka Wahyu Kurniawan, Keluarga Korban Minta Pelaku Pengeroyokan Dihukum Sesuai Hukum Berlaku.

IMG-20260515-WA0028.jpg

Labusel-Benuanews.com
Duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhum Wahyu Kurniawan, remaja yang meninggal dunia akibat dugaan pengeroyokan di Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Di tengah suasana duka, jajaran Polsek Torgamba hadir ke rumah duka untuk memberikan empati, dukungan moril, sekaligus memastikan proses hukum kasus tersebut berjalan secara profesional, adil, dan transparan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, Kapolsek Torgamba AKP Sunipan Gurusinga bersama personel melaksanakan kunjungan duka ke Kampung Lalang, Desa Aek Batu, Jumat (15/5/2026). Dalam kunjungan itu, pihak kepolisian juga memberikan trauma healing kepada keluarga almarhum guna membantu pemulihan kondisi psikologis pasca kejadian tragis tersebut.

Kegiatan kemanusiaan itu dipimpin langsung oleh AKP Sunipan Gurusinga dan didampingi sejumlah pejabat utama Polsek Torgamba, di antaranya AIPTU Jhoni selaku Ps. Kanit Intel, AIPTU B. Sinaga selaku Ps. Kanit Binmas, AIPTU Kariyanto selaku Ps. Kanit Lantas, serta AIPTU PF Tanjung selaku Ps. Kanit Sabhara.

Kehadiran aparat kepolisian di rumah duka menjadi wujud empati institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia terhadap keluarga korban yang tengah berduka. Melalui Kapolsek Torgamba, Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring Muham menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Wahyu Kurniawan.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami keluarga korban. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada orang tua serta keluarga almarhum agar tetap tabah menghadapi cobaan ini,” ujar AKP Sunipan Gurusinga saat berada di rumah duka.

Selain melayat, personel Polsek Torgamba juga memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang mengalami peristiwa traumatis.

Dalam kesempatan itu, AKP Sunipan Gurusinga menegaskan komitmen kepolisian untuk menangani perkara pengeroyokan tersebut secara profesional sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kami memastikan proses hukum berjalan secara adil dan transparan. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Di balik kunjungan tersebut, suasana haru pecah ketika ibu korban, Nur’Asiah, menyampaikan harapannya agar seluruh pelaku dihukum seberat-beratnya. Dengan suara bergetar dan mata sembab, ia mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian putranya.

“Saya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Saya hanya ingin keadilan untuk anak saya,” ungkap Nur’Asiah di rumah duka.

Peristiwa tragis ini menjadi perhatian masyarakat di Aek Batu dan sekitarnya. Warga menanti langkah tegas aparat dalam menuntaskan kasus tersebut demi menghadirkan keadilan bagi almarhum Wahyu Kurniawan serta memberi efek jera kepada para pelaku kekerasan.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa penyelesaian persoalan seharusnya ditempuh melalui jalur hukum dan musyawarah, bukan tindakan kekerasan yang berujung hilangnya nyawa. Kini, keluarga korban bersama masyarakat luas berharap proses penyidikan berjalan terbuka dan tuntas, sehingga keadilan benar-benar ditegakkan.(K.N)

scroll to top