MAKASSAR-Benuanews.com-Polisi Kota Makassar melaporkan peningkatan aktivitas geng motor di Makassar selama April 2026, dengan setidaknya delapan serangan acak tercatat selama bulan tersebut.
Modus Operandi
Aktivitas geng motor di Makassar umumnya ditandai oleh:
• Kelompok remaja/anak muda yang beroperasi dengan sepeda motor.
• Kegiatan terjadi terutama pada malam hari dan dini hari (22:00–05:00 WITA).
• Menargetkan pengendara motor tunggal, individu yang berkumpul di kafe, warung makan, minimarket, dan kawasan perumahan.
• Menggunakan senjata improvisasi seperti ketapel, senjata tajam, dan petasan.
• Dalam beberapa insiden, pelaku dilaporkan mencuri ponsel, dompet, dan sepeda motor dari korban.
• Bentrokan antara geng motor saingan di tempat umum, sering dipicu oleh ejekan atau tantangan yang dipertukarkan melalui platform media sosial.
Respons Polisi
Polisi telah meningkatkan patroli malam hari di area yang dianggap rawan aktivitas geng motor dan terus melakukan pengejaran serta penangkapan setelah menerima laporan dari masyarakat.
Penilaian
Kekerasan yang terkait dengan geng motor di Makassar dan sekitarnya kemungkinan akan terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang. Polisi mengakui bahwa kelompok-kelompok ini sulit dikendalikan karena mobilitas dan sifat terdesentralisasi mereka.
Penggunaan media sosial yang luas di kalangan remaja juga dapat berkontribusi terhadap keberlanjutan aktivitas ini, karena kelompok-kelompok tersebut sering menggunakan platform online untuk mengoordinasikan pertemuan, menantang kelompok saingan, dan membagikan video kegiatan mereka.
Lokasi Serangan:
Minasa Upa
Sungai Limboto
Pelita Raya
Tinumbu
Borong Raya
Kerung-Kerung
Gunung Lompobattang
Skarda
Opu Daeng Risadju
Cendrawasih
Dangko
Bitoa Lama
Pannara
Baji Pangasseng
GOR Sudiang
Metro Tanjung Bunga
Kelapa Tiga
Somba Opu
Poros Barombong
Kandea III
Kompleks Perumahan Dosen UNHAS
Jl. A.P. Pettarani
Topaz Raya
Langgau
Pantai Losari
Gunung Latimojong
Muhammadiyah
Jl. Urip Sumoharjo
Kandea
Onta Baru
Monumen Emmy Saelan
Pongtiku
Jl. Letjen Hertasning
Sungai Saddang Lama
Sungai Saddang Baru
Veteran Utara
Veteran Selatan
Sunu
Angkasa
Center Point of Indonesia (CPI)
Catatan
• Aktivitas geng sepeda motor telah dilaporkan di berbagai bagian Kota Makassar dan tidak terbatas pada lokasi yang tercantum di atas.
• Insiden yang berulang dilaporkan terjadi di beberapa area, termasuk Jl. A.P. Pettarani, Veteran Utara, Veteran Selatan, Kandea, dan Sungai Saddang Baru.
• Informasi ini berdasarkan laporan polisi dan masyarakat. Insiden tambahan mungkin telah terjadi tetapi tidak dilaporkan kepada pihak berwenang.
Rekomendasi Keamanan
1. Batasi pergerakan atau aktivitas sosial yang tidak perlu antara pukul 22:00 hingga 05:00 WITA, khususnya di area yang dikenal sebagai tempat berkumpul larut malam.
2. Hindari bepergian sendirian pada malam hari, terutama dengan sepeda motor.
3. Gunakan taksi terpercaya atau kendaraan pribadi ketika perjalanan pada jam larut malam tidak dapat dihindari.
4. Hindari menampilkan barang berharga seperti perhiasan, ponsel mahal, atau sejumlah besar uang tunai di tempat umum.
5. Selalu waspada terhadap situasi di sekitar area ramai, kafe, minimarket, dan titik kumpul di pinggir jalan.
6. Segera tinggalkan area jika terlihat tanda-tanda konfrontasi, pertemuan kelompok, atau konvoi sepeda motor sembrono.
7. Pastikan ponsel tetap terisi daya dan nomor kontak darurat mudah diakses.
8. Laporkan setiap insiden keamanan ke pihak kepolisian setempat sesegera mungkin.
(*)