LUWU UTARA-Benuanews.com-Peta pergerakan dakwah di Kabupaten Luwu Utara kini memasuki babak baru. Hal itu ditandai dengan dilantiknya Andi Abdullah Rahim (A2R) sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Luwu Utara periode 2026 – 2031, Rabu (22/4/2026), di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara.
Andi Abdullah Rahim dilantik oleh Ketua DMI Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini menjadi panggung besar Bupati Luwu Utara ini dalam upaya memuliakan rumah ibadah bagi umat muslim tersebut.
Dalam sambutannya usai prosesi pelantikan, Andi Rahim menyampaikan sesuatu yang menarik. Ia secara terbuka mengajak rekan-rekan sejawatnya, para Bupati se-Sulsel, untuk terjun langsung memimpin DMI di daerah masing-masing. Pernyataan Andi Rahim ini memantik apresiasi dari Ketua DMI Sulsel dan para pengurus yang baru dilantik.
Andi Rahim tentu memiliki alasan mengapa ia mengajak “gerbong” kepala daerah se-Sulsel untuk memimpin DMI. Menurutnya, Ketua DMI bukan sekadar jabatan administratif saja, tetapi juga panggilan jiwa untuk menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan kesejahteraan umat.
“Insya Allah, saya juga akan promosi ke para Bupati di Sulsel ini. Nanti saya ajak juga mereka yang saya kenal akrab untuk juga berkenan menjadi ketua DMI. Kebetulan tanggal 27 April nanti, Luwu Utara akan berulang tahun, dan para Bupati akan ke sini,” ucap Andi Rahim.
Ia mengungkapkan bahwa beberapa Bupati yang dikenalnya memiliki kedekatan dengan masjid, sehingga mudah baginya untuk mengajak para Bupati tersebut untuk juga mau memimpin DMI di daerah masing-masing.
Dikatakannya, para Bupati tersebut memiliki kecintaan yang luar biasa terhadap masjid. Sehingga ia tak segan mengajak mereka untuk mengambil peran sebagai Ketua DMI di daerahnya masing-masing. “Ada beberapa Bupati yang saya kenal dekat dengan masjid. Semoga beliau-beliau ini berkenan menjadi Ketua DMI juga,” harapnya.
Alasan di balik ajakan tersebut tentunya tidak terlepas dari upaya Bupati Andi Rahim untuk membangun sinergi antar-kepala daerah dalam upaya mengelola masjid untuk mempercepat transformasi fungsi masjid, yang tidak hanya sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai wahana pemberdayaan ekonomi jemaah.
Bupati Andi Abdullah Rahim pun meyakini bahwa seorang pemimpin yang dekat dengan masjid akan memiliki kepekaan sosial yang lebih tinggi. Pun dengan para koleganya tersebut yang juga ia yakini religius dan memiliki komitmen yang kuat terhadap kegiatan keagamaan. (LHr#)