LUWU UTARA-Benuanews.com-Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menginstruksikan pelaksanaan patroli gabungan lintas sektoral guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, tertib, dan kondusif selama pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan 1447 H serta Hari Raya Nyepi 2026.
Instruksi tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Brimob, Satpol PP, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Patroli gabungan ini difokuskan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas, pusat keramaian, rumah ibadah, serta lokasi yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.
Bupati Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa momentum Ramadan 1447 dan Nyepi 2026 harus dijaga sebagai wujud toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Luwu Utara.
Bupati juga meminta seluruh personel yang terlibat agar mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, serta meningkatkan koordinasi dan komunikasi lintas sektor.
“Patroli gabungan ini bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” terangnya.
“Soliditas dan efektivitas kerja di lapangan harus menjadi prioritas,” sambung orang nomor satu di Kabupaten Luwu Utara ini.
Untuk itu, Bupati Andi Rahim mengajak seluruh elemen masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Ia menekankan pentingnya partisipasi generasi muda, baik dalam tahap perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan-kegiatan positif selama Ramadhan.
Menurutnya, keterlibatan pemuda menjadi kunci dalam menciptakan suasana yang produktif dan harmonis, sekaligus meminimalisasi potensi gangguan, seperti balapan liar, penggunaan petasan berlebihan, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Dengan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara optimistis suasana Ramadan dan perayaan Nyepi tahun ini dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh toleransi. (Red#)
Editor: Lhr/ Andi Uttang