*Kinerja Teruji, Kasrum Masih Dipercaya Duduki Kursi Kadis Dukcapil Luwu Utara*

Screenshot_20260220_193605.jpg

LUWU UTARA-Benuanews.com-Bupati Kabupaten Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, masih memberikan amanah kepada Muhammad Kasrum untuk tetap menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Luwu Utara.

Pada Pelantikan Jabatan Tinggi Pratama (JTP) yang dilakukan belum lama ini, Kasrum merupakan satu-satunya Kepala Perangkat Daerah yang tidak bergeser. Bupati Andi Rahim masih memberikan amanah kepada Kasrum pada posisi Kepala Disdukcapil.

Dipertahankannya Kasrum sebagai Kepala Disdukcapil tentu menegaskan kepercayaan pimpinan terhadap kinerja dan integritas dirinya dalam mengelola administrasi kependudukan di Bumi La maranginang, julukan daerah Kabupaten Luwu Utara.

Ditemui usai pelantikan, Kasrum menegaskan bahwa di mana pun dirinya mendapatkan amanah, ia harus selalu siap. “Kalau saya pribadi, di mana pun diberi amanah pimpinan, saya harus siap melaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Dikatakannya, persoalan mutasi adalah kewenangan mutlak Bupati dengan mempertimbangkan beberapa aspek berdasarkan hasil pemetaan jabatan, termasuk pertimbangan hasil job fit yang dilakukan oleh BKPSDM beberapa waktu lalu di Makassar.

“Terima kasih, Bapak Bupati yang masih memberikan kami amanah sebagai Kadis Dukcapil. Ini hadiah ulang tahun saya karena masih tetap diberi amanah sebagai pimpinan. Sekali lagi, terima kasih, Bapak Bupati, atas kepercayaannya,” ucap Kasrum.

Ia menyadari bahwa selama kurang lebih 3 tahun menjabat sebagai Kadis Dukcapil, masih banyak pekerjaan rumah yang mesti ia tuntaskan, utamanya dalam mengakselerasi target perekaman 100 persen dari total wajib KTP di Kabupaten Luwu Utara.

“Memang masih banyak PR yang belum saya tuntaskan, utamanya perekaman warga target 99 persen dari total wajib KTP. Sementara capaian tahun kemarin, sudah 97 persen lebih. Inilah yang kami upayakan tahun ini, semoga dapat tercapai,” harapnya.

Kendati demikian, ia optimistis dapat merealisasikan target tersebut dengan berbagai inovasi dan langkah terobosan yang telah dilakukan sebelumnya. Salah satunya ialah program “Jemput Bola” yang terbukti ampuh dalam mengakselerasi target perekaman.

“Langkah yang dilakukan adalah jemput bola di kecamatan-kecamatan. Apalagi dengan adanya kebijakan bahwa dalam satu KK ada anggota keluarga belum perekaman, sementara usia sudah 17 tahun lebih, maka KK tersebut tak bisa dilakukan proses, baik cetak KK maupun mutasi anggota keluarga,” jelasnya mengingatkan.

“Kalau masalah blangko, alhamdulillah cukup untuk satu tahun ke depan. Cuma tinta dan rebon sementara dalam proses pengadaan. Insya Allah, tahun ini kita optimistis dalam mencapai target yang dibebankan kepada kami,” tambahnya.

Mantan Asisten Administrasi Umum ini berjanji akan memberikan pelayanan yang terbaik selama ia didukung oleh sumber daya yang terbaik pula. “Insya Allah, saya tetap berupaya memberikan yang terbaik. Kalau ada yang kurang puas, itu manusiawi karena belum lahir seorang pejabat yang bisa memuaskan seluruh warganya,” imbuhnya.

“Fokus utama saya ke depan adalah memastikan seluruh warga Luwu Utara memiliki dokumen kependudukan yang lengkap guna mengakses bantuan sosial, kesehatan, dan pendidikan, serta pengurusan lainnya,” pungkasnya. (LHr#)

scroll to top