Lumajang, Benua News.com – Sebuah peristiwa menyedihkan menimpa keluarga di Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, setelah seorang pelajar bernama Muhammad Ibnu Adam (15 tahun) dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan Sumber Pakel, Desa Tanggung, Kecamatan Padang, pada hari Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto, saat dikonfirmasi awak media pada hari Senin (16/2/2026), menjelaskan kronologis kejadian secara rinci. Menurutnya, korban bersama empat orang temannya memutuskan untuk pergi ke kawasan Sumber Pakel dengan maksud berenang. Setelah tiba di lokasi, mereka langsung menuju area perairan dan mulai mandi serta bermain air. Tak lama kemudian, dua orang teman korban yang sedang berada di dalam air tiba-tiba mengeluarkan teriakan meminta bantuan, menyatakan bahwa Muhammad Ibnu Adam sedang tenggelam.

Ipda Suprapto Kasi Humas Polres Lumajang
“Pada awalnya teman-temannya mencoba memberikan bantuan untuk menarik korban ke permukaan, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, mereka akhirnya berteriak meminta bantuan warga sekitar yang berada di dekat lokasi kejadian,” jelas Ipda Suprapto.
Dengan segera, sejumlah warga sekitar datang untuk membantu dan bersama-sama berhasil mengangkat korban dari dalam air. Setelah itu, korban langsung diberikan pertolongan pertama secara sementara sebelum dibawa menggunakan kendaraan masyarakat ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Lumajang. Namun sayangnya, setelah melalui pemeriksaan dan upaya penanganan medis oleh tim dokter, korban dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama.
“Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kedalaman perairan tempat kejadian tenggelam terjadi. Berdasarkan informasi dari keluarga, korban sebelumnya dalam kondisi sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit yang dapat menyebabkan kejadian mendadak seperti ini,” tambahnya. Ipda Suprapto juga menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah menerima kejadian yang tidak diinginkan ini dengan lapang dada dan tidak memiliki niat untuk menuntut pihak manapun terkait insiden tersebut.

Dam SDA Kabupaten Lumajang (Sumber Pakel) Tempat KorbanTenggelam
Korban yang berstatus pelajar ini lahir di Lumajang pada tanggal 7 November 2010 dan berdomisili di RT/RW 008/001 Dusun Rejoagung, Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Saksi yang menjadi saksi mata dalam kejadian tersebut adalah Muhammad Rehan (12 tahun), seorang pelajar yang juga berasal dari Desa Bondoyudo dengan alamat yang sama dengan korban.
Sementara itu, pihak pengelola Bumdes Desa Tanggung yang mengelola kawasan Wisata Sumber Pakel, Bapak Firman, memberikan klarifikasi penting terkait lokasi kejadian. Menurutnya, insiden tenggelam yang menimpa pelajar asal Bondoyudo tersebut tidak terjadi di area wisata kolam renang pemandian yang dikelolanya.
“Kejadian naas itu bukan di area Wisata Sumber Pakel, melainkan di area Sumber Daya Air (SDA) milik Kabupaten Lumajang yang kebetulan berdampingan dengan kawasan wisata kami,” jelas Bapak Firman. Ia juga menegaskan bahwa lokasi SDA tersebut telah diberi peringatan dan secara resmi dilarang bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas mandi atau berenang, mengingat kondisi perairan yang tidak terkelola dan memiliki risiko keamanan yang tinggi.
“Kami telah melakukan berbagai upaya untuk menyebarkan informasi bahwa area SDA tersebut tidak aman dan dilarang untuk digunakan sebagai tempat berenang, baik melalui papan peringatan maupun sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Kami sangat menyesal dengan kejadian yang terjadi dan berharap agar masyarakat lebih hati-hati serta menghindari lokasi-lokasi yang tidak aman untuk aktivitas di dalam air,” pungkasnya.
Pihak kepolisian dan dinas terkait akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada faktor lain yang menyebabkan kejadian ini, serta berencana untuk meningkatkan sosialisasi tentang keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar dan pemuda.