“Trailer Lewat Bukan Jalannya, Rumah Warga Rusak , Diduga Ada Pembiaran!”

20260207_140111-scaled.jpg

Lumajang, Benua News.com – Sebuah truk kontainer (trailer 18 roda) yang seharusnya tidak melintas di jalan Provinsi Klakah-Randuagung-Jatiroto, menimbulkan insiden pada Sabtu (7/2/2026). Kendaraan berat tersebut tersangkut kabel yang posisinya turun dari standar ketinggian, hingga menyeret bagian rumah warga dan mengganggu arus lalu lintas di dekat rel kereta api serta area stasiun Randuagung.

Maulana, pengawas jalan Provinsi Klakah-Randuagung-Jatiroto, menyampaikan bahwa jalan tersebut tidak dirancang untuk kendaraan berat dengan tonase puluhan. “Pihak pabrik seharusnya mengangkut barang menggunakan truk kecil dan melalui jalan Nasional,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Camat Randuagung, Mawi Mujayanti, menjelaskan awal mula kejadian. “Insiden bermula dari rumah warga yang sedang memperbaiki teras untuk pembangunan ulang. Pada saat yang sama, kabel di lokasi tersebut turun dari standar ketinggian. Ketika trailer lewat, kabel tersebut tersangkut lalu terseret hingga menggesek jalan raya,” katanya.

Akibatnya, kabel yang tersangkut menarik bagian bangunan rumah warga dan mengganggu pengguna jalan. Pihak kecamatan bersama Polsek Randuagung segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna mencegah korban. “Kami bersama petugas Polsek telah mengamankan area pengguna jalan,” tambah Mawi.

Kapolsek Randuagung melalui Andre menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pengamanan sambil menunggu kedatangan petugas teknis dari pihak terkait. “Kita melakukan pengamanan menunggu petugas dari PLF yang dalam perjalanan. Untuk sementara, jalur lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif khusus untuk kendaraan roda dua dengan tujuan menghindari korban,” jelasnya.

Sujono, pemilik rumah yang terdampak, mengaku bagian bangunannya mengalami kerusakan dan berharap ada pihak yang bertanggung jawab. “Rumah ini rusak dan perlu diperbaiki lagi, yang butuh biaya dan tukang. Jalan ini memang bukan untuk trailer karena tonasenya besar. Saya bersyukur tidak ada korban jiwa, tapi bagaimana dengan kerugian saya? Kalau cucu saya sedang di depan rumah, bisa saja terkena,” ungkapnya dengan khawatir.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak pabrik yang diduga mengoperasikan trailer tersebut belum memberikan keterangan terkait tanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan. Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena jalan tersebut dinilai tidak sesuai untuk dilintasi kendaraan berat. Penanganan insiden dan pengaturan lalu lintas masih terus dilakukan oleh petugas terkait.

Redaksi

Redaksi

Satu Pelurumu Hanya Tembus Satu Kepala Manusia...Tetapi Satu Tulisan Seorang Jurnalis Bisa Tembus Jutaan Manusia (082331149898)

scroll to top