BANDA ACEH-Benuanews.com-Seperti hidangan khas Aceh yang kaya rempah dan matang perlahan, langkah strategis yang diracik Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, mulai menunjukkan hasil yang menggugah selera publik. Prestasi Bank Aceh di ajang Indonesia Syariah Awards 2026 pun mendapat apresiasi dari tokoh Aceh, Nyak Dhien.
Nyak Dhien menilai, kepemimpinan Fadhil Ilyas ibarat seorang chef berpengalaman yang paham betul takaran. Mulai dari tata kelola, pelayanan, hingga inovasi perbankan syariah, semuanya disajikan dengan resep yang konsisten dan tidak instan.
“Ini bukan hasil masakan dadakan. Ada proses, disiplin, dan visi yang jelas,” ujar Nyak Dhien, menanggapi penghargaan nasional yang diraih Bank Aceh.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Bank Aceh sukses membawa pulang predikat Top Sharia Regional Bank, sementara Fadhil Ilyas dianugerahi gelar Best CEO Syariah. Capaian ini dinilai sebagai bukti bahwa dapur Bank Aceh dikelola dengan standar tinggi, bukan sekadar mengandalkan nama besar daerah.
Menurut Nyak Dhien, keberhasilan Bank Aceh juga berdampak langsung pada “lidah” masyarakat—yakni meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan keuangan syariah yang bersih, profesional, dan berkelanjutan.
“Kalau rasanya konsisten enak, orang pasti balik lagi. Begitu juga bank,” katanya.
Ia berharap, Bank Aceh terus menjaga kualitas racikan kebijakannya agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mampu bersaing di panggung nasional tanpa kehilangan cita rasa lokal Aceh.
Prestasi ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan, seperti masakan terbaik, lahir dari proses panjang, ketelitian, dan keberanian menjaga kualitas hingga ke tahap penyajian.(OPB#)
By: One Pice Aceh