Pekanbaru, BenuaNews.com
16 Desember 2025 — Aktivitas mencurigakan kembali terpantau di kawasan Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru. Sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat produksi alat pertanian seperti dodos, egrek, dan peralatan kebun lainnya disinyalir beroperasi tanpa izin usaha resmi selama lebih dari lima bulan.
Informasi warga menyebutkan kegiatan produksi dilakukan secara tertutup, sementara hasil produksi diduga dikirim menggunakan kontainer dan kuat dugaan diekspor ke Malaysia tanpa dokumen resmi.
Pantauan tim kontrol sosial di lapangan menemukan tidak adanya papan nama perusahaan, serta penolakan akses saat diminta melihat proses produksi. Sikap tertutup ini memperkuat dugaan adanya aktivitas industri ilegal yang disengaja ditutupi.
Seorang narasumber mengungkapkan bahwa pengiriman kontainer dilakukan pada malam hari. Jika terbukti, aktivitas ini berpotensi merupakan ekspor gelap yang merugikan negara dari sisi pajak, bea keluar, dan perizinan industri.
Kontrol sosial mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bea Cukai, serta aparat penegak hukum untuk segera turun ke lokasi, melakukan pemeriksaan, dan menindak tegas sesuai ketentuan hukum.
Saat awak media konfirmasi kepada pihak perusahaan melalui humas lewat chat WhatsApp belum ada tanggapan resmi masih menunggu krarifikasi hak jawab ”
Tim