86 PEJABAT STRUKTURAL DILANTIK, “TIDAK ADA WAKTU UNTUK TIDUR

IMG-20260207-WA0008.jpg

BENUANEWS.COM | MENTAWAI – Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 86 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, terdiri dari 20 orang pejabat Eselon IIIa, 32 orang pejabat Eselon IIB, dan 34 orang pejabat Eselon IV dalam upacara pelantikan yang digelar di Aula Bappeda.(Selasa, 27/01/2026).

“Bapak dan Ibu yang mendapat kesempatan dilantik hari ini adalah sebuah anugerah dan berkat. Bukan karena Bapak-Ibu semata, tetapi karena ini adalah proses yang tidak mudah dan harus kita lalui bersama,” ucap Bupati dalam kata sambutannya.

“Pelantikan ini belum merupakan tahap akhir. Masih terdapat tahapan lanjutan dan sejumlah posisi yang sedang dalam proses pembahasan. Ini baru tahap pertama. Masih ada tahap kedua. Artinya, proses ini belum final dan belum selesai. Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan kinerja pemerintahan, agar tahun 2026 tidak lagi dihabiskan untuk urusan kepegawaian, melainkan fokus pada pelaksanaan program pembangunan daerah,” ujarnya lagi.

“Saya tidak mau tahun 2026 kita masih berputar pada urusan pegawai. Februari nanti semua program harus sudah bergerak. Bapak-Ibu inilah motor penggeraknya. Proses mutasi dan promosi jabatan telah dilakukan dengan mempertimbangkan integritas, disiplin, dan hak masing-masing ASN, meskipun tidak semua pihak dapat merasa puas, tapi yang mendapatkan posisi hari ini adalah mereka yang harus siap memikul tanggung jawab besar,” tegas Bupati.

“Jangan senang dulu. Tidak ada waktu untuk tidur. Yang dibutuhkan sekarang adalah kerja nyata. Kedepan, seluruh kepala perangkat daerah dan pejabat struktural akan dinilai berdasarkan parameter kinerja yang jelas, mulai dari perencanaan program, waktu pelaksanaan, hingga hasil yang dicapai. Evaluasi ini akan menjadi dasar penilaian keberlanjutan jabatan di masa mendatang,” tegas Bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati meminta para pejabat yang baru dilantik untuk menjadi pemimpin yang proaktif, baik sebagai pemimpin maupun penggerak di unit kerjanya masing-masing.**

scroll to top