Truk Batu Bara ODOL Kecelakaan, PT Surya Global Makmur Disorot

1001431802.jpg

MUARO JAMBI.(Benuanews.com)– Kecelakaan tunggal truk batu bara over dimension over loading (ODOL) di Jalan Lintas Jambi–Tempino KM 20, Selasa (24/2/2026) dini hari, tak lagi sekadar peristiwa lalu lintas. Insiden ini menyeret nama perusahaan pemasok, PT Surya Global Makmur, ke dalam sorotan tajam publik.

Tronton BG 8639 ZQ yang terguling di depan SPBU sekitar pukul 03.55 WIB itu diketahui mengangkut 42,4 ton batu bara dari pemusiran perusahaan tersebut dengan tujuan SCE Cilegon, Banten. Sopir melarikan diri usai kejadian, meninggalkan kendaraan dalam kondisi melintang dan memicu kemacetan.

Meski tak ada korban jiwa, publik mempertanyakan komitmen perusahaan terhadap aturan distribusi. Pasalnya, peraturan gubernur (Pergub) di Jambi secara tegas membatasi angkutan batu bara melintas di jalan umum dan mewajibkan penggunaan jalur khusus.

Fakta di lapangan menunjukkan truk masih beroperasi di ruas jalan nasional. Jika benar muatan berasal dari PT Surya Global Makmur, maka perusahaan tersebut dinilai harus bertanggung jawab atas kepatuhan armada angkutnya terhadap regulasi.

Penindakan di jalan oleh jajaran Polda Jambi memang rutin dilakukan.

Namun tanpa pengawasan ketat dari perusahaan pemilik komoditas dan pengelola tambang, praktik serupa berpotensi terus berulang.

Pengamat transportasi dan sejumlah aktivis menilai, tanggung jawab tidak bisa hanya dibebankan kepada sopir atau perusahaan angkutan. Korporasi pemilik barang juga wajib memastikan distribusi dilakukan sesuai aturan, termasuk tonase, jalur, dan waktu operasional.

Desakan pun mengarah ke Pemerintah Provinsi Jambi agar tidak ragu menjatuhkan sanksi administratif hingga penghentian sementara produksi bagi perusahaan yang terbukti melanggar Pergub.

Langkah tegas diyakini menjadi satu-satunya cara memutus mata rantai pelanggaran.

Jika perusahaan tidak disentuh, Pergub hanya akan menjadi dokumen tanpa daya paksa. Sementara di jalan raya, masyarakat kembali menjadi pihak yang menanggung risiko.

(Red)

scroll to top