LUWU UTARA-Benuanews.com-Sebanyak 78 mahasiswa(i) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan kunjungan ke Kompleks Makam Datuk Pattimang Desa Pattimang Kecamatan Malangke, Luwu Utara, Jumat (10/4/2026).
Kedatangan rombongan mahasiswa UNM ini bertujuan untuk meneliti dan menggali lebih dalam lagi mengenai sejarah masuknya agama Islam di wilayah Tana Luwu.
Rombongan akademisi muda ini dipimpin dosen pendamping, Asmunandar. Saat tiba di Kompleks Makam Datuk Pattimang Malangke, mereka diterima langsung oleh salah seorang tokoh adat setempat, Andi Saat Amin, di Baruga Datuk Pattimang.
Sebelum melakukan penelitian dan ziarah ke makam Datuk Pattimang, puluhan mahasiswa ini mendapatkan penjelasan langsung dari Andi Saat Amin mengenai sejarah Islam di Tana Luwu, yang kemudian tokoh penyebaran Islam itu sendiri dimakamkan di Desa Pattimang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya riset lapangan untuk memahami peran penting para ulama dalam penyebaran syiar Islam di wilayah Tana Luwu.
Selama kunjungan, para mahasiswa ini melakukan berbagai aktivitas ilmiah, di antaranya adalah observasi situs, wawancara tokoh adat, serta mencatat detail-detail penting yang ada di sekitar kompleks makam sebagai bahan penyusunan laporan nanti.
Petugas ODTW Makam Datuk Pattimang Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Luwu Utara, Mastar, yang juga mendampingi kegiatan penelitian mahasiswa tersebut mengatakan bahwa sejauh ini makam Datuk Pattimang kian ramai dikunjungi.
“Para pengunjung banyak yang datang dari luar. Kebanyakan dari mereka selain untuk berziarah, juga untuk melakukan penelitian, seperti yang dilakukan mahasiswa UNM ini,” ucap Mastar.
Dikatakannya, kompleks Makam Datuk Pattimang selalu dipilih menjadi lokasi utama penelitian dari berbagai lembaga pendidikan di Sulsel karena nilai historisnya yang memang sangat kental.
“Kedatangan mereka bukan sekadar kunjungan wisata religi biasa, tetapi juga untuk menyambung kembali mata rantai sejarah yang kemungkinan belum banyak diketahui oleh generasi muda saat ini, termasuk para mahasiswa dari UNM ini,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Disporapar Luwu Utara, Saleh, menyampaikan apresiasi atas kehadiran puluhan mahasiswa yang melakukan kegiatan penelitian di kompleks Makam Datuk Pattimang.
“Kita berharap penelitian ini dapat menjadi literatur tambahan yang bisa memperkaya khazanah sejarah Islam Tana Luwu, sekaligus juga mempromosikan wisata sejarah di Kecamatan Malangke ini,” tutur Kepala Disporapar, Saleh.
Kunjungan ini juga diharapkan melahirkan perspektif baru dalam penulisan sejarah masuknya agama Islam di Tana Luwu, sehingga nilai-nilai toleransi dan perjuangan para pendahulu dapat terus dilestarikan oleh kaum intelektual masa depan. (LHr#)