Tari Moyo Asal Nias Curi Perhatian Ribuan Warga, Pemerintah Kampung Beri Penghargaan

IMG_20251214_143440.jpg

Lubuk Dalam, Benua news com : 13 Desember 2025 —Pentas Seni Budaya yang digelar Pemerintah Kampung Lubuk Dalam di Taman OKA Lubuk Dalam berlangsung sukses, meriah, dan sarat nilai persatuan. Kegiatan ini dinilai sebagai salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah kampung dalam melestarikan budaya nusantara dan merawat kebhinekaan di tengah masyarakat.

Penghulu Kampung Lubuk Dalam, A. Golkar, S.P., secara resmi membuka acara dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta seni, panitia, serta masyarakat yang hadir. Ia menegaskan bahwa seni budaya merupakan jati diri bangsa yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Sebanyak 15 kelompok seni tari dari berbagai suku tampil memukau. Di antara penampilan tersebut, Seni Tari Moyo asal Nias mendapat perhatian dan pujian khusus karena dinilai berhasil menampilkan kekayaan budaya, kekompakan, serta makna filosofis yang kuat. Penampilan tersebut dinilai mencerminkan keberhasilan pembinaan budaya yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk penghargaan dan kebanggaan, Pemerintah Kampung Lubuk Dalam menyerahkan piagam penghargaan kepada para penari Tari Moyo. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas dedikasi generasi muda Nias dalam menjaga dan menghidupkan warisan budaya leluhur di tanah perantauan.

Acara semakin semarak dengan pertunjukan Silat Nias yang menuai tepuk tangan meriah dari ribuan penonton. Selanjutnya dilakukan penyerahan penghargaan penampilan seni tari terbaik juara satu, dua, dan tiga, serta penghargaan host terbaik, yang ditutup dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh kebersamaan.

Ketua Pokdar Sektor Lubuk Dalam, Resort Siak, Dedy Lahagu, menyampaikan pujian tinggi kepada para penari dan pelatih Tari Moyo.
“Penampilan Tari Moyo malam ini sangat membanggakan. Gerakannya kompak, penuh semangat, dan menunjukkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Nias. Ini bukti bahwa budaya leluhur tetap hidup dan terjaga,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kampung Lubuk Dalam di bawah kepemimpinan A. Golkar, S.P., yang dinilai konsisten memberi ruang dan dukungan nyata bagi seni dan budaya. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan pemersatu masyarakat lintas suku.

Masyarakat yang hadir pun menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap Pentas Seni Budaya Kampung Lubuk Dalam dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai wadah pelestarian budaya dan penguatan persaudaraan.

Agus zega/Tim.

scroll to top