Satgas Saber Pangan NTB Perkuat Pengawasan Minyakkita, Satukan Persepsi Distributor soal Mutu dan Harga

IMG-20260212-WA0079.jpg

Mataram NTB benuanews.com – Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi bersama para distributor Minyakkita wilayah NTB di Ruang Rapat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB, Kamis (12/02/2026).

Rakor ini dihadiri oleh Direktur Jenderal PKP, jajaran Ditreskrimsus Polda NTB, Dinas Perdagangan NTB, Dinas Pertanian NTB, Dinas Penanaman Modal dan PTSP NTB, Perum Bulog Wilayah NTB, serta para distributor Minyakkita se-NTB. Selain itu, kegiatan juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh seluruh Kasat Reskrim Polres jajaran Polda NTB bersama anggota dari wilayah masing-masing.

Direktur Reskrimsus Polda NTB FX Endriadi, S.I.K., melalui Kasubdit I Indagsi Kompol Moh. Nasrulloh, S.I.K., menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperjelas dan menyatukan persepsi seluruh pihak terkait mengenai mutu, ketersediaan stok, serta harga Minyakkita sesuai peraturan pemerintah.

“Rakor ini untuk mempertegas aturan yang berlaku, sekaligus menyamakan pemahaman terkait mutu, stok, dan harga Minyakkita. Kami juga membahas sanksi apabila ditemukan penyelewengan atau pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah,” jelas Kompol
Moh. Nasrulloh kepada awak media.

Ia menambahkan, rakor ini juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Penjualan (HAP), baik di tingkat produsen maupun konsumen komoditas pangan.

“Semua ini bertujuan untuk menjamin pelaksanaan kebijakan pemerintah di bidang keamanan dan mutu pangan, sekaligus melindungi produsen dan konsumen agar mendapatkan pangan dengan harga, kualitas, dan keamanan sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, rakor tersebut menjadi pedoman kerja bagi seluruh Satgas Saber Pangan di lapangan dalam menjalankan fungsi pengawasan. Pedoman ini juga akan menjadi dasar dalam pengambilan langkah administratif maupun penegakan hukum pidana apabila ditemukan pelanggaran di sektor pangan.

“Rakor ini kami jadikan acuan bersama agar seluruh Satgas Saber di daerah memiliki pemahaman yang sama, sehingga dalam pelaksanaan tugas ke depan terhindar dari berbagai persoalan dan berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, Satgas Saber Pangan NTB berharap distribusi Minyakkita di wilayah NTB dapat berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran, sekaligus menjaga stabilitas harga serta kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan bersubsidi.(Dv)

scroll to top