Sambut HUT Bhayangkara Ke-78, Cegah Kasus DBD Polsek Lingsar Bersama Forkopincam Lakukan Bhakti Sosial

IMG-20240620-WA0003.jpg

Lombok Barat NTB benuanews.com – Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78, Polsek Lingsar Polresta Mataram Polda NTB melakukan Bhakti Sosial mendukung kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) guna pencegahan kasus DBD di wilayah Kecamatan Lingsar bertempat di Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Kamis, (20/06/2024)

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Lingsar Iptu Ida Bagus Suwendra SH, Waka Polsek Lingsar Ipda I Nengah Rai Sukrawan, 9 personel Polsek Lingsar, bersama Kabid Kesmas Ibu Wina beserta Tim Puskesmas Sigerongan dipimpin Kepala UPT BLUD Puskesmas Sigerongan Ns. Zaenal Abidin, S. Kep, Tim Kecamatan Lingsar, dipimpin Sekcam Lingsar Munawir Amin, Sp yang keseluruhan Tim berjumlah sekitar 30 orang.

Kapolsek Lingsar Iptu Ida Bagus Suwendra SH saat kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai rasa syukur menyambut HUT Bhayangkara Ke-78 dan kepedulian Polri dalam mendukung kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) di wilayah Kecamatan Lingsar.

” Dalam bentuk kegiatan Bhakti Sosial dilaksanakan gotong royong bersama Forkopincam dengan membersihkan selokan dan juga pembakaran sampah-sampah yang di seputaran lokasi “, ucapnya

” Selain itu personel bersama tim PSN juga memberikan sosialisasi ke rumah rumah warga untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk salah satunya upaya pencegahan yang akan dilakukan untuk mencegah dengan 3M (Menguras Tempat Penampungan Air, Menutup Bak-Bak secara rapat dan Mengubur barang barang bekas atau mendaur ulang) “, ungkapnya

Lanjut Iptu Suwendra juga menjelaskan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut bertahap ke desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Lingsar, ini bentuk komitmen Polri selalu di hadir di tengah-tengah masyarakat.

” Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan Tim yang sudah mengambil peran karena Ini semua untuk kepentingan masyakarat sekalian “, terangnya

” Kepada masyarakat apabila ingin sehat maka harus bersih, karena kesehatan ini berawaal dari diri kita sendiri, kemudian ke keluarga dan seterusnya ke lingkungan “, pungkasnya. (Dv)

scroll to top