Respons Cepat Polsek Panongan Antar Warga dalam Kondisi Kebingungan Kembali ke Keluarga

IMG-20260210-WA0433.jpg

Kab Tangerang Benuanews.com Polsek Panongan kembali menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat melalui respons cepat dan pelayanan humanis. Jajaran piket Polsek Panongan, Polresta Tangerang, Polda Banten, bergerak sigap setelah menerima laporan serta serahan warga terhadap seorang wanita yang ditemukan dalam kondisi kebingungan.

Wanita tersebut diketahui bernama Okta Riani. Saat ditemukan, ia tampak dalam kondisi kebingungan dan tidak mengetahui arah pulang. Atas kepedulian warga, Okta kemudian dibawa ke Mapolsek Panongan untuk mendapatkan perlindungan dan penanganan lebih lanjut.

Setibanya di Mapolsek Panongan, personel Polsek Panongan langsung memberikan pelayanan secara humanis. Okta Riani ditenangkan, dipastikan kondisi kesehatannya, serta diajak berkomunikasi secara persuasif guna menggali informasi identitas. Berkat kesigapan dan pendekatan yang dilakukan anggota Polsek Panongan, pihak keluarga akhirnya berhasil dihubungi.

Kapolsek Panongan, IPTU Irruandy Aritonang, S.H., menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polsek Panongan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Setelah menerima serahan dari warga terhadap seorang perempuan yang ditemukan dalam kondisi kebingungan, anggota Polsek Panongan langsung memberikan penanganan secara humanis. Alhamdulillah, pihak keluarga dapat segera kami hubungi sehingga yang bersangkutan bisa kembali dengan aman,” ungkapnya.

Tidak berselang lama, pihak keluarga datang ke Mapolsek Panongan untuk menjemput Okta Riani. Proses penyerahan berlangsung aman dan lancar, sekaligus mengakhiri kecemasan yang sempat dirasakan keluarga.

Kapolsek Panongan juga mengapresiasi kepedulian warga serta mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor atau membawa warga yang membutuhkan pertolongan ke Polsek Panongan atau kantor kepolisian terdekat.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata kehadiran Polsek Panongan di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang hadir dengan empati dalam setiap situasi kemanusiaan.(BM)

scroll to top