Polresta Mataram Lakukan Koordinasi Dengan Dinas Pertanian Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran PMK

IMG-20220725-WA00502.jpg

Mataram, NTB benuanews.com – Dalam upaya deteksi dini pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Satuan Petugas (Satgas) Ops Aman Nusa II Polresta Mataram melakukan Koordinasi dengan dinas Pertanian Kota Mataram disambut oleh Drh. H. Dijan Rijadmoko,M.Si., selaku Kepala Bidang Peternakan. Senin, (25/07).

Kapolresta Mataram melalui Kasi Humas Iptu Siswoyo SH menerangkan bahwa tujuan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kota Mataram terkait beberapa permasalahan yakni adanya keluhan dari tukang jagal sulitnya menemukan sapi yang akan dijagal dikarenakan masih di tutupnya pasar hewan di wilayah kota mataram sehingga banyak tukang jagal mencari sendiri sapi yang mau di sembelih ke kandang-kandang milik Peternak.

” Untuk kembali membuka pasar hewan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pertanian Provinsi agar pasar hewan bisa dibuka kembali dengan syarat tiap hewan yang akan dijual harus memiliki surat SKKH serta sudah melakukan vaksin ” ucap Siswoyo.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa akan membuka kembali pengiriman sapi dari Sumbawa dengan syarat memiliki surat SKKH, sudah di vaksin serta sapi sumbawa di kirim ke lombok hanya untuk disembelih dagingnya dijual bukan untuk di kembang biakkan oleh peternak.

Informasi sementara untuk ketersedian stok vaksin di Dinas Pertanian Kota Mataram untuk saat ini sudah habis terpakai untuk dilakukan penyuntikan pada sapi milik peternak, untuk pengiriman vaksin selanjutnya masih menunggu dari Dinas pertanian Provinsi NTB, pungkasnya

” Tidak lupa dengan harapan bersama-sama, tetap saling berkoordinasi untuk upaya menanggulangi penyebaran penyakit PMK masuk ke wilayah Kota Mataram ” , tutupnya.(Arf)

scroll to top