BATANG HARI.(Benuanews.com)-kinerja Dinsos Kinerja pendamping Program keluarga harapan (PKH) dan dinas sosial di kabupaten Batanghari menuai Sorotan masyarakat, Pasalnya banyak warga kabupaten Batanghari yang layak menerima bantuan PKH tak mendapatkannya. Sehingga banyak yang menilai PKH dan Dinsos tak teliti dalam mendata Penerima PKH.
Iya bang “di kecamatan kami banyak yang masih layak menerima bantuan Pemerintah tersebut tapi tidak mendapatkan.” Ungkap warga yg Engan disebutkan namanya.
Kami heran bagaimana cara kerja pendamping PKH kecamatan dan dinsos Batanghari menilai kriteria Penerima , kok yang layak menerima bantuan, dan yang tak layak tidak dapat menerima.” Cobo sesekali kepalo dinas dan instansi terkait Turun sidak kelapangan,dan Pertanyoi , apo benar Selamo ini Penerima bantuan emang yang benar-benar tepat sasaran apo idak,” Kata seorang warga di kecamatan muara Tembesi, Jum’at ,19/12/2025.
Devi susanti warga desa Sukaramai yang juga merasa kekecewaan kinerja Pendamping PKH dan Fasilitator desa yang tidak Proporsional dalam bekerja.
Sayo dari bulan Desember tahun 2024 dakdo lagi mendapatkan bantuan PKH, dan BPNT , sayo meraso masih bnyak warga yang lebih kehidupan dari sayo tapi masih biso dapat .” ungkap Depi.
Ardiansyah (pendamping PKH kecamatan Muara Tembesi) saat sayo tanyain Perihal masalah PKH sayo , Dengan beralasan tak layak menerima dua Bansos maka PKH sayo di nonaktifkan Pemerintah” jelas beliau .
Masih lanjut depi’ karna meraso kurang puas kinerja dari operator desa dan Pendamping PKH kemarin Senin sayo mendatangi dinas sosial , sayangnya belum biso bertemu dengan ketuo PKH , dikarenakan beliau turun kelapangan jelas nya ”
Di sano Sayo bertemu dengan Pegawai PKH dan mempertayoi desil , dan stelah di cek sayo teryato masih desil 1(satu) .dan tidak tertera di aplikasi terindikasi judi online.
Ibu masih desil paling rendah dan masih ado harapan untuk mengajukan kembali atau membuat Sangahan jelas pegawai PKH .
Sampai hari, belum ada tanggapan dari pendamping PKH untuk mengubungi sayo ,sayo hubungi beliau dak menjawab, sayo sangat kecewa kinerja pendamping PKH yang tidak proporsional dalam bekerjoh.” Beber Depi.
Tambah depi’ Pendamping PKH Ardiansyah menjelaskan sewaktu Pertemuan rapat kelompok dua bulan yang lalu beliau(Ardiansyah ) menjelaskan bahwasanya data saya terindikasi judi online,sayo pun bingung Karno dak pernah meraso data sayo dipakek hal semacam itu, ” tutupnya.
Saat awak media mengklarifikasi Perihal tersebut menghubungi Ardiansyah(Pendamping PKH ) melalui via WA beliapun menjawab ” judi online harus dibuat sangahan kalu dak tu dak biso nolongnyo.” Ungkap Ardian .