Pencurian Pohon Trembesi dan Mangga di Jalan Provinsi Lumajang Menuai Sorotan Publik

IMG-20260713-WA0001.jpg

LUMAJANG, Benua News.com – Kasus pencurian sekaligus penebangan pohon Trembesi dan pohon Mangga di sepanjang ruas Jalan Provinsi memicu kemarahan dan sorotan tajam dari masyarakat setempat. Kejadian tersebut berlangsung pada hari Minggu kemarin, tepatnya di wilayah Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, tidak jauh dari area Klinik Husada.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Maulana selaku Pengawas Jalan Provinsi ruas Klakah-Jatiroto mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya kegiatan penebangan pohon di lokasi kejadian saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

“Saya tidak tahu menahu adanya kegiatan pemotongan di lokasi tersebut,” ujar Maulana singkat.

Sementara itu, Rendy selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UPT Bina Marga Provinsi hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan. Pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui layanan pesan WhatsApp belum dijawab oleh pihak yang bersangkutan.

Warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, ketidaktahuan pihak dinas terkait penebangan dan pencurian pohon menunjukkan adanya kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab pengelolaan aset dan perlindungan lingkungan di wilayahnya.

“Sangat disayangkan hal ini terjadi. Pihak dinas tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut, padahal seharusnya hal ini menjadi tanggung jawab penuh mereka untuk menjaga dan mengawasi aset yang ada,” ungkap warga tersebut.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas pelaku maupun langkah penanganan lebih lanjut atas kasus pencurian pohon tersebut.

 

Redaksi

Redaksi

Satu Pelurumu Hanya Tembus Satu Kepala Manusia...Tetapi Satu Tulisan Seorang Jurnalis Bisa Tembus Jutaan Manusia (082331149898)

scroll to top